23.9 C
Medan
Monday, December 5, 2022

Kasus Perundungan di Tapsel, 2 Pelaku Jadi Tersangka

TAPSEL, METRODAILY – Polres Tapanuli Selatan menetapkan dua pelajar berinisial IH dan VH sebagai tersangka penganiayaan seorang nenek. Seperti diketahui, IH dan VH menendang seorang nenek di pinggir jalan hingga tersungkur. Video penganiayaan itu pun viral di media sosial.

“Pada hari Selasa kemarin kami sudah melakukan pemeriksaan terjadap terlapor, khususnya dua pelajar yang ada dalam video yang melakukan penganiayaan dengan didampingi oleh Bapas (Balai Pemasyarakatan), sehingga kami menaikkan status terlapor jadi tersangka,” ujar Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni lewat video yang diunggah di akun resmi Polres Tapsel, @official.polrestapsel, Rabu (23/11/2022).

Imam  mengatakan, pihaknya telah mencoba mempertemukan antara orangtua para pelaku dengan keluarga korban.

Namun, dua hari melakukan pertemuan, belum ada kesepakatan antara kedua pihak.

“Selama proses pelengkapan berkas perkara, kami melaksanakan proses diversi, mempertemukan, musyarawah dari pihak keluarga terlapor dan korban yang kami lakukan selama dua hari, dari Selasa dan hari ini. Hasilnya belum ada titik kesepakatan di antara kedua belah pihak,” ujar Imam.

Baca Juga :  Polres Humbahas Musnahkan 110 Knalpot Brong

Nenek yang viral dianiaya sejumlah pelajar di Tapanuli Selatan, diduga merupakan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Polisi mengatakan nenek itu saat ini sudah diserahkan ke Dinas Sosial untuk direhabilitasi. Sementara para pelaku akan diproses secara hukum sesuai aturan untuk anak di bawah umur.

“Untuk saat ini, tadi pagi sudah kami serahkan ke pihak Dinsos untuk dilaksanakan rehabilitasi untuk ibu yang dalam video tersebut sebagai korban,” kata Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Imam Zamroni, Minggu (20/11/2022).

Sebelumnya, video berisi sekelompok pelajar berpakaian pramuka melakukan penganiayaan terhadap seorang perempuan, viral di media sosial, sejak Sabtu (19/11/2022) kemarin.

Belakangan, diketahui peristiwa itu terjadi di Jalan Lintas Gunungtua-Psp, Desa Panompuan, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel)

Dalam video itu, kelompok pelajar tersebut terlihat mencegat perempuan yang belakangan diketahui sebagai ODGJ. Salah satu dari mereka, kemudian menendang bagian perut perempuan itu, dan tubuhnya terpelanting. Perempuan yang meringis kesakitan dan berbalik arah itu, lantas mereka kompak tertawa.(irs)

TAPSEL, METRODAILY – Polres Tapanuli Selatan menetapkan dua pelajar berinisial IH dan VH sebagai tersangka penganiayaan seorang nenek. Seperti diketahui, IH dan VH menendang seorang nenek di pinggir jalan hingga tersungkur. Video penganiayaan itu pun viral di media sosial.

“Pada hari Selasa kemarin kami sudah melakukan pemeriksaan terjadap terlapor, khususnya dua pelajar yang ada dalam video yang melakukan penganiayaan dengan didampingi oleh Bapas (Balai Pemasyarakatan), sehingga kami menaikkan status terlapor jadi tersangka,” ujar Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni lewat video yang diunggah di akun resmi Polres Tapsel, @official.polrestapsel, Rabu (23/11/2022).

Imam  mengatakan, pihaknya telah mencoba mempertemukan antara orangtua para pelaku dengan keluarga korban.

Namun, dua hari melakukan pertemuan, belum ada kesepakatan antara kedua pihak.

“Selama proses pelengkapan berkas perkara, kami melaksanakan proses diversi, mempertemukan, musyarawah dari pihak keluarga terlapor dan korban yang kami lakukan selama dua hari, dari Selasa dan hari ini. Hasilnya belum ada titik kesepakatan di antara kedua belah pihak,” ujar Imam.

Baca Juga :  Syahrial Didakwa Terima Suap Rp 100 Juta

Nenek yang viral dianiaya sejumlah pelajar di Tapanuli Selatan, diduga merupakan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Polisi mengatakan nenek itu saat ini sudah diserahkan ke Dinas Sosial untuk direhabilitasi. Sementara para pelaku akan diproses secara hukum sesuai aturan untuk anak di bawah umur.

“Untuk saat ini, tadi pagi sudah kami serahkan ke pihak Dinsos untuk dilaksanakan rehabilitasi untuk ibu yang dalam video tersebut sebagai korban,” kata Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Imam Zamroni, Minggu (20/11/2022).

Sebelumnya, video berisi sekelompok pelajar berpakaian pramuka melakukan penganiayaan terhadap seorang perempuan, viral di media sosial, sejak Sabtu (19/11/2022) kemarin.

Belakangan, diketahui peristiwa itu terjadi di Jalan Lintas Gunungtua-Psp, Desa Panompuan, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel)

Dalam video itu, kelompok pelajar tersebut terlihat mencegat perempuan yang belakangan diketahui sebagai ODGJ. Salah satu dari mereka, kemudian menendang bagian perut perempuan itu, dan tubuhnya terpelanting. Perempuan yang meringis kesakitan dan berbalik arah itu, lantas mereka kompak tertawa.(irs)

Most Read

Artikel Terbaru

/