Iptu Tomi Marbun Hilang di Papua Keluarga Minta Pencarian Dilanjutkan
Editor Satu• Senin, 10 Maret 2025 | 11:50 WIB
Keluarga Iptu Tomi Marbun di Mabes Polri, Jakarta.
JAKARTA, METRODAILY – Keluarga Iptu Tomi Marbun, Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Papua Barat, yang hilang saat bertugas, mendatangi Mabes Polri untuk meminta kejelasan terkait pencarian yang telah dihentikan sejak Desember 2024.
Hingga kini, misteri hilangnya Iptu Tomi masih belum terpecahkan, sementara pihak keluarga mengeluhkan kurangnya transparansi dalam penanganan kasus ini.
Kuasa hukum keluarga, Monterry Marbun, menegaskan bahwa banyak kejanggalan dalam peristiwa ini, termasuk kesaksian yang tidak konsisten, minimnya pencarian di lokasi kejadian, hingga penghentian pencarian tanpa penjelasan resmi.
"Dari bulan Desember sampai sekarang tidak ada tim yang benar-benar turun ke lokasi untuk mencari. Hanya sekitar sembilan orang yang datang, itu pun hanya menjalankan prosesi adat atas saran ketua adat setempat," ujar Monterry di Mabes Polri, Jumat (7/3).
Menurutnya, pihak Polres dan Polda tidak memberikan alasan jelas mengapa pencarian dihentikan. Oleh karena itu, keluarga meminta Kabareskrim untuk memeriksa pihak-pihak terkait agar ada kepastian dalam kasus ini.
Monterry juga menyoroti sikap tertutup aparat kepolisian terkait kronologi hilangnya Tomi. Selama tiga bulan terakhir, tidak ada anggota yang bersedia memberikan keterangan kepada keluarga.
"Saya mencoba mencari tahu bagaimana sebenarnya kejadian ini, tapi tidak ada satu pun anggota yang mau berbicara. Mereka hanya menyuruh saya bertanya langsung ke Kanit Resmob, tapi saat diminta bertemu, dia selalu tidak ada waktu," jelasnya.
Sementara itu, Riah Tarigan, istri Iptu Tomi, dengan suara bergetar memohon agar pencarian suaminya tidak dihentikan begitu saja.
"Kalau dibilang hanyut, mana tanda-tandanya? Tidak ada bukti apa pun. Saya hanya ingin kepastian, saya ingin tahu nasib suami saya," ucap Riah.
Sebagai istri, Riah mengaku telah berupaya mencari informasi dari rekan-rekan suaminya yang ikut dalam tugas tersebut. Namun, tidak ada satu pun yang bersedia berbicara.
"Saya sudah bertanya kepada anggota tim yang bersama suami saya, tapi mereka hanya menyuruh saya langsung ke Kanit. Hingga saat ini, tidak ada informasi apa pun dari Kapolres kepada keluarga," tambahnya.
Kronologi Hilangnya Iptu Tomi
Iptu Tomi Marbun dinyatakan hilang pada 18 Desember 2024 saat melakukan operasi penangkapan DPO KKB, Marthen Aigingging, di Sungai Rawara, Kampung Meyah Lama, Distrik Moskona Barat, Teluk Bintuni.
Tim gabungan TNI-Polri sudah diterjunkan untuk mencari Tomi, namun pencarian yang berlangsung selama 14 hari (18-31 Desember 2024) tidak membuahkan hasil. Pencarian kemudian dihentikan tanpa penjelasan rinci.
Kini, keluarga hanya berharap Kabareskrim dan Kapolri memberikan atensi khusus untuk melanjutkan pencarian hingga ditemukan titik terang.
"Kami hanya ingin kepastian, dan kami percaya Bapak Kapolri serta Kabareskrim bisa membantu menemukan suami saya," harap Riah. (int)