alexametrics
25.7 C
Medan
Saturday, August 20, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Telat Terima Surat Edaran, SMPN 1 Panyabungan Hentikan PTM Hari Ini

iklan-usi

MADINA, METRODAILY – Pembelajaran tatap muka atau PTM di Kabupaten Mandailing Natal dihentikan mulai Senin (14/2/2022). Kebijakan ini diberlakukan sampai batas yang belum ditentukan. Pembatasan tersebut sebagai pengendalian penyebaran virus varian Omicron di Mandailing Natal.

Namun hari Senin, SLTP Negeri 1 Panyabungan masih melaksanakan pembelajaran tatap muka. Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Panyabungan Siti Fatimah menyebutkan surat edaran tentang TTM baru diterima hari Sabtu sehingga belum sempat disampaikan kepada siswa dan guru.

“Suratnya baru kita terima hari Sabtu, belum sempat kita sampaikan kepada guru dan siswa jadi rencananya baru diberlakukan mulai Selasa besok,” Siti Aminah menjelaskan kepada media, Senin.

Siti Fatimah menambahkan pembelajaran secara daring sangat menyulitkan sekolah, karena siswa yang memiliki handphone Android sangat terbatas.

“Siswa yang memiliki HP Android hanya sekitar 10 persen jadi pembelajaran secara daring tidak mungkin dilaksanakan, hari ini kita akan rapatkan bersama guru-guru kelas agar pembelajaran sistem luring lebih dimaksimalkan,” ujar Siti Fatimah.

Baca Juga :  35 Dosen dan 44 Mahasiswa UNA Lulus Program Kampus Mengajar

Salah satu siswa SMP Negeri 1 Panyabungan, Muhammad Fauzan Lubis, juga mengeluhkan sistem pembelajaran secara daring karena pelajaran sulit dimengerti.

“Maunya ke sekolah, Pak. Kalau daring susah ah susahnya pelajarannya tidak dimengerti pak nggak bisa menanya belajarlah dari lagi kecewa,” ungkap siswa kelas 9 SMP Negeri 1 Panyabungan ini.

Diberitakan sebelumnya, penghentian PTM di Madina sesuai surat Bupati Mandailing Natal nomor 360/ 0460/BPBD/2022 tanggal 11 Februari 2022 tentang pengendalian penyebaran Covid-19 varian Omicron.

Poin nomor satu dalam surat bupati tersebut menyebutkan, PTM terbatas dilaksanakan secara hybrid (50 persen daring dan 50 persen luring), pada satuan pendidikan yang ada di wilayah Kabupaten Mandailing Natal terhitung mulai hari ini sampai pemberitahuan selanjutnya. (rs/act)

MADINA, METRODAILY – Pembelajaran tatap muka atau PTM di Kabupaten Mandailing Natal dihentikan mulai Senin (14/2/2022). Kebijakan ini diberlakukan sampai batas yang belum ditentukan. Pembatasan tersebut sebagai pengendalian penyebaran virus varian Omicron di Mandailing Natal.

Namun hari Senin, SLTP Negeri 1 Panyabungan masih melaksanakan pembelajaran tatap muka. Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Panyabungan Siti Fatimah menyebutkan surat edaran tentang TTM baru diterima hari Sabtu sehingga belum sempat disampaikan kepada siswa dan guru.

“Suratnya baru kita terima hari Sabtu, belum sempat kita sampaikan kepada guru dan siswa jadi rencananya baru diberlakukan mulai Selasa besok,” Siti Aminah menjelaskan kepada media, Senin.

Siti Fatimah menambahkan pembelajaran secara daring sangat menyulitkan sekolah, karena siswa yang memiliki handphone Android sangat terbatas.

“Siswa yang memiliki HP Android hanya sekitar 10 persen jadi pembelajaran secara daring tidak mungkin dilaksanakan, hari ini kita akan rapatkan bersama guru-guru kelas agar pembelajaran sistem luring lebih dimaksimalkan,” ujar Siti Fatimah.

Baca Juga :  PTM Terbatas Boleh Buka di PPKM Level 1-3

Salah satu siswa SMP Negeri 1 Panyabungan, Muhammad Fauzan Lubis, juga mengeluhkan sistem pembelajaran secara daring karena pelajaran sulit dimengerti.

“Maunya ke sekolah, Pak. Kalau daring susah ah susahnya pelajarannya tidak dimengerti pak nggak bisa menanya belajarlah dari lagi kecewa,” ungkap siswa kelas 9 SMP Negeri 1 Panyabungan ini.

Diberitakan sebelumnya, penghentian PTM di Madina sesuai surat Bupati Mandailing Natal nomor 360/ 0460/BPBD/2022 tanggal 11 Februari 2022 tentang pengendalian penyebaran Covid-19 varian Omicron.

Poin nomor satu dalam surat bupati tersebut menyebutkan, PTM terbatas dilaksanakan secara hybrid (50 persen daring dan 50 persen luring), pada satuan pendidikan yang ada di wilayah Kabupaten Mandailing Natal terhitung mulai hari ini sampai pemberitahuan selanjutnya. (rs/act)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/