alexametrics
28.9 C
Medan
Thursday, October 6, 2022

Erwin Freddy Siahaan Dukung Pembangunan Gedung Merdeka Siantar

SIANTAR, METRODAILY– , Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Pematang Siantar, Erwin Freddy Siahaan mengaku sangat mendukung pembanguNan Gedung Merdeka di lokasi GOR Pematang Siantar.

Alasannya, Gedung Olah Raga (GOR) yang ada selama ini tidak berfungsi maksimal untuk mendukung pengembangan olahraga Kota Siantar. Dengan adanya Gedung Merdeka, sesuai rencana juga akan berisi GOR, maka diharapkan ke depan pembinaan atlet di Kota Siantar dapat ditingkatkan.

“Saya secara pribadi mendukung pembangunan Gedung Merdeka,” kata Erwin Freddy Siahaan, kepada media, Kamis (15/9/2022).

Menurut Erwin, setiap pembangunan selalu ada pro dan kontra. Ada plus dan minus. Dengan pembangunan Gedung Merdeka Siantar, pertama, secara otomatis akan membuka lapangan pekerjaan. Dimulai proses awal pembangunan hingga Gedung Merdeka Siantar itu beroperasi, dibutuhkan tenaga kerja.

“Otomatis akan butuh karyawan, butuh SDM (Sumber Daya Manusia) untuk melakukan itu. Mungkin akan ada orang Siantar bekerja di sana,” kata Erwin.

Kedua, keberadaan Gedung Merdeka Siantar, dengan fasilitas pusat perbelanjaan dan gedung olahraganya, menjadi daya tarik tersendiri bagi Kota Pematang Siantar.

“Mungkin orang-orang dari luar Siantar, seperti dari Simalungun, Tebing Tinggi, Sergai dan lain sebagainya, bakal datang ke Siantar,” ujarnya.

Ketiga, lanjut Erwin, Kota Pematang Siantar akan memiliki gedung yang dapat difungsikan untuk mendukung kegiatan olahraga. Jadi, tidak seperti selama ini, Siantar punya GOR, tapi seakan tidak memiliki.

“Itulah antara lain positifnya,” sebut Erwin.

Lalu hal negatif, masih kata Erwin, karena lokasi pembangunan Gedung Merdeka tidak seberapa jauh dari area sekolah yakni SMA Negeri 4 Siantar dan SMP Negeri 1 Siantar, barang kali akan memicu kemacetan lalu lintas.

Meski menurut dia, hal itu masih dapat diatasi lewat rekayasa lalu lintas. Di samping itu, mall dan atau pusat perbelanjaan umumnya, memiliki jam operasional pada pukul 12.00 WIB ke atas. Beda dengan jam operasional sekolah, pada pagi hingga siang.

Siantar Nomor Dua Terbesar di Sumut, Tapi Timpang Dibanding Medan

Meski demikian, Erwin berharap pembangunan Gedung Merdeka Siantar berjalan lancar. Menurut dia, kehadiran Gedung Merdeka dapat meningkatkan perekonomian di Kota Pematang Siantar.

“Terus terang, kita berharap adanya pembangunan,” kata Erwin.

“Jujur ya, walau Siantar kota nomor dua terbesar di Sumatera Utara, tapi jika dibandingkan dengan Kota Medan, itu timpang sekali. Sedih,” katanya lagi.

Oleh sebab itu, kepada investor yang telah menunjukkan keseriusannya membangun Gedung Merdeka agar memberikan yang terbaik bagi Kota Pematang Siantar.

Baca Juga :  Bulan Ini, Susanti Mulai Pimpin Siantar

“Kalau bisa betul-betul mall lah. Jangan seperti yang sudah ada. Prihatin kita,” imbuh Erwin tanpa bermaksud mengecilkan pusat perbelanjaan yang ada di Siantar saat ini.

Namun, dia juga berpesan agar pihak investor memberi kesempatan pengusaha lokal, para pelaku UMKM yang ada di Kota Pematang Siantar.

“Jangan terlalu dimasukkan franchise-franchise (perusahaan waralaba) dari luar. Kasih porsi lah untuk pengusaha lokal di sini,” pinta Erwin.

Pemko dan DPRD Siantar Harus Bersinergi

Erwin Freddy Siahaan juga berharap agar Pemko dan DPRD Siantar tetap bersinergi. Artinya, ketika DPRD Siantar sebagai lembaga legislatif mempertanyakan hal-hal yang diperlukan untuk pembangunan Gedung Merdeka Siantar, maka pemerintah kota (pemko) harus terbuka, termasuk soal izin-izin.

“Jadi khalayak ramai bisa melihat, oh ternyata izin-izinnya sudah. Ketika legalitas semua sudah selesai, tidak ada masalah lagi, maka kita dukung pembangunan,” ujarnya.

Bagi Erwin, sebagai pengusaha, berharap seluruh legalitas pembangunan Gedung Merdeka selesai di awal, agar tidak ada persoalan di kemudian hari.

Dia juga mengingatkan agar semua dilakukan dengan transparan. Dan dia berharap semua pihak mendukung pembangunan, terutama eksekutif dan legislatif agar bergandeng tangan untuk mewujudkan Kota Pematang Siantar lebih maju lagi.

Diketahui, Walikota Siantar Susanti Dewayani telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Merdeka Siantar, pada Rabu (31/8/2022), lalu. Posisinya di ujung Jalan Merdeka, Kota Pematang Siantar.

Gedung Olah Raga (GOR) yang sudah usang itu akan dirobohkan. Dibikin yang baru. Nama lengkapnya; Gedung Merdeka dan Gedung Olah Raga (GOR) Kota Pematang Siantar.

Pembangunan gedung itu kerjasama pemanfaatan barang milik daerah, antara Pemerintah Kota (Pemko) Pematang Siantar dengan PT Suriatama Mahkota Kencana. Pola kerjasamanya; Bangun Guna Serah (BGS). Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016. Yang bangun PT Suriatama Mahkota Kencana. Yang memakai, PT Suriatama Mahkota Kencana. Juga Pemko Pematang Siantar.

Oleh PT Suriatama Mahkota Kencana akan dibuat pusat perbelanjaan sekelas mall di gedung baru itu. Sedangkan, Pemko Siantar kebagian fasilitas gedung olahraga dan kantor baru buat Puskesmas Pardomuan.

Gedung Merdeka itu baru akan diserahkan sepenuhnya ke Pemko Pematang Siantar, nanti saat batas waktu perjanjian berakhir.(esa)

SIANTAR, METRODAILY– , Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Pematang Siantar, Erwin Freddy Siahaan mengaku sangat mendukung pembanguNan Gedung Merdeka di lokasi GOR Pematang Siantar.

Alasannya, Gedung Olah Raga (GOR) yang ada selama ini tidak berfungsi maksimal untuk mendukung pengembangan olahraga Kota Siantar. Dengan adanya Gedung Merdeka, sesuai rencana juga akan berisi GOR, maka diharapkan ke depan pembinaan atlet di Kota Siantar dapat ditingkatkan.

“Saya secara pribadi mendukung pembangunan Gedung Merdeka,” kata Erwin Freddy Siahaan, kepada media, Kamis (15/9/2022).

Menurut Erwin, setiap pembangunan selalu ada pro dan kontra. Ada plus dan minus. Dengan pembangunan Gedung Merdeka Siantar, pertama, secara otomatis akan membuka lapangan pekerjaan. Dimulai proses awal pembangunan hingga Gedung Merdeka Siantar itu beroperasi, dibutuhkan tenaga kerja.

“Otomatis akan butuh karyawan, butuh SDM (Sumber Daya Manusia) untuk melakukan itu. Mungkin akan ada orang Siantar bekerja di sana,” kata Erwin.

Kedua, keberadaan Gedung Merdeka Siantar, dengan fasilitas pusat perbelanjaan dan gedung olahraganya, menjadi daya tarik tersendiri bagi Kota Pematang Siantar.

“Mungkin orang-orang dari luar Siantar, seperti dari Simalungun, Tebing Tinggi, Sergai dan lain sebagainya, bakal datang ke Siantar,” ujarnya.

Ketiga, lanjut Erwin, Kota Pematang Siantar akan memiliki gedung yang dapat difungsikan untuk mendukung kegiatan olahraga. Jadi, tidak seperti selama ini, Siantar punya GOR, tapi seakan tidak memiliki.

“Itulah antara lain positifnya,” sebut Erwin.

Lalu hal negatif, masih kata Erwin, karena lokasi pembangunan Gedung Merdeka tidak seberapa jauh dari area sekolah yakni SMA Negeri 4 Siantar dan SMP Negeri 1 Siantar, barang kali akan memicu kemacetan lalu lintas.

Meski menurut dia, hal itu masih dapat diatasi lewat rekayasa lalu lintas. Di samping itu, mall dan atau pusat perbelanjaan umumnya, memiliki jam operasional pada pukul 12.00 WIB ke atas. Beda dengan jam operasional sekolah, pada pagi hingga siang.

Siantar Nomor Dua Terbesar di Sumut, Tapi Timpang Dibanding Medan

Meski demikian, Erwin berharap pembangunan Gedung Merdeka Siantar berjalan lancar. Menurut dia, kehadiran Gedung Merdeka dapat meningkatkan perekonomian di Kota Pematang Siantar.

“Terus terang, kita berharap adanya pembangunan,” kata Erwin.

“Jujur ya, walau Siantar kota nomor dua terbesar di Sumatera Utara, tapi jika dibandingkan dengan Kota Medan, itu timpang sekali. Sedih,” katanya lagi.

Oleh sebab itu, kepada investor yang telah menunjukkan keseriusannya membangun Gedung Merdeka agar memberikan yang terbaik bagi Kota Pematang Siantar.

Baca Juga :  Maestro Seni Tari Simalungun Raminah Garingging Kunjungi Wali Kota Siantar

“Kalau bisa betul-betul mall lah. Jangan seperti yang sudah ada. Prihatin kita,” imbuh Erwin tanpa bermaksud mengecilkan pusat perbelanjaan yang ada di Siantar saat ini.

Namun, dia juga berpesan agar pihak investor memberi kesempatan pengusaha lokal, para pelaku UMKM yang ada di Kota Pematang Siantar.

“Jangan terlalu dimasukkan franchise-franchise (perusahaan waralaba) dari luar. Kasih porsi lah untuk pengusaha lokal di sini,” pinta Erwin.

Pemko dan DPRD Siantar Harus Bersinergi

Erwin Freddy Siahaan juga berharap agar Pemko dan DPRD Siantar tetap bersinergi. Artinya, ketika DPRD Siantar sebagai lembaga legislatif mempertanyakan hal-hal yang diperlukan untuk pembangunan Gedung Merdeka Siantar, maka pemerintah kota (pemko) harus terbuka, termasuk soal izin-izin.

“Jadi khalayak ramai bisa melihat, oh ternyata izin-izinnya sudah. Ketika legalitas semua sudah selesai, tidak ada masalah lagi, maka kita dukung pembangunan,” ujarnya.

Bagi Erwin, sebagai pengusaha, berharap seluruh legalitas pembangunan Gedung Merdeka selesai di awal, agar tidak ada persoalan di kemudian hari.

Dia juga mengingatkan agar semua dilakukan dengan transparan. Dan dia berharap semua pihak mendukung pembangunan, terutama eksekutif dan legislatif agar bergandeng tangan untuk mewujudkan Kota Pematang Siantar lebih maju lagi.

Diketahui, Walikota Siantar Susanti Dewayani telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Merdeka Siantar, pada Rabu (31/8/2022), lalu. Posisinya di ujung Jalan Merdeka, Kota Pematang Siantar.

Gedung Olah Raga (GOR) yang sudah usang itu akan dirobohkan. Dibikin yang baru. Nama lengkapnya; Gedung Merdeka dan Gedung Olah Raga (GOR) Kota Pematang Siantar.

Pembangunan gedung itu kerjasama pemanfaatan barang milik daerah, antara Pemerintah Kota (Pemko) Pematang Siantar dengan PT Suriatama Mahkota Kencana. Pola kerjasamanya; Bangun Guna Serah (BGS). Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016. Yang bangun PT Suriatama Mahkota Kencana. Yang memakai, PT Suriatama Mahkota Kencana. Juga Pemko Pematang Siantar.

Oleh PT Suriatama Mahkota Kencana akan dibuat pusat perbelanjaan sekelas mall di gedung baru itu. Sedangkan, Pemko Siantar kebagian fasilitas gedung olahraga dan kantor baru buat Puskesmas Pardomuan.

Gedung Merdeka itu baru akan diserahkan sepenuhnya ke Pemko Pematang Siantar, nanti saat batas waktu perjanjian berakhir.(esa)

iklan simalungun
iklan simalungun

Most Read

Artikel Terbaru

/