alexametrics
25.6 C
Medan
Tuesday, August 16, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Program Mahasiswa Merdeka: Bisa Pilih 5.000 Mata Kuliah

iklan-usi

JAKARTA, METRODAILY.id – Lewat program Pertukaran Mahasiswa Merdeka yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), mahasiswa bisa merasakan kuliah di kampus lain. Kali ini, mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan di kampus, dengan 5 ribu pilihan mata kuliah, bahkan bisa kuliah di kampus di luar pulau domisili.

Mendikbud Ristek Nadiem Makarim mengatakan, targetnya ada 20.000 mahasiswa yang lolos seleksi akan mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Peserta dijanjikan mendapat pengalaman berharga.

“Dari pertemuan dan perkenalan tersebut, kalian akan bersama-sama belajar menghargai perbedaan, dan merayakan keberagaman. Semua itu kalian lakukan sambil mengikuti perkuliahan,” terang Nadiem dilansir dari laman Kemdikbud.

Pendaftaran program ini akan dibuka mulai 14 sampai 27 Juni 2021. Pendaftaran bisa dilakukan melalui laman Pertukaran Mahasiswa Merdeka di https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/web/pertukaranMahasiswaMerdeka2021.

Nadiem mengatakan, program ini menjadi peluang bagi mahasiswa memperluas jaringan dengan puluhan ribu mahasiswa dari 288 perguruan tinggi yang sudah mendaftar.

Kemudian, dengan berkuliah tatap muka terbatas di tempat tujuan, maka mahasiswa dapat mengeksplorasi keragaman daerah sekaligus berkuliah secara daring untuk mengikuti 5.000 mata kuliah yang ditawarkan ratusan perguruan tinggi.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Nizam menambahkan, melalui program ini, para mahasiswa bisa merasakan belajar di universitas lain. Misalnya, mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo, bisa merasakan belajar di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.

Baca Juga :  Menteri Nadiem Luncurkan Panduan Sekolah Tatap Muka

“Adik-adik akan mempunyai sahabat-sahabat baru, merasakan suasana perkuliahan yang baru, mempunyai keluarga baru, dan berkenalan dengan sahabat-sahabat, menciptakan persahabatan dari satu kota ke kota lain,” ungkap Nizam.

Nizam juga menjelaskan melalui pertukaran mahasiswa merdeka, mahasiswa bisa belajar perkuliahan mendapatkan sistem kredit semester (SKS) maksimal 20 SKS di perguruan tinggi mitra. Selain itu, akan mendapatkan program pengayaan yang disiapkan oleh ribuan dosen yang berdedikasi penuh untuk membangun softskills, kompetensi, dan semangat kebersamaan.

Direktur Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Larso mengatakan bahwa di era globalisasi ini, lokalitas menemukan maknanya.

Ia yakin bahwa keberagaman merupakan sumber kreativitas, inovasi, dan keunggulan. “LPDP mendukung program Kemendikbudristek terutama Kampus Merdeka yang menyasar masalah-masalah yang dihadapi kawan-kawan yang ada di program S1,” jelas Dwi.

Mulai 2021, LPDP tidak hanya mendukung program S2 dan S3 tetapi juga program S1 termasuk pendidikan vokasi dan Kampus Merdeka. Pihaknya menyadari bahwa program Pertukaran Mahasiswa Merdeka adalah program yang ditunjukkan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan pengetahuan, skills, dan attitude.

“Karena mereka akan menemukan berbagai pengalaman dan budaya baru. Ini adalah ‘senjata’ teman-teman untuk menghadapi persaingan global ke depan,” ucap Dwi Larso. (kps)

JAKARTA, METRODAILY.id – Lewat program Pertukaran Mahasiswa Merdeka yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), mahasiswa bisa merasakan kuliah di kampus lain. Kali ini, mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan di kampus, dengan 5 ribu pilihan mata kuliah, bahkan bisa kuliah di kampus di luar pulau domisili.

Mendikbud Ristek Nadiem Makarim mengatakan, targetnya ada 20.000 mahasiswa yang lolos seleksi akan mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Peserta dijanjikan mendapat pengalaman berharga.

“Dari pertemuan dan perkenalan tersebut, kalian akan bersama-sama belajar menghargai perbedaan, dan merayakan keberagaman. Semua itu kalian lakukan sambil mengikuti perkuliahan,” terang Nadiem dilansir dari laman Kemdikbud.

Pendaftaran program ini akan dibuka mulai 14 sampai 27 Juni 2021. Pendaftaran bisa dilakukan melalui laman Pertukaran Mahasiswa Merdeka di https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/web/pertukaranMahasiswaMerdeka2021.

Nadiem mengatakan, program ini menjadi peluang bagi mahasiswa memperluas jaringan dengan puluhan ribu mahasiswa dari 288 perguruan tinggi yang sudah mendaftar.

Kemudian, dengan berkuliah tatap muka terbatas di tempat tujuan, maka mahasiswa dapat mengeksplorasi keragaman daerah sekaligus berkuliah secara daring untuk mengikuti 5.000 mata kuliah yang ditawarkan ratusan perguruan tinggi.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Nizam menambahkan, melalui program ini, para mahasiswa bisa merasakan belajar di universitas lain. Misalnya, mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo, bisa merasakan belajar di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.

Baca Juga :  ASN Berpeluang Peroleh Beasiswa S2 ke Jepang, Minat?

“Adik-adik akan mempunyai sahabat-sahabat baru, merasakan suasana perkuliahan yang baru, mempunyai keluarga baru, dan berkenalan dengan sahabat-sahabat, menciptakan persahabatan dari satu kota ke kota lain,” ungkap Nizam.

Nizam juga menjelaskan melalui pertukaran mahasiswa merdeka, mahasiswa bisa belajar perkuliahan mendapatkan sistem kredit semester (SKS) maksimal 20 SKS di perguruan tinggi mitra. Selain itu, akan mendapatkan program pengayaan yang disiapkan oleh ribuan dosen yang berdedikasi penuh untuk membangun softskills, kompetensi, dan semangat kebersamaan.

Direktur Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Larso mengatakan bahwa di era globalisasi ini, lokalitas menemukan maknanya.

Ia yakin bahwa keberagaman merupakan sumber kreativitas, inovasi, dan keunggulan. “LPDP mendukung program Kemendikbudristek terutama Kampus Merdeka yang menyasar masalah-masalah yang dihadapi kawan-kawan yang ada di program S1,” jelas Dwi.

Mulai 2021, LPDP tidak hanya mendukung program S2 dan S3 tetapi juga program S1 termasuk pendidikan vokasi dan Kampus Merdeka. Pihaknya menyadari bahwa program Pertukaran Mahasiswa Merdeka adalah program yang ditunjukkan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan pengetahuan, skills, dan attitude.

“Karena mereka akan menemukan berbagai pengalaman dan budaya baru. Ini adalah ‘senjata’ teman-teman untuk menghadapi persaingan global ke depan,” ucap Dwi Larso. (kps)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/