alexametrics
27 C
Medan
Tuesday, August 9, 2022

iklanpemko

Ratusan Massa Pemuda Pancasila Aksi Damai di Kantor DPRD Simalungun

RAYA, METRODAILY.id-Keluarga Besar MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Simalungun mengadakan aksi damai di Kantor DPRD Simalungun, Senin (29/11/2021).

Dalam orasi yang disampaikan Sekjen MPC PP Simalungun Sabar Sirait, Pemuda Pencasila menuntut Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang untuk mencabut pernyataannya dan meminta maaf kepada keluarga besar Pemuda Pencasila melalui media massa dan mendatangi Kantor Sekretariat Majelis Pimpinan Nasional. PP juga meminta PDI Perjuangan untuk memberikan sanksi kepada Junmart Girsang karena dinilai sudah menciptakan kegaduahan dan berpotensi memecah belah anak bangsa.

Disampaikan Sabar, Pemuda Pancasila adalah ormas berbasis massa yang lahir pada 28 aoktober 1959 sesuai dengan kebutuhan Negara. Beberapa Jenderal turut membidaninya melalui organisasi Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia. Tujuannya untuk membantu mempertahankan ideology Pancasila dan NKRI dari ancaman bahaya laten komunis.

Selama berjuang mengisi kemerdekaan, banyak proses yang sudah dilalui Ormas PP dalam membantu Negara mencapai cita-cita perjuangan bangsa dan PP mampu eksis sebagai salah satu komponen bangsa mengawal ideology  Pancasila.

“Pernyataan Junimart Girsang yang meminta pemerintah tidak memperpanjang izin Ormas Pemuda Pancasila, seperti yang dimuat di media nasional, sangat melukai hati dan perasaan kader Pemuda Pancasila. Karena pernyataan itu sungguh tidak mendasar dan terkesan sebagai sentimen pribadi,” kata Sabar.

Baca Juga :  KPU Usul Pencoblosan Pemilu 2024 Digelar 21 Februari

Ratusan keluarga besar PP yang datang dari kecamatan yang ada di Simalungun ini diterima langsung oleh Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani dan Wakil Ketua DPRD Samrin Girsang, yang sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Simalungun.

Timbul Jaya dalam sambutannya menyampaikan, Pemuda Pencasila sebagai organisasi tertua diyakini akan tetap memberikan kenyamanan bagi masyarakat. PP sangat matang dalam berorganisasi dan tetap mamatuhi etika dan norma-norma, menyampaikan aspirasi.

Sementara Samrin Girsang menyampaikan, dirinya sangat memamahi apa yang PP sampaikan. Namun kita harus bisa memisahkan anatara PDIP dan yang bersangkutan. PDIP tidak pernah memberikan masukan atau diskusi, yang merusak kebersamaan. PDIP dan PP sama-sama penjaga Pancasila

“Kalau pun ada yang disampaikan akan kami teruskan kepada Ketua Umum PDIP Ibu Megawawati Soekarno Putri,” kata Samrin Girsang.

Setelah Samrin Girsang menerima pernyataan sikap Pemuda Pancasila Kabupaten Simalungun, massa membubarkan diri.(esa/md)

RAYA, METRODAILY.id-Keluarga Besar MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Simalungun mengadakan aksi damai di Kantor DPRD Simalungun, Senin (29/11/2021).

Dalam orasi yang disampaikan Sekjen MPC PP Simalungun Sabar Sirait, Pemuda Pencasila menuntut Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang untuk mencabut pernyataannya dan meminta maaf kepada keluarga besar Pemuda Pencasila melalui media massa dan mendatangi Kantor Sekretariat Majelis Pimpinan Nasional. PP juga meminta PDI Perjuangan untuk memberikan sanksi kepada Junmart Girsang karena dinilai sudah menciptakan kegaduahan dan berpotensi memecah belah anak bangsa.

Disampaikan Sabar, Pemuda Pancasila adalah ormas berbasis massa yang lahir pada 28 aoktober 1959 sesuai dengan kebutuhan Negara. Beberapa Jenderal turut membidaninya melalui organisasi Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia. Tujuannya untuk membantu mempertahankan ideology Pancasila dan NKRI dari ancaman bahaya laten komunis.

Selama berjuang mengisi kemerdekaan, banyak proses yang sudah dilalui Ormas PP dalam membantu Negara mencapai cita-cita perjuangan bangsa dan PP mampu eksis sebagai salah satu komponen bangsa mengawal ideology  Pancasila.

“Pernyataan Junimart Girsang yang meminta pemerintah tidak memperpanjang izin Ormas Pemuda Pancasila, seperti yang dimuat di media nasional, sangat melukai hati dan perasaan kader Pemuda Pancasila. Karena pernyataan itu sungguh tidak mendasar dan terkesan sebagai sentimen pribadi,” kata Sabar.

Baca Juga :  Lagi, 3 Rumah Terbakar di Simalungun: Warga Minta Damkar Disiagakan

Ratusan keluarga besar PP yang datang dari kecamatan yang ada di Simalungun ini diterima langsung oleh Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani dan Wakil Ketua DPRD Samrin Girsang, yang sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Simalungun.

Timbul Jaya dalam sambutannya menyampaikan, Pemuda Pencasila sebagai organisasi tertua diyakini akan tetap memberikan kenyamanan bagi masyarakat. PP sangat matang dalam berorganisasi dan tetap mamatuhi etika dan norma-norma, menyampaikan aspirasi.

Sementara Samrin Girsang menyampaikan, dirinya sangat memamahi apa yang PP sampaikan. Namun kita harus bisa memisahkan anatara PDIP dan yang bersangkutan. PDIP tidak pernah memberikan masukan atau diskusi, yang merusak kebersamaan. PDIP dan PP sama-sama penjaga Pancasila

“Kalau pun ada yang disampaikan akan kami teruskan kepada Ketua Umum PDIP Ibu Megawawati Soekarno Putri,” kata Samrin Girsang.

Setelah Samrin Girsang menerima pernyataan sikap Pemuda Pancasila Kabupaten Simalungun, massa membubarkan diri.(esa/md)

iklan-usi
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/