alexametrics
28.9 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Palsukan Hasil PCR, Peserta CPNS Langsung Gugur

iklan-usi

JAKARTA, METRODAILY.id – Peserta tes SKD CPNS 2021 harus memenuhi segala persyaratan dan tata tertib yang sudah ditentukan. Salah satunya dengan membawa hasil swab test RT PCR/antigen atau surat vaksin.

Jika ditemukan peserta SKD CPNS 2021 yang tidak membawa apalagi memalsukan dokumen tersebut, maka peserta akan digugurkan.

Hal tersebut sesuai dengan penjelasan dalam unggahan video dari akun Instagram resmi Badan Kepegawaian Negara atau BKN @bkngoidofficial.
“Peserta yang terbukti membawa surat vaksin atau surat PCR/antigen palsu akan otomatis digugurkan atau didiskualifikasikan dari kepesertaan seleksi karena dianggap melakukan penipuan,” tegas BKN, seperti dikutip dari video unggahannya tersebut, Senin (27/9).

Karena itulah, peserta harus membawa dokumen asli jika tidak ingin digugurkan dalam seleksi ini. Selain itu, juga harus membawa segala kelengkapan dokumen untuk pelaksanaan ujian SKD CPNS 2021.

Baca Juga :  Tambah 3 Pasien, Kasus Aktif Covid-19 di Toba 40 Orang

Peserta Positif Covid-19

Peserta yang dinyatakan positif Covid-19 pada H-1 ujian, bisa melaporkan diri kepada Instansi untuk diajukan penjadwalan ulang dengan mengusulkan kepada BKN.

Di dalam video tersebut dijelaskan, “Laporan kepada Instansi harus dilakukan minimal H-1 ujian, jika dilaporan sesudah jadwal ujian maka dinyatakan tidak hadir.”

Sedangkan bagi peserta yang dinyatakan positif Covid-19 pada hari pelaksanaan ujian, peserta bisa langsung melapor ke Instansi untuk ditempatkan di ruangan khusus peserta Covid-19 di tilok.

Selain itu, bisa pula diusulkan penjadwalan ulang sesuai dengan rekomendasi Tim Kesehatan di tilok. Hal ini mengacu pada SE BKN 7/2021. (net)

JAKARTA, METRODAILY.id – Peserta tes SKD CPNS 2021 harus memenuhi segala persyaratan dan tata tertib yang sudah ditentukan. Salah satunya dengan membawa hasil swab test RT PCR/antigen atau surat vaksin.

Jika ditemukan peserta SKD CPNS 2021 yang tidak membawa apalagi memalsukan dokumen tersebut, maka peserta akan digugurkan.

Hal tersebut sesuai dengan penjelasan dalam unggahan video dari akun Instagram resmi Badan Kepegawaian Negara atau BKN @bkngoidofficial.
“Peserta yang terbukti membawa surat vaksin atau surat PCR/antigen palsu akan otomatis digugurkan atau didiskualifikasikan dari kepesertaan seleksi karena dianggap melakukan penipuan,” tegas BKN, seperti dikutip dari video unggahannya tersebut, Senin (27/9).

Karena itulah, peserta harus membawa dokumen asli jika tidak ingin digugurkan dalam seleksi ini. Selain itu, juga harus membawa segala kelengkapan dokumen untuk pelaksanaan ujian SKD CPNS 2021.

Baca Juga :  Tambah 3 Pasien, Kasus Aktif Covid-19 di Toba 40 Orang

Peserta Positif Covid-19

Peserta yang dinyatakan positif Covid-19 pada H-1 ujian, bisa melaporkan diri kepada Instansi untuk diajukan penjadwalan ulang dengan mengusulkan kepada BKN.

Di dalam video tersebut dijelaskan, “Laporan kepada Instansi harus dilakukan minimal H-1 ujian, jika dilaporan sesudah jadwal ujian maka dinyatakan tidak hadir.”

Sedangkan bagi peserta yang dinyatakan positif Covid-19 pada hari pelaksanaan ujian, peserta bisa langsung melapor ke Instansi untuk ditempatkan di ruangan khusus peserta Covid-19 di tilok.

Selain itu, bisa pula diusulkan penjadwalan ulang sesuai dengan rekomendasi Tim Kesehatan di tilok. Hal ini mengacu pada SE BKN 7/2021. (net)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/