alexametrics
31.7 C
Medan
Monday, August 15, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Seleksi PPPK Dibuka untuk Prioritas & Umum

iklan-usi

JAKARTA, METRODAILY – Seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahun ini tidak lama lagi digelar. Hal itu dilakukan setelah Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Nomor 20 Tahun 2022 tentang Pengadaan PPPK Guru di Instansi Daerah 2022 diundangkan pada 23 Mei.

Sekretaris Forum Guru Lulus Passing Grade Pegawai Pemerintah dengan perjanjian Kerja (GLPG PPPK) Meisi Lukitasari berusaha menganalisis isi permenPAN-RB tersebut. Dia menyebutkan, dalam seleksi PPPK 2022, jabatan fungsional guru bisa diikuti pelamar prioritas dan umum sebagaimana tertuang dalam Pasal 4 PermenPAN-RB 20/2022.

Nah, pelamar prioritas ini diperinci lagi di pasal 5 ayat 1-4. Disebutkan dalam pasal tersebut, pelamar prioritas terdiri atas prioritas 1, 2, dan 3. Pelamar prioritas 1 terdiri atas: guru honorer honorer K2 yang sudah memenuhi nilai ambang batas atau passing grade (PG) 2021 dan guru honorer non-ASN yang sudah PG 2021. Kemudian, lulusan pendidikan profesi guru (PPG) yang sudah PG 2021, guru swasta yang sudah PG 2021.

“Nah, 193.954 guru lulus PG PPPK 2021 masuk di prioritas 1 ini,” terang Meisi, Rabu (1/6/2022).

Selanjutnya, pelamar prioritas 2 adalah guru-guru honorer K2. Pelamar prioritas 3 adalah guru honorer non aparatur sipil negara (ASN) di sekolah negeri yang terdaftar di data pokok pendidikan (dapodik) dan memiliki masa kerja minimal di atas tiga tahun. Kriteria pelamar umum sebagaimana tertera dalam Pasal 6 PermenPAN-RB 20/2022 adalah lulusan PPG yang terdaftar di database Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan pelamar yang terdaftar di dapodik.

Selanjutnya, kata Meisi, dalam pasal 32 ayat 1-4, dijelaskan mengenai seleksi kompetensi. Pelamar prioritas 1 menggunakan hasil seleksi kompetensi 2021, baik tahap 1 maupun 2. Pelamar yang memilih jabatan yang sama pada ujian seleksi tahap 1 dan 2 dinyatakan lulus dengan nilai akhir paling tinggi.

Baca Juga :  Detik-detik Terakhir Brigadir J: Ada 20 Rekaman CCTV

Pelamar yang memilih jabatan yang berbeda di tahap 1 dan 2 dinyatakan lulus dengan nilai akhir ujian tahap 2. Seleksi kompetensi bagi pelamar prioritas 2 dan 3 dilakukan dengan menilai kesesuaian kualifikasi akademik, kompetensi, kinerja, dan pemeriksaan latar belakang.

Tanpa Tes

Sekretaris Ditjen Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nunuk Suryani menyampaikan guru honorer dengan masa kerja minimal tiga tahun dan terdata di Dapodik tidak dites lagi di PPPK 2022. Keputusan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPAN-RB) Nomor 20 Tahun 2022 tentang Pengadaan PPPK Guru 2022 di Instansi Daerah.

“Jadi, guru non-aparatur sipil negara (ASN) di sekolah negeri yang terdaftar di Dapodik dan memiliki masa kerja paling rendah tiga tahun tidak perlu dites kembali,” kata Nunuk, Selasa (31/5/2022).

Dia menjelaskan, ketentuan tersebut tertuang dalam Pasal 5 Ayat 4 dan Pasal 32 Ayat 2 PermenPAN-RB Nomor 20 Tahun 2022. Dia menyebutkan, seleksi kompetensi bagi pelamar prioritas II yaitu honorer K2 dan guru honorer non K2 di sekolah negeri hanya dilakukan dengan menilai kesesuaian kualifikasi akademik, kompetensi, kinerja, dan pemeriksaan latar belakang (background check).

Langkah tersebut menurut Nunuk, sebagai penghargaan terhadap guru honorer K2 maupun non K2 yang memiliki masa pengabdian minimal tiga tahun. Nunuk pun meminta para guru honorer negeri untuk memahami benar-benar isi PermenPAN-RB Nomor 20 Tahun 2022. Regulasi tersebut sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada guru honorer. (esy/jpnn)

JAKARTA, METRODAILY – Seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahun ini tidak lama lagi digelar. Hal itu dilakukan setelah Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Nomor 20 Tahun 2022 tentang Pengadaan PPPK Guru di Instansi Daerah 2022 diundangkan pada 23 Mei.

Sekretaris Forum Guru Lulus Passing Grade Pegawai Pemerintah dengan perjanjian Kerja (GLPG PPPK) Meisi Lukitasari berusaha menganalisis isi permenPAN-RB tersebut. Dia menyebutkan, dalam seleksi PPPK 2022, jabatan fungsional guru bisa diikuti pelamar prioritas dan umum sebagaimana tertuang dalam Pasal 4 PermenPAN-RB 20/2022.

Nah, pelamar prioritas ini diperinci lagi di pasal 5 ayat 1-4. Disebutkan dalam pasal tersebut, pelamar prioritas terdiri atas prioritas 1, 2, dan 3. Pelamar prioritas 1 terdiri atas: guru honorer honorer K2 yang sudah memenuhi nilai ambang batas atau passing grade (PG) 2021 dan guru honorer non-ASN yang sudah PG 2021. Kemudian, lulusan pendidikan profesi guru (PPG) yang sudah PG 2021, guru swasta yang sudah PG 2021.

“Nah, 193.954 guru lulus PG PPPK 2021 masuk di prioritas 1 ini,” terang Meisi, Rabu (1/6/2022).

Selanjutnya, pelamar prioritas 2 adalah guru-guru honorer K2. Pelamar prioritas 3 adalah guru honorer non aparatur sipil negara (ASN) di sekolah negeri yang terdaftar di data pokok pendidikan (dapodik) dan memiliki masa kerja minimal di atas tiga tahun. Kriteria pelamar umum sebagaimana tertera dalam Pasal 6 PermenPAN-RB 20/2022 adalah lulusan PPG yang terdaftar di database Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan pelamar yang terdaftar di dapodik.

Selanjutnya, kata Meisi, dalam pasal 32 ayat 1-4, dijelaskan mengenai seleksi kompetensi. Pelamar prioritas 1 menggunakan hasil seleksi kompetensi 2021, baik tahap 1 maupun 2. Pelamar yang memilih jabatan yang sama pada ujian seleksi tahap 1 dan 2 dinyatakan lulus dengan nilai akhir paling tinggi.

Baca Juga :  Gerindra: Belum Waktunya Bahas Jabatan Presiden 3 Periode

Pelamar yang memilih jabatan yang berbeda di tahap 1 dan 2 dinyatakan lulus dengan nilai akhir ujian tahap 2. Seleksi kompetensi bagi pelamar prioritas 2 dan 3 dilakukan dengan menilai kesesuaian kualifikasi akademik, kompetensi, kinerja, dan pemeriksaan latar belakang.

Tanpa Tes

Sekretaris Ditjen Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nunuk Suryani menyampaikan guru honorer dengan masa kerja minimal tiga tahun dan terdata di Dapodik tidak dites lagi di PPPK 2022. Keputusan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPAN-RB) Nomor 20 Tahun 2022 tentang Pengadaan PPPK Guru 2022 di Instansi Daerah.

“Jadi, guru non-aparatur sipil negara (ASN) di sekolah negeri yang terdaftar di Dapodik dan memiliki masa kerja paling rendah tiga tahun tidak perlu dites kembali,” kata Nunuk, Selasa (31/5/2022).

Dia menjelaskan, ketentuan tersebut tertuang dalam Pasal 5 Ayat 4 dan Pasal 32 Ayat 2 PermenPAN-RB Nomor 20 Tahun 2022. Dia menyebutkan, seleksi kompetensi bagi pelamar prioritas II yaitu honorer K2 dan guru honorer non K2 di sekolah negeri hanya dilakukan dengan menilai kesesuaian kualifikasi akademik, kompetensi, kinerja, dan pemeriksaan latar belakang (background check).

Langkah tersebut menurut Nunuk, sebagai penghargaan terhadap guru honorer K2 maupun non K2 yang memiliki masa pengabdian minimal tiga tahun. Nunuk pun meminta para guru honorer negeri untuk memahami benar-benar isi PermenPAN-RB Nomor 20 Tahun 2022. Regulasi tersebut sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada guru honorer. (esy/jpnn)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

Arsenal Bantai Leicester

Inter Menang Tipis Atas Lecce

Awal Manis Milan

PSG Pesta Gol

City Benamkan Bournemouth

/