alexametrics
27 C
Medan
Thursday, August 18, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Tapteng Terpilih Sasaran Program Sekolah Penggerak

iklan-usi

TAPTENG, METRODAILY – Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terpilih sebagai sasaran Program Sekolah Penggerak dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek).

Program ini bertujuan untuk mempercepat peningkatan mutu pendidikan di daerah yang dimaksud.

Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani telah menandatangani Nota Kesepakatan tentang Penyelenggaraan Program Sekolah Penggerak bersama Kemendikbud-Ristek melalui Direktorat Jenderal PAUD Dikdas, dan Dikmen Kemendikbud-Ristek di Ruangan Garuda Kantor Bupati Tapteng, di Pandan, Selasa (25/1/2022).

Nota kesepakatan ini bertujuan untuk terjalinnya kerjasama strategis yang berkesinambungan dalam penyelenggaraan Program Sekolah Penggerak di Kabupaten Tapanuli Tengah guna terwujudnya visi dan misi Tapteng, yaitu masyarakat Tapanuli Tengah yang berkarakter, mandiri, berakhlaq, dan berkeadilan yang sejahtera.

Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani menyambut baik ditetapkannya Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai salah satu daerah terpilih sebagai sasaran Program Sekolah Penggerak oleh Kemendikbud Ristek.

“Kami memahami kontribusi Program Sekolah Penggerak sebagai upaya dalam mendorong percepatan layanan pendidikan yang bermutu di satuan pendidikan. Ini sebagai upaya kita bersama untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Tapanuli Tengah,” kata Bupati.

Harapannya, Program Sekolah Penggerak ini dapat mempercepat kemajuan pendidikan yang bermutu di Tapteng, guna terwujudnya visi dan misi Pemkab Tapteng yang berkarakter, mandiri, berakhlak, dan berkeadilan yang sejahtera.

Diketahui, Program Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.

Baca Juga :  Warga Tapteng Ditemukan Tewas Tergilas Kereta Api

Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter. Diawali dengan sumber daya manusia (SDM) yang unggul (kepala sekolah dan guru).

Program Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya.

Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju.

Program ini dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Program Sekolah Penggerak.

Sedangkan manfaat program ini untuk Pemerintah Daerah diantaranya, meningkatkan kompetensi SDM di sekolah, mempercepat peningkatan mutu pendidikan, menjadi daerah rujukan praktek baik dalam pengembangan sekolah penggerak.

Sedangkan manfaat program ini untuk sekolah, yaitu untuk meningkatkan hasil mutu pendidikan dalam kurun waktu 3 tahun ajaran. Kemudian, percepatan digitalisasi sekolah, serta percepatan profil pelajar Pancasila.

Selain itu, sekolah mendapatkan pendampingan intensif untuk transformasi sekolah.

Sekolah juga memperoleh tambahan anggaran untuk pembelian bahan ajar bagi pembelajaran dengan paradigma baru.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kadis Pendidikan Tapteng Boy Rahman Hasibuan, S.IP, M.AP, dari LPMP Provinsi Sumatera Utara, Widyaprada, Koordinator PSP Tapteng, Rubiyanti Dalimunthe, dan Anggota. (ts) 

TAPTENG, METRODAILY – Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terpilih sebagai sasaran Program Sekolah Penggerak dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek).

Program ini bertujuan untuk mempercepat peningkatan mutu pendidikan di daerah yang dimaksud.

Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani telah menandatangani Nota Kesepakatan tentang Penyelenggaraan Program Sekolah Penggerak bersama Kemendikbud-Ristek melalui Direktorat Jenderal PAUD Dikdas, dan Dikmen Kemendikbud-Ristek di Ruangan Garuda Kantor Bupati Tapteng, di Pandan, Selasa (25/1/2022).

Nota kesepakatan ini bertujuan untuk terjalinnya kerjasama strategis yang berkesinambungan dalam penyelenggaraan Program Sekolah Penggerak di Kabupaten Tapanuli Tengah guna terwujudnya visi dan misi Tapteng, yaitu masyarakat Tapanuli Tengah yang berkarakter, mandiri, berakhlaq, dan berkeadilan yang sejahtera.

Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani menyambut baik ditetapkannya Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai salah satu daerah terpilih sebagai sasaran Program Sekolah Penggerak oleh Kemendikbud Ristek.

“Kami memahami kontribusi Program Sekolah Penggerak sebagai upaya dalam mendorong percepatan layanan pendidikan yang bermutu di satuan pendidikan. Ini sebagai upaya kita bersama untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Tapanuli Tengah,” kata Bupati.

Harapannya, Program Sekolah Penggerak ini dapat mempercepat kemajuan pendidikan yang bermutu di Tapteng, guna terwujudnya visi dan misi Pemkab Tapteng yang berkarakter, mandiri, berakhlak, dan berkeadilan yang sejahtera.

Diketahui, Program Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.

Baca Juga :  Beat Vs Innova, Pemuda Tapteng Patah Kaki

Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter. Diawali dengan sumber daya manusia (SDM) yang unggul (kepala sekolah dan guru).

Program Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya.

Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju.

Program ini dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Program Sekolah Penggerak.

Sedangkan manfaat program ini untuk Pemerintah Daerah diantaranya, meningkatkan kompetensi SDM di sekolah, mempercepat peningkatan mutu pendidikan, menjadi daerah rujukan praktek baik dalam pengembangan sekolah penggerak.

Sedangkan manfaat program ini untuk sekolah, yaitu untuk meningkatkan hasil mutu pendidikan dalam kurun waktu 3 tahun ajaran. Kemudian, percepatan digitalisasi sekolah, serta percepatan profil pelajar Pancasila.

Selain itu, sekolah mendapatkan pendampingan intensif untuk transformasi sekolah.

Sekolah juga memperoleh tambahan anggaran untuk pembelian bahan ajar bagi pembelajaran dengan paradigma baru.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kadis Pendidikan Tapteng Boy Rahman Hasibuan, S.IP, M.AP, dari LPMP Provinsi Sumatera Utara, Widyaprada, Koordinator PSP Tapteng, Rubiyanti Dalimunthe, dan Anggota. (ts) 

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/