alexametrics
26 C
Medan
Monday, June 27, 2022

iklanpemko

NasDem: Menunda Pilpanag di Simalungun Sama Dengan Mematikan Demokrasi

SIANTAR, METRODAILY -Wacana ditundanya Pemilihan Pangulu Nagori (Pilpanag) di 248 nagori di Kabupaten Simalungun, membuat banyak pihak prihatin. Salah satunya Partai NasDem. Partai politik (parpol) ini pun mendesak agar Pemkab Simalungun menggelar Pilpanag tepat waktu.

Desakan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani SH didampingi Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumut dr Tuahman Purba MKes SpAn, anggota DPRD Simalungun Jamerson Saragih SP dan Ucok Alatas Siagian, serta Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Simalungun Ida Masta Saragih, kepada wartawan, kemarin.

Rahmansyah menegaskan, Agustus 2022 masa jabatan 248 pangulu nagori akan berakhir. Sehingga, Pilpanag harus segera digelar. Partai NasDem, lanjutnya, merasa perlu bersuara karena banyak masyarakat Kabupaten Simalungun yang datang dan meminta mereka agar mendesak Pemkab Simalungun untuk tidak penunda Pilpanag.

“Jadi kami ini menyuarakan aspirasi masyarakat Kabupaten Simalungun yang datang ke kami untuk meminta Pilpanag segera,” terangnya.

Jika Pilpanag tidak segera digelar, lanjut Rahmansyah, maka Partai NasDem akan mempertimbangkan langkah untuk mengajukan gugatan.

Sementara itu, Jamerson Saragih menambahkan, pelaksanaan Pilpanag sudah diatur dalam undang-undang dan pembahasan di DPRD Simalungun sudah clear.

Terkait kehadiran Wakil Ketua DPRD Sumut dan Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumut, tambah Tuahman Purba, merupakan hal lumrah di Partai NasDem. Sebab permasalahan yang ada di daerah menjadi perhatian partai hingga ke tingkat wilayah bahkan pusat.

Baca Juga :  Ancam Warga dan Melawan Polisi, 1 Pria di Simalungun Ditembak

“Kita ingin silaturahmi terkait penundaan Pilpanag di Kabupaten Simalungun. Partai NasDem itu memiliki satu kesatuan, dari daerah sampai pusat. Jadi dengan adanya keluhan masyarakat yang dilaporkan ke DPW Partai NasDem Sumut, ya kita tanggapi,” tukasnya.

Sedangkan Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Simalungun Ida Masta Saragih menyebutkan, tidak ada alasan untuk menunda pelaksanaan Pilpanag.

“Intinya Pilpanag harus segera dilaksanakan. Pilkada, Pileg, dan Pilpres tidak ada ditunda. Masa Pilpanag ditunda-tunda. Itu sama saja dengan mematikan demokrasi!” tegasnya.

Melalui sejumlah anggota legislatif dari Partai NasDem yang duduk di DPRD Simalungun, lanjut Ida Masta, pihaknya akan tetap memperjuangkan demokrasi dan amanat undang -undang.
Partai NasDem berharap anggaran Pilpanag yang hanya ditampung di APBD Simalungun sebesar Rp1,4 miliar dari yang seharusnya Rp14 miliar tidak menjadi alasan penundaan. Sebab Pilpanag seharusnya sudah terjadwal dan sudah diperhitungkan sebelumnya.

“Kita tidak tahu apakah ada kesilapan saat menyusun anggaran atau bagaimana. Yang jelas, kami ingin Pilpanag tetap digelar tepat waktu!” tandasnya. (rel/MD)

SIANTAR, METRODAILY -Wacana ditundanya Pemilihan Pangulu Nagori (Pilpanag) di 248 nagori di Kabupaten Simalungun, membuat banyak pihak prihatin. Salah satunya Partai NasDem. Partai politik (parpol) ini pun mendesak agar Pemkab Simalungun menggelar Pilpanag tepat waktu.

Desakan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani SH didampingi Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumut dr Tuahman Purba MKes SpAn, anggota DPRD Simalungun Jamerson Saragih SP dan Ucok Alatas Siagian, serta Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Simalungun Ida Masta Saragih, kepada wartawan, kemarin.

Rahmansyah menegaskan, Agustus 2022 masa jabatan 248 pangulu nagori akan berakhir. Sehingga, Pilpanag harus segera digelar. Partai NasDem, lanjutnya, merasa perlu bersuara karena banyak masyarakat Kabupaten Simalungun yang datang dan meminta mereka agar mendesak Pemkab Simalungun untuk tidak penunda Pilpanag.

“Jadi kami ini menyuarakan aspirasi masyarakat Kabupaten Simalungun yang datang ke kami untuk meminta Pilpanag segera,” terangnya.

Jika Pilpanag tidak segera digelar, lanjut Rahmansyah, maka Partai NasDem akan mempertimbangkan langkah untuk mengajukan gugatan.

Sementara itu, Jamerson Saragih menambahkan, pelaksanaan Pilpanag sudah diatur dalam undang-undang dan pembahasan di DPRD Simalungun sudah clear.

Terkait kehadiran Wakil Ketua DPRD Sumut dan Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumut, tambah Tuahman Purba, merupakan hal lumrah di Partai NasDem. Sebab permasalahan yang ada di daerah menjadi perhatian partai hingga ke tingkat wilayah bahkan pusat.

Baca Juga :  DPRD Usulkan Susanti Diangkat Wali Kota

“Kita ingin silaturahmi terkait penundaan Pilpanag di Kabupaten Simalungun. Partai NasDem itu memiliki satu kesatuan, dari daerah sampai pusat. Jadi dengan adanya keluhan masyarakat yang dilaporkan ke DPW Partai NasDem Sumut, ya kita tanggapi,” tukasnya.

Sedangkan Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Simalungun Ida Masta Saragih menyebutkan, tidak ada alasan untuk menunda pelaksanaan Pilpanag.

“Intinya Pilpanag harus segera dilaksanakan. Pilkada, Pileg, dan Pilpres tidak ada ditunda. Masa Pilpanag ditunda-tunda. Itu sama saja dengan mematikan demokrasi!” tegasnya.

Melalui sejumlah anggota legislatif dari Partai NasDem yang duduk di DPRD Simalungun, lanjut Ida Masta, pihaknya akan tetap memperjuangkan demokrasi dan amanat undang -undang.
Partai NasDem berharap anggaran Pilpanag yang hanya ditampung di APBD Simalungun sebesar Rp1,4 miliar dari yang seharusnya Rp14 miliar tidak menjadi alasan penundaan. Sebab Pilpanag seharusnya sudah terjadwal dan sudah diperhitungkan sebelumnya.

“Kita tidak tahu apakah ada kesilapan saat menyusun anggaran atau bagaimana. Yang jelas, kami ingin Pilpanag tetap digelar tepat waktu!” tandasnya. (rel/MD)

iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/