alexametrics
27 C
Medan
Tuesday, August 9, 2022

iklanpemko

Anya Geraldine Nggak Terlalu Bucin Lagi

METRODAILY – Berawal dari selebriti internet, kini Anya Geraldine semakin sering aktif sebagai aktris. Terbaru, Anya baru saja selesai membintangi web series 3 episode besutan Blibli dan Visinema. Yakni, Aku Pasti Ada Untukmu.

Di serial yang tayang di kanal YouTube Blibli pada 10, 17, dan 24 Juni itu, Anya berperan sebagai Steffy. Semirip apa sih karakternya dengan Anya?

Karakter Steffy ini menurut Anya bagaimana sih?
Dia itu hopeless romantic dan bucin (budak cinta, Red) banget. Kalau dikaitin sama aku, aku juga orangnya hopeless romantic dan agak bucin juga.

Selain sama-sama bucin, apakah ada lagi kesamaan Anya dan Steffy?
Hmm… ada satu kesamaan lagi sih. Steffy ini sering menjadi orang lain untuk disukai sama cowok. Bahkan sampai rela ubah penampilan. Nah, aku juga sempat kayak gitu. Pernah suka sama cowok, jadi suka jaga image. Fake gitu deh.

Bagaimana rasanya memerankan karakter Steffy yang disebut Anya mirip sama diri Anya?

Nyaman banget sih. Sutradaranya, Mas Rahabi Mandra, juga santai banget. Kami bisa eksplorasi. Aku juga sudah kenal lama sama Refal (Refal Hady, lawan main Anya, Red). Pokoknya di lokasi syuting, kami harus merasa nyaman dulu.

Lalu, bagaimana Anya bisa membangun chemistry dengan Refal yang katanya sudah kenal lama?

Baca Juga :  Bunga Citra Lestari Mesra dengan Ariel NOAH

Karena kami sudah berteman lama, jadi ya pas syuting proses dan ngobrolnya enak. Cuma agak aneh sih. Kami berteman, terus harus ada adegan kissing. Pas pertama ngelakuin adegan kissing, ada perasaan ’’Ini kan temen gue ya’’ gitu. Kami bertiga, sama Mas Rahabi, juga discuss dulu untuk tiap adegannya.

Untuk adegan menangis, bagaimana Anya melakukannya?
Itu cukup challenging sih. Apalagi kan adegan menangis penting. Biasanya aku lebih gampang nangis kalau habis dimarahin. Nah, aku sempet nggak bisa nangis. Terus sama Mas Rahabi disuruh mikirin hal yang nggak bisa kembali.

Apa Anya pernah punya sahabat posesif seperti Tinton (karakter Refal)?
Sahabat cowok yang selalu ada, ada sih. Tapi, dia bener-bener nggak ada maksud terselubung kayak Tinton.

Anya sendiri sekarang apakah masih bisa dibilang bucin?
Sekarang kayaknya aku udah nggak terlalu bucin deh, hehe.

Mengapa Anya jadi tidak sebucin dulu lagi?
Sibuk. Banyak banget kesibukan aku, jadinya aku lebih sering mikirin kerjaan.

Ada yang mau Anya sampaikan untuk orang-orang di luar sana terkait cinta buta?
Yang namanya orang jatuh cinta, pasti hatinya yang menang daripada otaknya. Jadi, please, otaknya dipakai juga kalau lagi jatuh cinta. Banyak berdoa juga supaya jadi orang pinter. (jp)

METRODAILY – Berawal dari selebriti internet, kini Anya Geraldine semakin sering aktif sebagai aktris. Terbaru, Anya baru saja selesai membintangi web series 3 episode besutan Blibli dan Visinema. Yakni, Aku Pasti Ada Untukmu.

Di serial yang tayang di kanal YouTube Blibli pada 10, 17, dan 24 Juni itu, Anya berperan sebagai Steffy. Semirip apa sih karakternya dengan Anya?

Karakter Steffy ini menurut Anya bagaimana sih?
Dia itu hopeless romantic dan bucin (budak cinta, Red) banget. Kalau dikaitin sama aku, aku juga orangnya hopeless romantic dan agak bucin juga.

Selain sama-sama bucin, apakah ada lagi kesamaan Anya dan Steffy?
Hmm… ada satu kesamaan lagi sih. Steffy ini sering menjadi orang lain untuk disukai sama cowok. Bahkan sampai rela ubah penampilan. Nah, aku juga sempat kayak gitu. Pernah suka sama cowok, jadi suka jaga image. Fake gitu deh.

Bagaimana rasanya memerankan karakter Steffy yang disebut Anya mirip sama diri Anya?

Nyaman banget sih. Sutradaranya, Mas Rahabi Mandra, juga santai banget. Kami bisa eksplorasi. Aku juga sudah kenal lama sama Refal (Refal Hady, lawan main Anya, Red). Pokoknya di lokasi syuting, kami harus merasa nyaman dulu.

Lalu, bagaimana Anya bisa membangun chemistry dengan Refal yang katanya sudah kenal lama?

Baca Juga :  Anya Geraldine Sebut Ariel: My Future

Karena kami sudah berteman lama, jadi ya pas syuting proses dan ngobrolnya enak. Cuma agak aneh sih. Kami berteman, terus harus ada adegan kissing. Pas pertama ngelakuin adegan kissing, ada perasaan ’’Ini kan temen gue ya’’ gitu. Kami bertiga, sama Mas Rahabi, juga discuss dulu untuk tiap adegannya.

Untuk adegan menangis, bagaimana Anya melakukannya?
Itu cukup challenging sih. Apalagi kan adegan menangis penting. Biasanya aku lebih gampang nangis kalau habis dimarahin. Nah, aku sempet nggak bisa nangis. Terus sama Mas Rahabi disuruh mikirin hal yang nggak bisa kembali.

Apa Anya pernah punya sahabat posesif seperti Tinton (karakter Refal)?
Sahabat cowok yang selalu ada, ada sih. Tapi, dia bener-bener nggak ada maksud terselubung kayak Tinton.

Anya sendiri sekarang apakah masih bisa dibilang bucin?
Sekarang kayaknya aku udah nggak terlalu bucin deh, hehe.

Mengapa Anya jadi tidak sebucin dulu lagi?
Sibuk. Banyak banget kesibukan aku, jadinya aku lebih sering mikirin kerjaan.

Ada yang mau Anya sampaikan untuk orang-orang di luar sana terkait cinta buta?
Yang namanya orang jatuh cinta, pasti hatinya yang menang daripada otaknya. Jadi, please, otaknya dipakai juga kalau lagi jatuh cinta. Banyak berdoa juga supaya jadi orang pinter. (jp)

iklan-usi
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/