alexametrics
23.9 C
Medan
Saturday, August 13, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Polemik Honor di SMKN 2 Siantar Tertunggak Gaji

Bintang Tumanggor Berdalih Tunjangan Honor Dibayarkan Bersamaan Dana Bos

SIANTAR, METRODAILY – Mantan Plt Kepala SMK Negeri 2 Pematangsiantar Bintang Tumanggor membenarkan bahwa guru honor belum menerima tunjangan dari Dana Pendidikan yang dipungut dari siswa. Rencananya tunjangan tersebut dibayarkan saat BOS tahap II cair.

“Jadi memang belum gajian dari BOS dan dari dana pendidikan itu. Nanti bersamaan diberikan,” katanya saat dihubungi melalui pesan whatsapp.

Pria yang saat ini dipercaya menjadi Plh Kepala SMA Negeri 3 Pematangsiantar ini menilai kurang etis jika hanya membayar tunjangan guru honor dari Dana Pendidikan, sementara honor dari BOS belum cair.

Diperoleh informasi, Dana Pendidikan yang dipungut dari orangtua siswa, sesuai hasil rapat peruntukannya untuk tunjangan 55 honor, termasuk guru, petugas kebersihan, petugas keamanan dan termasuk biaya operasional Kepala Sekolah sebesar Rp1.250.000 per bulan.

Sebelumnya, beberapa guru honor di SMK Negeri 2 Pematangsiantar mengaku gelisah setelah Janner Simanullang dilantik menjadi Kepala SMKN 2 Pematangsiantar menggantikan Bintang Tumanggor.

Kondisi ini membuat beberapa guru honor khawatir. Pasalnya, para guru honor di SMKN 2 selama kepemimpinan Bintang Tumanggor, sudah tiga bulan menunggak gaji dan tunjangan dari Dana Komite. Terhitung mulai bulai April hingga Juni.

Baca Juga :  Universitas Negeri Pertama di Tabagsel

Pasalnya, setelah diputuskan memungut dana pendidikan dari orangtua siswa dengan tujuan untuk menambahkan kesejahteraan guru honor, sejak April para guru honor belum menerima sepeser pun.

Ditemui di bilangan Jalan Asahan, Kecamatan Siantar Timur, Rabu (20/7) para guru honor menjelaskan, gaji guru yang belum dibayarkan itu bersumber dari Dana Pendidikan yang dipungut dari siswa.

Menurut mereka, ada total 1.131 siswa kelas XI dan XII yang sudah seharusnya melunaskan Dana Pendidikan saat penaikan kelas dan kelulusan pada Mei dan Juni lalu. Dengan rincian per siswa Rp75.000. Diperkirakan total Dana Pendidikan yang terkumpul Rp254 juta lebih. Sementara Kelas X, siswa baru sebanyak 570 orang juga sudah disetor Dana Pendidikan untuk Juli-Agustus saat pendaftaran. Totalnya sekitar Rp85 juta lebih.

Saat rapat penetapan penggunaaan dana pendidikan yang dilaksanakan di bulan Maret tahun 2022, kepala sekolah bersama tim manajemen keuangan dana pendidikan mempersentasikan bahwa gaji honor dan tunjangan bagi para petugas kebersihan, keamanan, di akomodir dari Dana Pendidikan. Termasuk biaya operasional kepada sekolah, wakil kepala sekolah dan manajemen mutu.(esa)

SIANTAR, METRODAILY – Mantan Plt Kepala SMK Negeri 2 Pematangsiantar Bintang Tumanggor membenarkan bahwa guru honor belum menerima tunjangan dari Dana Pendidikan yang dipungut dari siswa. Rencananya tunjangan tersebut dibayarkan saat BOS tahap II cair.

“Jadi memang belum gajian dari BOS dan dari dana pendidikan itu. Nanti bersamaan diberikan,” katanya saat dihubungi melalui pesan whatsapp.

Pria yang saat ini dipercaya menjadi Plh Kepala SMA Negeri 3 Pematangsiantar ini menilai kurang etis jika hanya membayar tunjangan guru honor dari Dana Pendidikan, sementara honor dari BOS belum cair.

Diperoleh informasi, Dana Pendidikan yang dipungut dari orangtua siswa, sesuai hasil rapat peruntukannya untuk tunjangan 55 honor, termasuk guru, petugas kebersihan, petugas keamanan dan termasuk biaya operasional Kepala Sekolah sebesar Rp1.250.000 per bulan.

Sebelumnya, beberapa guru honor di SMK Negeri 2 Pematangsiantar mengaku gelisah setelah Janner Simanullang dilantik menjadi Kepala SMKN 2 Pematangsiantar menggantikan Bintang Tumanggor.

Kondisi ini membuat beberapa guru honor khawatir. Pasalnya, para guru honor di SMKN 2 selama kepemimpinan Bintang Tumanggor, sudah tiga bulan menunggak gaji dan tunjangan dari Dana Komite. Terhitung mulai bulai April hingga Juni.

Baca Juga :  Hari Ini, Humbahas Kembali Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh

Pasalnya, setelah diputuskan memungut dana pendidikan dari orangtua siswa dengan tujuan untuk menambahkan kesejahteraan guru honor, sejak April para guru honor belum menerima sepeser pun.

Ditemui di bilangan Jalan Asahan, Kecamatan Siantar Timur, Rabu (20/7) para guru honor menjelaskan, gaji guru yang belum dibayarkan itu bersumber dari Dana Pendidikan yang dipungut dari siswa.

Menurut mereka, ada total 1.131 siswa kelas XI dan XII yang sudah seharusnya melunaskan Dana Pendidikan saat penaikan kelas dan kelulusan pada Mei dan Juni lalu. Dengan rincian per siswa Rp75.000. Diperkirakan total Dana Pendidikan yang terkumpul Rp254 juta lebih. Sementara Kelas X, siswa baru sebanyak 570 orang juga sudah disetor Dana Pendidikan untuk Juli-Agustus saat pendaftaran. Totalnya sekitar Rp85 juta lebih.

Saat rapat penetapan penggunaaan dana pendidikan yang dilaksanakan di bulan Maret tahun 2022, kepala sekolah bersama tim manajemen keuangan dana pendidikan mempersentasikan bahwa gaji honor dan tunjangan bagi para petugas kebersihan, keamanan, di akomodir dari Dana Pendidikan. Termasuk biaya operasional kepada sekolah, wakil kepala sekolah dan manajemen mutu.(esa)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/