alexametrics
31.7 C
Medan
Monday, August 15, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Langgar PPKM Level 3, Bakal Diisolasi

iklan-usi

MEDAN, METRODAILY.id – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 akan diterapkan pemerintah di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Sumatera Utara pada Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Meski belum diterapkan, namun Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, meminta masyarakat Sumut nantinya mematuhi aturan tersebut. Di antaranya, jangan pergi liburan Natal dan Tahun Baru.

Mantan Pangkostrad itu mengaku, tengah menyiapkan sanksi bagi masyarakat yang nekad pergi liburan. “Diisolasi, nanti kita siapkan (tempat isolasinya). Tekhnisnya saya beritahu lebih lanjut,” ujar Edy di Medan, belum lama ini.

Tempat-tempat isolasi itu menurutnya sudah ada. Hanya saja saat ini sedang disiapkan petugas jaga dan hal operasional lainnya. Aturan terkait sanksi, tengah dipersiapkan.

Lebih lanjut Edy Rahmayadi mengatakan, PPKM Level 3 itu nantinya untuk menghindari terjadinya lonjakan kasus covid-19 gelombang ketiga di Sumut. Karena jika dilonggarkan, maka masyarakat akan bebas berbaur, padahal entah darimana saja datangnya. “Prioritas kegiatan-kegiatan liburan hari natal dan tahun baru itu ditiadakan. Berarti tidak boleh ada. Bukan penyekatan, tapi melakukan pengawasan secara ketat,” ujar Edy.

Baca Juga :  POCO X3 Pro Diluncurkan di Indonesia, Smartphone berjulukan “The Beast” dengan Performa Buas

Apalagi saat ini, lanjut Edy, Sumut dihadapkan pada ancaman masuknya varian baru dari negera tetangga. Posisi strategis Sumut yang dekat ke negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura, memungkinkan varian baru itu menyebar. “Makanya sedari sekarang kita terus mencegah,” jelas Edy.

Adapun perkembangan kasus baru covid di Sumut, sudah di bawah 10 kasus per harinya, bahkan pada beberapa hari tidak ada pertambahan kasus. Meski sudah mereda, namun Edy mengajak semua pihak jangan lengah. “Tetap prokes yang ketat,” ujarnya.

MEDAN, METRODAILY.id – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 akan diterapkan pemerintah di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Sumatera Utara pada Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Meski belum diterapkan, namun Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, meminta masyarakat Sumut nantinya mematuhi aturan tersebut. Di antaranya, jangan pergi liburan Natal dan Tahun Baru.

Mantan Pangkostrad itu mengaku, tengah menyiapkan sanksi bagi masyarakat yang nekad pergi liburan. “Diisolasi, nanti kita siapkan (tempat isolasinya). Tekhnisnya saya beritahu lebih lanjut,” ujar Edy di Medan, belum lama ini.

Tempat-tempat isolasi itu menurutnya sudah ada. Hanya saja saat ini sedang disiapkan petugas jaga dan hal operasional lainnya. Aturan terkait sanksi, tengah dipersiapkan.

Lebih lanjut Edy Rahmayadi mengatakan, PPKM Level 3 itu nantinya untuk menghindari terjadinya lonjakan kasus covid-19 gelombang ketiga di Sumut. Karena jika dilonggarkan, maka masyarakat akan bebas berbaur, padahal entah darimana saja datangnya. “Prioritas kegiatan-kegiatan liburan hari natal dan tahun baru itu ditiadakan. Berarti tidak boleh ada. Bukan penyekatan, tapi melakukan pengawasan secara ketat,” ujar Edy.

Baca Juga :  ASN Dilarang Cuti di Hari Kejepit

Apalagi saat ini, lanjut Edy, Sumut dihadapkan pada ancaman masuknya varian baru dari negera tetangga. Posisi strategis Sumut yang dekat ke negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura, memungkinkan varian baru itu menyebar. “Makanya sedari sekarang kita terus mencegah,” jelas Edy.

Adapun perkembangan kasus baru covid di Sumut, sudah di bawah 10 kasus per harinya, bahkan pada beberapa hari tidak ada pertambahan kasus. Meski sudah mereda, namun Edy mengajak semua pihak jangan lengah. “Tetap prokes yang ketat,” ujarnya.

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

Arsenal Bantai Leicester

Inter Menang Tipis Atas Lecce

Awal Manis Milan

PSG Pesta Gol

City Benamkan Bournemouth

/