alexametrics
23.9 C
Medan
Saturday, August 13, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Demi Kuasai Harta, Cucu Nenek 97 Tahun

DAIRI, METRODAILY – Seorang cucu tega membunuh nenek kandungnya demi menguasai harta. Peristiwa itu terjadi di Dusun Lumban Simbolon, Desa Dolok Tolong, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi. Akibat perbuatannya itu, Rincon Manullang (42) harus mendekam di sel Mapolres Dairi.

Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman melalui Kasi Humas Iptu Doni Saleh menjelaskan, Selasa (24/5/2022), pihaknya mendapat laporan adanya dugaan tindak pidana pembunuhan atau pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang, di Dusun Lumban Simbolon, Desa Dolok Tolong, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi.

Korban Minta Siregar (97) warga Desa Sigalogu, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), baru seminggu tinggal di rumah anaknya di Dusun Lumban Simbolon.

Mendapat laporan tersebut, personel Polres Dairi dipimpin Kasat Reskrim AKP Rismanto J Purba langsung melakukan penyelidikan.
Keesokan harinya, Rabu (25/5) polisi mengamankan pelaku.

“Dalam tempo kurang dari 1 X 24 jam, kami berhasil mengamankan pelaku yang merupakan cucu korban,” kata Doni.
Setelah dilakukan penyelidikan, diperoleh fakta ternyata pembunuhan tersebut dilakukan pelaku untuk menguasai perhiasan dan uang milik korban.

Barang bukti yang diamankan dari pelaku, yakni seuntai kalung emas, 2 cincin emas, sebuah dompet dan uang tunai Rp610 ribu.

“Barang bukti disembunyikan pelaku di ladangnya, sekitar 4 kilometer dari lokasi kejadian dan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki, dan medannya menanjak juga curam,” terang Doni.

Untuk proses lebih lanjut dan hukum yang berlaku, pelaku dan barang bukti diamankan ke Polres Dairi.

Informasi lainnya dihimpun, pelaku membunuh korban dengan cara meninju dada, lalu menyeretnya di tanah hingga kehabisan napas..

Menurut Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Rismanto Purba, awalnya pelaku ingin mencuri di warung kerabatnya, yang saat itu tengah tutup.

Sebelum pembunuhan dan perampokan terjadi, korban sedang beristirahat di rumah anaknya, yang juga merupakan rumah pelaku.

Saat kejadian, di rumah itu hanya ada korban, Rincon Manullang dan anaknya. Rincon yang sudah berniat merampok, lantas menyuruh anaknya ke warung untuk membeli sabun cuci.

Baca Juga :  Penembakan Pria Muara Sipongi Dipicu Utang-Piutang

Setelah sepi, Rincon beranjak ke warung milik kerabatnya, yang ada di dekat rumah. Lalu, Rincon berusaha masuk ke warung, dengan cara memukul gembok yang menempel di pintu warung menggunakan batu.
Karena suara hantaman batu di gembok sangat keras, korban yang tengah beristirahat di teras rumah anaknya terbangun. Ia kaget melihat cucunya hendak mencuri.

“Karena korban hendak berteriak, pelaku langsung meninju dada korban,” kata Rismanto, Kamis (26/5/2022).

Lantaran kondisi korban yang sudah sepuh, wanita renta itu terjatuh ke tanah dengan napas tersengal.

Bukannya iba, Rincon malah kembali menghajar neneknya. Kemudian ia menyeret korban, lalu memelintir tangannya. Akibat tindak kekerasan itu, korban yang sudah tua akhirnya meninggal dunia.

Lalu pelaku mengambil kalung emas yang dikenakan neneknya. Dia juga mengambil sejumlah rokok yang ada di warung milik kerabatnya.
Usai membunuh neneknya, Rincon beranjak ke ladang. Di perjalanan menuju ladang, dia bertemu anaknya yang tadi disuruh membeli sabun. Rincon pun bersandiwara, seolah-olah tidak terjadi apa-apa di rumahnya.

Anak Rincon yang tiba di rumah, terkejut melihat buyutnya meninggal dunia. Sang anak kemudian memanggil Rincon. Saat itu, Rincon kembali bersandiwara. Ia berteriak seolah-olah syok menemukan neneknya meninggal dunia.

Setelah kejadian ini, polisi datang ke lokasi. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan menemukan sejumlah kejanggalan.
Berkat kerja keras polisi, diketahui pembunuh Minta Siregar tak lain cucunya sendiri, Rincon Manullang.

Atas perbuatannya, Rincon bakal disangkakan Pasal 365 jo Pasal 338 KUHPidana karena telah membunuh korban. ia kemungkinan akan mendekam di penjara selama 15 tahun lebih.

Pascakejadian, jenazah korban dibawa ke kampung halamannya di Desa Sigalogu, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbahas untuk dimakamkan. (net)

DAIRI, METRODAILY – Seorang cucu tega membunuh nenek kandungnya demi menguasai harta. Peristiwa itu terjadi di Dusun Lumban Simbolon, Desa Dolok Tolong, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi. Akibat perbuatannya itu, Rincon Manullang (42) harus mendekam di sel Mapolres Dairi.

Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman melalui Kasi Humas Iptu Doni Saleh menjelaskan, Selasa (24/5/2022), pihaknya mendapat laporan adanya dugaan tindak pidana pembunuhan atau pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang, di Dusun Lumban Simbolon, Desa Dolok Tolong, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi.

Korban Minta Siregar (97) warga Desa Sigalogu, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), baru seminggu tinggal di rumah anaknya di Dusun Lumban Simbolon.

Mendapat laporan tersebut, personel Polres Dairi dipimpin Kasat Reskrim AKP Rismanto J Purba langsung melakukan penyelidikan.
Keesokan harinya, Rabu (25/5) polisi mengamankan pelaku.

“Dalam tempo kurang dari 1 X 24 jam, kami berhasil mengamankan pelaku yang merupakan cucu korban,” kata Doni.
Setelah dilakukan penyelidikan, diperoleh fakta ternyata pembunuhan tersebut dilakukan pelaku untuk menguasai perhiasan dan uang milik korban.

Barang bukti yang diamankan dari pelaku, yakni seuntai kalung emas, 2 cincin emas, sebuah dompet dan uang tunai Rp610 ribu.

“Barang bukti disembunyikan pelaku di ladangnya, sekitar 4 kilometer dari lokasi kejadian dan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki, dan medannya menanjak juga curam,” terang Doni.

Untuk proses lebih lanjut dan hukum yang berlaku, pelaku dan barang bukti diamankan ke Polres Dairi.

Informasi lainnya dihimpun, pelaku membunuh korban dengan cara meninju dada, lalu menyeretnya di tanah hingga kehabisan napas..

Menurut Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Rismanto Purba, awalnya pelaku ingin mencuri di warung kerabatnya, yang saat itu tengah tutup.

Sebelum pembunuhan dan perampokan terjadi, korban sedang beristirahat di rumah anaknya, yang juga merupakan rumah pelaku.

Saat kejadian, di rumah itu hanya ada korban, Rincon Manullang dan anaknya. Rincon yang sudah berniat merampok, lantas menyuruh anaknya ke warung untuk membeli sabun cuci.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Temuan 34 Kg Sabu di Asahan, Barang Asal Malaysia Masuk Via Pelabuhan Tikus

Setelah sepi, Rincon beranjak ke warung milik kerabatnya, yang ada di dekat rumah. Lalu, Rincon berusaha masuk ke warung, dengan cara memukul gembok yang menempel di pintu warung menggunakan batu.
Karena suara hantaman batu di gembok sangat keras, korban yang tengah beristirahat di teras rumah anaknya terbangun. Ia kaget melihat cucunya hendak mencuri.

“Karena korban hendak berteriak, pelaku langsung meninju dada korban,” kata Rismanto, Kamis (26/5/2022).

Lantaran kondisi korban yang sudah sepuh, wanita renta itu terjatuh ke tanah dengan napas tersengal.

Bukannya iba, Rincon malah kembali menghajar neneknya. Kemudian ia menyeret korban, lalu memelintir tangannya. Akibat tindak kekerasan itu, korban yang sudah tua akhirnya meninggal dunia.

Lalu pelaku mengambil kalung emas yang dikenakan neneknya. Dia juga mengambil sejumlah rokok yang ada di warung milik kerabatnya.
Usai membunuh neneknya, Rincon beranjak ke ladang. Di perjalanan menuju ladang, dia bertemu anaknya yang tadi disuruh membeli sabun. Rincon pun bersandiwara, seolah-olah tidak terjadi apa-apa di rumahnya.

Anak Rincon yang tiba di rumah, terkejut melihat buyutnya meninggal dunia. Sang anak kemudian memanggil Rincon. Saat itu, Rincon kembali bersandiwara. Ia berteriak seolah-olah syok menemukan neneknya meninggal dunia.

Setelah kejadian ini, polisi datang ke lokasi. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan menemukan sejumlah kejanggalan.
Berkat kerja keras polisi, diketahui pembunuh Minta Siregar tak lain cucunya sendiri, Rincon Manullang.

Atas perbuatannya, Rincon bakal disangkakan Pasal 365 jo Pasal 338 KUHPidana karena telah membunuh korban. ia kemungkinan akan mendekam di penjara selama 15 tahun lebih.

Pascakejadian, jenazah korban dibawa ke kampung halamannya di Desa Sigalogu, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbahas untuk dimakamkan. (net)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/