alexametrics
31.7 C
Medan
Monday, August 15, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Juara Liga Inggris Penuh Drama

iklan-usi

METRODAILY – Penentuan juara Liga Inggris di pekan terakhir berlangsung penuh drama. Manchester City menyabet gelar berkat comeback dan Liverpool yang telat panas.

Balapan kuda persaingan Liga Inggris musim ini masih terjadi antara City dan Liverpol. Keduanya bersaing ketat hingga pekan terakhir.

Hingga pekan ke-37, City mengoleksi 90 poin, diikuti Liverpool dengan 89 poin. Alhasil, juara harus ditentukan di pekan terakhir.

Di pertandingan ke-38 Liga Inggris, City menghadapi Aston Villa di Etihad Stadium, Manchester. Sementara Liverpool menjamu Wolverhampton Wanderers di Anfield. Kedua laga digelar serempak pada Minggu (22/5/2022).

Di Liverpool, drama sempat terjadi ketika anak asuh Juergen Klopp tertinggal cepat. Pedro Neto bisa menjebol gawang Alisson Becker di menit ketiga.

Liverpool kemudian bisa membalas di menit ke-24. Sadio Mane menyamakan skor menjadi 1-1.

Angin segar berembus ke Anfield, saat di Manchester, City ketinggalan lebih dulu. Aston Villa membuat gol lewat Matty Cash di menit ke-37, yang memastikan anak asuh Pep Guardiola tertinggal 0-1. Dalam situasi itu, poin Manchester City dan Liverpool menjadi sama-sama 90, dengan The Citizens masih unggul gol.

Di babak kedua, drama berlanjut ketika City kembali kebobolan. Philippe Coutinho, eks Liverpool yang kini membela Villa, menjebol gawang Ederson. Tuan rumah tertinggal 0-2, yang membuat peluang juara Liverpool kian besar sebab hanya butuh satu gol lagi untuk menang dan memastikan juara.

Baca Juga :  Haaland Pakai Nomor 9

Namun, lagi-lagi drama terjadi, dan memutarbalikkan kondisi persaingan. City bisa bangkit dan membalas tiga gol dari Villa!

Di menit ke-76, Ilkay Guendogan menipiskan ketertinggal menjadi 1-2, sebelum Rodri menyamakan skor di menit ke-78. Guendogan kemudian memastikan City berbalik memimpin menjadi 3-2, lewat golnya di menit ke-81. Hanya dalam tempo lima menit, City bisa bikin tiga gol.

Sebaliknya, Liverpool bak baru tersentil dengan kebangkitan City. Di menit ke-84, Mohamed Salah bisa membuat The Reds memimpin 2-1 atas Wolves, kemudian Andrew Robertson mencetak gol ketiga Liverpool di menit ke-89.

Pada akhirnya, City bisa mempertahankan gelar juara Liga Inggris usai menang 3-2 atas Villa. Tiga poin membuat City mengoleksi 93 poin di akhir kompetisi. Mengejar ketertinggalan dua gol menjadi kunci kebangkitan Tim Biru Langit merengkuh titel juara musim 2021/2022.

Sebaliknya, Liverpool yang telat panas akhirnya harus puas menjadi runner up di bawah Manchester City lagi musim ini, dengan raihan total 92 poin. Jika saja gol keunggulan bisa lebih cepat diraih, bukan tak mungkin trofi berlabuh ke Anfield. (net)

METRODAILY – Penentuan juara Liga Inggris di pekan terakhir berlangsung penuh drama. Manchester City menyabet gelar berkat comeback dan Liverpool yang telat panas.

Balapan kuda persaingan Liga Inggris musim ini masih terjadi antara City dan Liverpol. Keduanya bersaing ketat hingga pekan terakhir.

Hingga pekan ke-37, City mengoleksi 90 poin, diikuti Liverpool dengan 89 poin. Alhasil, juara harus ditentukan di pekan terakhir.

Di pertandingan ke-38 Liga Inggris, City menghadapi Aston Villa di Etihad Stadium, Manchester. Sementara Liverpool menjamu Wolverhampton Wanderers di Anfield. Kedua laga digelar serempak pada Minggu (22/5/2022).

Di Liverpool, drama sempat terjadi ketika anak asuh Juergen Klopp tertinggal cepat. Pedro Neto bisa menjebol gawang Alisson Becker di menit ketiga.

Liverpool kemudian bisa membalas di menit ke-24. Sadio Mane menyamakan skor menjadi 1-1.

Angin segar berembus ke Anfield, saat di Manchester, City ketinggalan lebih dulu. Aston Villa membuat gol lewat Matty Cash di menit ke-37, yang memastikan anak asuh Pep Guardiola tertinggal 0-1. Dalam situasi itu, poin Manchester City dan Liverpool menjadi sama-sama 90, dengan The Citizens masih unggul gol.

Di babak kedua, drama berlanjut ketika City kembali kebobolan. Philippe Coutinho, eks Liverpool yang kini membela Villa, menjebol gawang Ederson. Tuan rumah tertinggal 0-2, yang membuat peluang juara Liverpool kian besar sebab hanya butuh satu gol lagi untuk menang dan memastikan juara.

Baca Juga :  City vs PSG: Duel Perebutan Takhta

Namun, lagi-lagi drama terjadi, dan memutarbalikkan kondisi persaingan. City bisa bangkit dan membalas tiga gol dari Villa!

Di menit ke-76, Ilkay Guendogan menipiskan ketertinggal menjadi 1-2, sebelum Rodri menyamakan skor di menit ke-78. Guendogan kemudian memastikan City berbalik memimpin menjadi 3-2, lewat golnya di menit ke-81. Hanya dalam tempo lima menit, City bisa bikin tiga gol.

Sebaliknya, Liverpool bak baru tersentil dengan kebangkitan City. Di menit ke-84, Mohamed Salah bisa membuat The Reds memimpin 2-1 atas Wolves, kemudian Andrew Robertson mencetak gol ketiga Liverpool di menit ke-89.

Pada akhirnya, City bisa mempertahankan gelar juara Liga Inggris usai menang 3-2 atas Villa. Tiga poin membuat City mengoleksi 93 poin di akhir kompetisi. Mengejar ketertinggalan dua gol menjadi kunci kebangkitan Tim Biru Langit merengkuh titel juara musim 2021/2022.

Sebaliknya, Liverpool yang telat panas akhirnya harus puas menjadi runner up di bawah Manchester City lagi musim ini, dengan raihan total 92 poin. Jika saja gol keunggulan bisa lebih cepat diraih, bukan tak mungkin trofi berlabuh ke Anfield. (net)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/