alexametrics
31.7 C
Medan
Monday, August 15, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Murid Tak Lancar Baca Membaca, Bupati Labura Ancam Kasek dan 11 Guru SDN

iklan-usi

LABURA, METRODAILY.id – Sejumlah murid SD Negeri 118423 Bulu Inas, Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kualuh Hulu ditemukan tidak tahu membaca, menulis dan berhitung (Balistung).

Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) yang berang, mengancam Kepala Sekolah dan 11 guru di SDN itu dengan memberikan waktu sebulan agar para murid lancar balistung.

Bupati Labura, Hendriyanto Sitorus SE MM dan Wakil Bupati H Samsul Tanjung ST MH didampingi Sekda Labura H Muhammad Suib SPd MM langsung bergerak cepat dengan menggelar rapat terbatas bersama Dinas Pendidikan dan UPTD satuan pendidikan SD Negeri 118423 Bulu Inas Desa Kuala Beringin Kecamatan Kualuh Hulu di Aula Ridho Yaman Kantor Bupati Labuhanbatu Utara, baru-baru ini.

Rapat terbatas itu digelar setelah Bupati mendapatkan laporan dari Sekda bahwa pada hari Kamis (16/9) Wakil Bupati didampingi Sekda, Kepala BKD Dra Susi Asmarani MSi, Kepala Dinas Pendidikan H. Suryaman MPd telah melakukan inspeksi mendadak ke UPTD satuan pendidikan SD Negeri 118423 Bulu Inas Desa Kuala Beringin.

Dari hasil sidak yang dipimpin langsung Wakil Bupati H. Samsul Tanjung, pada hari itu tidak ada proses kegiatan belajar mengajar dan tidak adanya guru atau tenaga pengajar di SD Negeri 118423 Bulu Inas.

Wabup juga menemukan keterlambatan datangnya kepala sekolah/kepala UPTD SDN tersebut dengan alasan beliau melakukan suntik vaksinasi di Puskesmas Londut.

Pada sidak tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan Labura Mujiono meminta agar tenaga pengajar menghadirkan beberapa murid untuk diuji membaca, menulis dan berhitung (Balistung).

Baca Juga :  Simalungun Mulai PTM Terbatas

Berdasarkan hasil uji Balistung tersebut, didapati masih adanya murid yang tidak lancar membaca dan menulis serta berhitung.

Atas laporan dari Sekda, sehari kemudian Bupati langsung memerintahkan menggelar rapat kepada pihak sekolah beserta guru-guru yang bertugas di SDN itu.

Pada rapat itu Bupati merasa sangat kecewa dan marah langsung memerintahkan kepada kepala sekolah dan guru tenaga pengajar agar membuat komitmen atau surat pernyataan dalam waktu 1 bulan para murid-murid  sudah lancar Balistung.

“Saya merasa kecewa atas apa yang telah terjadi di SD Negeri Bulu Inas telah ditemukan ada beberapa murid yang kurang lancar membaca dan berhitung”, ujar Bupati.

Bupati juga mengancam kepada 11 guru/tenaga didik yang bertugas di SDN tersebut, bahwa guru atau tenaga pengajar di SDN itu berjumlah  11 orang, 2 diantaranya berstatus ASN, 2 orang bersetatus CPNS, 7 orang berstatus honor.

“Apabila dalam waktu 1 bulan kedepan anak-anak SDN Bulu Inas masih tidak lancar membaca dan berhitung, saya akan memecat guru yang bersetatus honor, bagi ASN akan saya pindahkan, dan CPNS akan saya pastikan tidak mendapatkan 100 persen PNS-nya,”  ucap Bupati.(st)

Keterangan poto : Situasi rapat terbatas di kantor Bupati Labura terhadap para guru di SDN 118423 Bulu Inas. (istimewa)

LABURA, METRODAILY.id – Sejumlah murid SD Negeri 118423 Bulu Inas, Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kualuh Hulu ditemukan tidak tahu membaca, menulis dan berhitung (Balistung).

Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) yang berang, mengancam Kepala Sekolah dan 11 guru di SDN itu dengan memberikan waktu sebulan agar para murid lancar balistung.

Bupati Labura, Hendriyanto Sitorus SE MM dan Wakil Bupati H Samsul Tanjung ST MH didampingi Sekda Labura H Muhammad Suib SPd MM langsung bergerak cepat dengan menggelar rapat terbatas bersama Dinas Pendidikan dan UPTD satuan pendidikan SD Negeri 118423 Bulu Inas Desa Kuala Beringin Kecamatan Kualuh Hulu di Aula Ridho Yaman Kantor Bupati Labuhanbatu Utara, baru-baru ini.

Rapat terbatas itu digelar setelah Bupati mendapatkan laporan dari Sekda bahwa pada hari Kamis (16/9) Wakil Bupati didampingi Sekda, Kepala BKD Dra Susi Asmarani MSi, Kepala Dinas Pendidikan H. Suryaman MPd telah melakukan inspeksi mendadak ke UPTD satuan pendidikan SD Negeri 118423 Bulu Inas Desa Kuala Beringin.

Dari hasil sidak yang dipimpin langsung Wakil Bupati H. Samsul Tanjung, pada hari itu tidak ada proses kegiatan belajar mengajar dan tidak adanya guru atau tenaga pengajar di SD Negeri 118423 Bulu Inas.

Wabup juga menemukan keterlambatan datangnya kepala sekolah/kepala UPTD SDN tersebut dengan alasan beliau melakukan suntik vaksinasi di Puskesmas Londut.

Pada sidak tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan Labura Mujiono meminta agar tenaga pengajar menghadirkan beberapa murid untuk diuji membaca, menulis dan berhitung (Balistung).

Baca Juga :  Haflahtu At-Takharruj Angkatan XXXI Ponpes Modern Al-Kautsar Dihadiri RHS

Berdasarkan hasil uji Balistung tersebut, didapati masih adanya murid yang tidak lancar membaca dan menulis serta berhitung.

Atas laporan dari Sekda, sehari kemudian Bupati langsung memerintahkan menggelar rapat kepada pihak sekolah beserta guru-guru yang bertugas di SDN itu.

Pada rapat itu Bupati merasa sangat kecewa dan marah langsung memerintahkan kepada kepala sekolah dan guru tenaga pengajar agar membuat komitmen atau surat pernyataan dalam waktu 1 bulan para murid-murid  sudah lancar Balistung.

“Saya merasa kecewa atas apa yang telah terjadi di SD Negeri Bulu Inas telah ditemukan ada beberapa murid yang kurang lancar membaca dan berhitung”, ujar Bupati.

Bupati juga mengancam kepada 11 guru/tenaga didik yang bertugas di SDN tersebut, bahwa guru atau tenaga pengajar di SDN itu berjumlah  11 orang, 2 diantaranya berstatus ASN, 2 orang bersetatus CPNS, 7 orang berstatus honor.

“Apabila dalam waktu 1 bulan kedepan anak-anak SDN Bulu Inas masih tidak lancar membaca dan berhitung, saya akan memecat guru yang bersetatus honor, bagi ASN akan saya pindahkan, dan CPNS akan saya pastikan tidak mendapatkan 100 persen PNS-nya,”  ucap Bupati.(st)

Keterangan poto : Situasi rapat terbatas di kantor Bupati Labura terhadap para guru di SDN 118423 Bulu Inas. (istimewa)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

Arsenal Bantai Leicester

Inter Menang Tipis Atas Lecce

Awal Manis Milan

PSG Pesta Gol

City Benamkan Bournemouth

/