Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Operasi Ketupat 2026 Digelar 13–26 Maret, Korlantas Siapkan Rekayasa Lalin

Editor Satu • Jumat, 27 Februari 2026 | 09:30 WIB

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho saat meninjau kesiapan infrastruktur jalan tol jelang Operasi Ketupat 2026 di Jawa Barat.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho saat meninjau kesiapan infrastruktur jalan tol jelang Operasi Ketupat 2026 di Jawa Barat.

JAKARTA, METRODAILY - Korlantas Polri akan menggelar Operasi Ketupat 2026 selama dua pekan, mulai 13 Maret hingga 26 Maret 2026. Operasi ini menjadi bagian dari pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Kepala Korlantas Polri, Agus Suryonugroho, menyatakan seluruh aspek pendukung telah dipersiapkan, mulai dari infrastruktur jalan, rekayasa lalu lintas, jalur penghubung antar pulau, hingga kesiapan rest area bagi pemudik.

“Operasi Ketupat 2026 diperkirakan tanggal 13 sampai 26 Maret. Nanti akan diumumkan resmi oleh Mabes Polri,” ujar Agus di Jakarta, Kamis (26/2).

Baca Juga: PSG Tahan Imbang Monaco, Amankan Tiket 16 Besar Liga Champions

Pelaksanaan operasi juga menyesuaikan kebijakan pemerintah, termasuk penerapan Work From Anywhere (WFA) serta pembatasan operasional kendaraan berat.

Kendaraan angkutan barang bersumbu tiga akan dilarang melintas di jalan tol dan arteri selama periode tertentu. Kebijakan tersebut telah diantisipasi dalam skema pengaturan lalu lintas.

“Kebijakan work from anywhere dan larangan sumbu tiga melintasi tol serta arteri sudah kami siapkan semuanya,” jelasnya.

Agus menegaskan Operasi Ketupat bukan sekadar operasi lalu lintas, tetapi operasi kemanusiaan dengan fokus utama pada keselamatan dan keamanan masyarakat.

Baca Juga: Singkirkan Benfica, Real Madrid Kunci Tiket 16 Besar Liga Champions

Tagline yang diusung tahun ini adalah “Mudik Aman, Masyarakat Bahagia”, sebagaimana arahan Kapolri.

Infrastruktur dan Titik Pengamanan Dipastikan Siap

Sejumlah titik vital telah masuk dalam prioritas pengamanan, di antaranya jalan tol, jalan arteri, pelabuhan, kawasan wisata, serta tempat ibadah untuk pelaksanaan salat Idul Fitri.

Pada Rabu (25/2), Agus melakukan pengecekan langsung ke sejumlah ruas tol di Jawa Barat. Ia meninjau Ruas Tol Cikampek–Palimanan (Cipali) dari Kilometer 01 hingga Kilometer 188, serta Ruas Tol Cisumdawu di Sumedang.

Baca Juga: Barcelona Klaim Mampu Tebus Haaland! Tapi Ada Satu Penghalang Besar

“Kami melakukan survei dari KM 01 sampai KM 188 Cipali, termasuk melewati Tol Cisumdawu untuk memastikan kondisi jalan serta kesiapan titik pengamanan,” ujarnya.

Ia juga memeriksa kesiapan Tol Cileunyi dan menerima paparan strategi pengamanan dari Ditlantas Polda Jabar, Polresta Bandung, Polres Garut, dan Polres Tasikmalaya.

Salah satu fokus utama adalah kesiapan check point kendaraan pemudik, khususnya bus, yang akan ditempatkan di Rest Area KM 81.

Baca Juga: Messi Akui Tak Lagi Terobsesi Gelar, Kini Pilih Santai Nikmati Hidup

Pemeriksaan akan dilakukan secara kolaboratif bersama Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Polri, dan unsur kesehatan sebagai langkah preventif keselamatan.

“Check point ini kolaborasi lintas sektor. Kendaraan pengangkut pemudik akan diperiksa menyeluruh untuk memastikan keselamatan,” tegas Agus.

Dengan persiapan lintas instansi tersebut, Korlantas menargetkan pengelolaan arus mudik 2026 berjalan lebih tertib, aman, dan minim kecelakaan. (jp)

Editor : Editor Satu
#operasi ketupat 2026 #korlantas polri