alexametrics
30.6 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Kemenag Selesaikan Urusan Katering Haji

iklan-usi

JAKARTA, METRODAILY – Tim Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah bertolak ke Arab Saudi. Hal ini untuk melakukan finalisasi layanan katering jamaah haji.

“Sesuai arahan Menteri Agama, kami tetap bekerja di masa cuti lebaran ini untuk mempersiapkan layanan jamaah haji. Sebagian tim bertolak ke Saudi untuk melakukan finalisasi penyediaan layanan katering bagi jemaah haji Indonesia,” kata Sekretaris Ditjen PHU Ahmad Abdullah Yunus kepada wartawan, Minggu (8/5/2022).

Abdullah yang juga Ketua Tim Katering mengatakan, penyiapan layanan konsumsi jamaah sudah dilakukan sejak awal 2022. Namun, karena belum ada kepastian kuota, prosesnya masih dalam tahap negosiasi kontrak dengan basis data perkiraan.

“Tim saat ini ke Saudi untuk finalisasi negosiasi kontrak layanan dengan penyedia konsumsi, khususnya untuk layanan di Jeddah dan pada fase puncak haji di Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna),” jelasnya.

Baca Juga :  Perumda Tirtauli Sumbang 10 Tabung Oksigen

“Alhamdulillah untuk layanan konsumsi di Makkah dan Madinah, proses negosiasi sudah dilakukan, tinggal penyesuaian kuota,” tambahnya.

Setelah proses negosiasi selesai, kata Abdullah, tim akan mengajukan usulan penetapan penyediaan konsumsi kepada Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Dengan begitu, proses kontrak penyedia konsumsi di Makkah, Madinah, Armuzna dan Jeddah bisa segera dilakukan oleh PPK.

“Selama musim haji, jamaah haji 1443 H akan mendapat layanan makan sebanyak maksimal 119 kali. Jumlah ini terdiri atas 75 kali layanan konsumsi di Makkah, 27 kali di Madinah, 16 kali di Arafah-Mina-Muzdalifah atau Armuzna (termasuk 1 paket snack Muzdalifah), dan satu kali makan di bandara Jeddah (saat kedatangan/ kepulangan),” tandasnya. (jp)

JAKARTA, METRODAILY – Tim Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah bertolak ke Arab Saudi. Hal ini untuk melakukan finalisasi layanan katering jamaah haji.

“Sesuai arahan Menteri Agama, kami tetap bekerja di masa cuti lebaran ini untuk mempersiapkan layanan jamaah haji. Sebagian tim bertolak ke Saudi untuk melakukan finalisasi penyediaan layanan katering bagi jemaah haji Indonesia,” kata Sekretaris Ditjen PHU Ahmad Abdullah Yunus kepada wartawan, Minggu (8/5/2022).

Abdullah yang juga Ketua Tim Katering mengatakan, penyiapan layanan konsumsi jamaah sudah dilakukan sejak awal 2022. Namun, karena belum ada kepastian kuota, prosesnya masih dalam tahap negosiasi kontrak dengan basis data perkiraan.

“Tim saat ini ke Saudi untuk finalisasi negosiasi kontrak layanan dengan penyedia konsumsi, khususnya untuk layanan di Jeddah dan pada fase puncak haji di Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna),” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua IPW Neta S Pane Meninggal Karena Covid-19

“Alhamdulillah untuk layanan konsumsi di Makkah dan Madinah, proses negosiasi sudah dilakukan, tinggal penyesuaian kuota,” tambahnya.

Setelah proses negosiasi selesai, kata Abdullah, tim akan mengajukan usulan penetapan penyediaan konsumsi kepada Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Dengan begitu, proses kontrak penyedia konsumsi di Makkah, Madinah, Armuzna dan Jeddah bisa segera dilakukan oleh PPK.

“Selama musim haji, jamaah haji 1443 H akan mendapat layanan makan sebanyak maksimal 119 kali. Jumlah ini terdiri atas 75 kali layanan konsumsi di Makkah, 27 kali di Madinah, 16 kali di Arafah-Mina-Muzdalifah atau Armuzna (termasuk 1 paket snack Muzdalifah), dan satu kali makan di bandara Jeddah (saat kedatangan/ kepulangan),” tandasnya. (jp)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/