alexametrics
28.9 C
Medan
Monday, August 15, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Polres Labuhanbatu Amankan 3 Tersangka Narkotika, 1 Residivis

iklan-usi

RANTAU, METRIDAILY – Polres Labuhanbatu mengamankan tiga orang tersangka narkotika di Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumut. Satu diantaranya seorang residivis.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu mengatakan, ketiga orang tersangka ini diamankan pada hari Selasa, tanggal 19 April 2022 lalu.
Sebelumnya, lanjut AKP Martualesi, tim mendapatkan informasi dari masyarakat akan maraknya peredaran narkotika Jenis sabu di Jalan Pendidikan, Negri Lama, Bilah Hilir.

Kemudian tim melakukan penyelidikan dan lebih jauh mereka melakukan Undercover Buy. Benar saja, informasi tersebut cukup akurat. Disitu, Tim menangkap dua orang tersangka yakni RS, 24 tahun dan MR 17 tahun, warga Negeri Lama bersama barang bukti sabu – sabu.

“Kita amankan 2 orang dari sebuah warung milik warga bersama barang bukti sabu,” kata AKP Martualesi, Kamis (21/4).

Kepada Petugas MR yang merupakan seorang residivis ini mengaku dan membeberkan barang bukti sabu itu ia dapat dari seseorang berinisial AM alias Kokmeng.

Pengembangan berlanjut, Polisi memburu Kokmeng yang merupakan warga setempat. Tak berapa lama Kokmeng ditemukan, ia tak berkutik saat digrebek didalam rumahnya.

Dari tangan Kokmeng petugas menyita barang bukti diantaranya 44 bungkus paket Sabu seberat 5,97 gram, 3 bungkus paket sabu seberat 2,12 gram, 3 bungkus plastik klip bening kosong, dan 1 buah dompet berwarna merah hati.

Baca Juga :  Pick Up vs Truk Tangki, 3 Tewas 3 Luka

Dari ketiga tersangka disita barang bukti sabu seberat 9,36 gram kemudian timbangan elektrik, 1 dompet dan uang tunai Rp 125.000.

Terhadap kedua tersangka RS dan MR dipersangkakan melanggar pasal 114 Sub 112 UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan YO Pasal 55 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 20 Tahun Penjara.

MR merupakan anak dibawah umur yang berhadapan dengan hukum tetap dan menjadi perhatian apa yang menjadi hak – haknya sesuai dengan UU Sistem Peradilan Anak No 11 Tahun 2012 dengan pendampingan dari badan pengawas dan orang tuanya sendiri.
Saat pemeriksaan, MR tidak dapat diterapkan RJ (Restorative Justice) karena dirinya terlibat dengan jaringan kejahatan narkotika dan dari tangannya juga ditemukan barang bukti sabu sebanyak 1,2 gram.

Sementara itu terhadap tersangka Kokmeng dipersangkakan melanggar pasal 114 ayat (2) Sub 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara hingga pidana seumur hidup.

Mengetahui adanya penangkapan kasus ini, warga sempat menyampaikan terimakasih melalui pesan tertulis kepada Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu karena telah mengamankan Kokmeng yang selama ini menjadi biang keresahan warga atas maraknya peredaran sabu diwilayah tersebut. (zas/MD)

RANTAU, METRIDAILY – Polres Labuhanbatu mengamankan tiga orang tersangka narkotika di Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumut. Satu diantaranya seorang residivis.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu mengatakan, ketiga orang tersangka ini diamankan pada hari Selasa, tanggal 19 April 2022 lalu.
Sebelumnya, lanjut AKP Martualesi, tim mendapatkan informasi dari masyarakat akan maraknya peredaran narkotika Jenis sabu di Jalan Pendidikan, Negri Lama, Bilah Hilir.

Kemudian tim melakukan penyelidikan dan lebih jauh mereka melakukan Undercover Buy. Benar saja, informasi tersebut cukup akurat. Disitu, Tim menangkap dua orang tersangka yakni RS, 24 tahun dan MR 17 tahun, warga Negeri Lama bersama barang bukti sabu – sabu.

“Kita amankan 2 orang dari sebuah warung milik warga bersama barang bukti sabu,” kata AKP Martualesi, Kamis (21/4).

Kepada Petugas MR yang merupakan seorang residivis ini mengaku dan membeberkan barang bukti sabu itu ia dapat dari seseorang berinisial AM alias Kokmeng.

Pengembangan berlanjut, Polisi memburu Kokmeng yang merupakan warga setempat. Tak berapa lama Kokmeng ditemukan, ia tak berkutik saat digrebek didalam rumahnya.

Dari tangan Kokmeng petugas menyita barang bukti diantaranya 44 bungkus paket Sabu seberat 5,97 gram, 3 bungkus paket sabu seberat 2,12 gram, 3 bungkus plastik klip bening kosong, dan 1 buah dompet berwarna merah hati.

Baca Juga :  Pick Up vs Truk Tangki, 3 Tewas 3 Luka

Dari ketiga tersangka disita barang bukti sabu seberat 9,36 gram kemudian timbangan elektrik, 1 dompet dan uang tunai Rp 125.000.

Terhadap kedua tersangka RS dan MR dipersangkakan melanggar pasal 114 Sub 112 UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan YO Pasal 55 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 20 Tahun Penjara.

MR merupakan anak dibawah umur yang berhadapan dengan hukum tetap dan menjadi perhatian apa yang menjadi hak – haknya sesuai dengan UU Sistem Peradilan Anak No 11 Tahun 2012 dengan pendampingan dari badan pengawas dan orang tuanya sendiri.
Saat pemeriksaan, MR tidak dapat diterapkan RJ (Restorative Justice) karena dirinya terlibat dengan jaringan kejahatan narkotika dan dari tangannya juga ditemukan barang bukti sabu sebanyak 1,2 gram.

Sementara itu terhadap tersangka Kokmeng dipersangkakan melanggar pasal 114 ayat (2) Sub 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara hingga pidana seumur hidup.

Mengetahui adanya penangkapan kasus ini, warga sempat menyampaikan terimakasih melalui pesan tertulis kepada Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu karena telah mengamankan Kokmeng yang selama ini menjadi biang keresahan warga atas maraknya peredaran sabu diwilayah tersebut. (zas/MD)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

Arsenal Bantai Leicester

Inter Menang Tipis Atas Lecce

Awal Manis Milan

PSG Pesta Gol

City Benamkan Bournemouth

/