Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pertama di Indonesia, Rico Waas Luncurkan Medan Rabu Walk-In Interview

Admin Metro Daily • Kamis, 5 Maret 2026 | 09:25 WIB

 

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meluncurkan program Medan Rabu Walk-In Interview di Mal Pelayanan Publik Medan, Rabu (4/3/2026), yang memungkinkan pencari kerja melakukan wawancara langsung.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meluncurkan program Medan Rabu Walk-In Interview di Mal Pelayanan Publik Medan, Rabu (4/3/2026), yang memungkinkan pencari kerja melakukan wawancara langsung.

Pencari Kerja Bisa Wawancara Langsung Tiap Pekan

 

MEDAN, METRODAILY — Pemerintah Kota Medan meluncurkan program Medan Rabu Walk-In Interview, inovasi layanan ketenagakerjaan yang memungkinkan pencari kerja melakukan wawancara langsung dengan perusahaan setiap pekan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Medan.

Program yang disebut sebagai yang pertama di Indonesia ini diluncurkan langsung Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di MPP Medan, Jalan Iskandar Muda, Rabu (4/3/2026).

“Alhamdulillah, hari ini kita hadir dalam launching Medan Rabu Walk-In Interview. Insyaallah berjalan lancar, membawa manfaat dan dampak baik bagi masyarakat di Kota Medan,” kata Rico Waas.

Menurut Rico, langkah yang digagas Dinas Ketenagakerjaan tersebut merupakan terobosan untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan peluang kerja.

Ia menilai pemerintah tidak boleh hanya menghadirkan bursa kerja secara insidental seperti career expo, tetapi harus menyediakan akses yang rutin dan mudah dijangkau masyarakat.

“Tidak hanya dalam acara tertentu seperti expo atau career expo, tetapi ini menjadi kegiatan rutin. Masyarakat lama-kelamaan akan paham, kalau ingin mencari kerja hari Rabu pasti ada. Datang saja ke MPP,” ujarnya.

222 Lowongan dari Enam Perusahaan

Pada pelaksanaan perdana, program tersebut menyediakan 222 lowongan kerja dengan 27 posisi jabatan dari enam perusahaan.

Perusahaan yang berpartisipasi antara lain PT PP London Sumatera Indonesia Tbk, RS Hermina Medan, Koki Sunda Abadi, PT Union Confectinary, PT Beran Solusindo Pratama, dan PT Pesonna Optima Jasa.

Rico Waas menilai kesempatan tersebut harus dimanfaatkan masyarakat secara optimal.

“Ini menjadi kesempatan baik bagi masyarakat Kota Medan untuk hadir dan langsung walk-in interview. Isu pencarian kerja ini menjadi hal yang tidak bisa tidak kita perhatikan karena memang menjadi isu penting bagi masyarakat,” katanya.

Permudah Akses Informasi Kerja

Pemko Medan, lanjut Rico, berkomitmen tidak hanya memperbanyak lapangan pekerjaan tetapi juga mempermudah akses informasi bagi masyarakat.

Ia menilai selama ini banyak peluang kerja tersedia, namun sering kali tidak diketahui pencari kerja.

“Komitmen kita bagaimana akses lapangan pekerjaan itu dipermudah. Jangan sampai lowongan ada, tetapi masyarakat tidak tahu di mana mencarinya,” tegasnya.

Tingkatkan Kualitas Pencari Kerja

Rico juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan kepercayaan diri para pencari kerja.

Pemko Medan, kata dia, akan terus mendorong kolaborasi dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Medan untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja, mulai dari kemampuan komunikasi, penguasaan bahasa asing, hingga keterampilan teknis seperti penggunaan perangkat lunak.

“Yang terpenting adalah kualitas. Siapkan juga diri. Kalau kita yakin punya skill dan kapasitas, insyaallah bisa diterima dengan baik,” pesannya.

Ia juga membuka kemungkinan program ini diperluas ke wilayah lain di Kota Medan agar menjangkau masyarakat hingga kawasan utara dan pinggiran kota.

Target 10.000 Penempatan Kerja

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Ramaddan mengatakan program Medan Rabu Walk-In Interview digelar untuk mendukung visi Pemko Medan dalam menekan angka pengangguran.

Pemko Medan menargetkan 10.000 penempatan tenaga kerja setiap tahun melalui berbagai program ketenagakerjaan.

Menurutnya, program ini memberikan kemudahan akses pasar kerja karena pencari kerja dapat langsung bertemu dan diwawancarai oleh pihak perusahaan.

“Jika selama ini masyarakat mengeluhkan sulitnya mendapatkan panggilan kerja meski sudah melamar, melalui walk-in interview mereka bisa langsung bertemu perusahaan,” katanya.

Ramaddan juga melaporkan capaian kegiatan sebelumnya, yakni Medan Career Expo, yang telah menghasilkan 828 orang diterima bekerja. Angka tersebut diperkirakan masih akan meningkat dan berpotensi menembus lebih dari 1.000 orang, terutama setelah Lebaran.

Selain itu, hingga Februari 2026 sebanyak 460 tenaga kerja telah difasilitasi bekerja ke luar negeri, terutama ke Malaysia dan beberapa negara lain melalui jalur prosedural untuk mencegah praktik perdagangan orang.

Dengan capaian tersebut, pihaknya optimistis target 10.000 penempatan tenaga kerja pada 2026 dapat tercapai bahkan berpotensi melampaui target.

“Belum ada program seperti ini. Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Pencari Kerja Sambut Positif

Salah seorang pencari kerja, Cantika Lola, lulusan Universitas Sumatera Utara, mengaku program tersebut sangat membantu para pencari kerja.

“Acara ini sangat bermanfaat bagi para pencari kerja seperti saya dan teman-teman. Informasinya juga mudah didapat karena dibagikan melalui media sosial,” katanya.

Ia berharap melalui program tersebut peluang untuk mendapatkan pekerjaan semakin terbuka.

“Semoga ke depannya saya bisa diterima kerja dan semakin banyak informasi yang memudahkan kami para pencari kerja,” ujarnya. (Rel)

 

Editor : Admin Metro Daily
#Rabu Walk In Interview #Wali Kota Medan Rico Waas