30.6 C
Medan
Monday, January 30, 2023

Diduga Gegara Beritakan Peredaran Narkoba, Wartawan Diancam Bunuh

LABUHANBATU, METRODAILY – Nasaruddin Nasution salah seorang wartawan media online yang bertugas di Kabupaten Labuhanbatu diteror oleh orang yang tidak dikenal berupa ancaman akan dibunuh.

Informasi dihimpun, teror tersebut terjadi diduga akibat pemberitaan yang ditulisnya tentang maraknya peredaran narkoba di Dusun 1 Desa Bagan Bilah, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu.

“Si penelepon menyuruh aku menghapus berita dan mengatakan jangan maju kali kau, habis nanti kau kami buat! Kau hapus beritamu itu!” sebutnya menirukan ucapan oknum si Penelepon, Selasa (24/1/2023).

Nasaruddin yang tidak kenal dengan si penelepon, mencoba menanyakan identitasnya, namun penelepon tidak membeberkannya.

Lanjutnya, saat ia melintas di Dusun 1 bersama saudaranya, sekelompok pemuda melihat dirinya, dan berusaha memprovokasi rekannya mengajak untuk mengkeroyok Nasaruddin.

“Beritanya udah lima hari yang lalu, cuman, pas lewat Dusun 1 kemarin, ada sekelompok pemuda meneriaki aku, mau dipukuli,” katanya.

Nasaruddin mengatakan, berita itu ia tulis atas keluhan warga setempat yang meminta agar maraknya peredaran narkoba di desa tersebut diberitakan.

Ia mengaku melihat jelas salah seorang pemuda itu menunjuk ke arahnya berniat untuk melakukan pengeroyokan. Namun, salah seorang diantaranya berusaha menahan.

“Mungkin karena kami berdua, takut mereka ada saksi,” ungkap Nasaruddin.

Baca Juga :  Sepedamotor Curian Disembunyikan di Semak-semak

Ditanya, apa ia kenal dengan orang yang memberikan instruksi untuk memukul itu, Nasaruddin mengaku kenal wajah tetapi tidak tahu namanya.

Terpisah, Ketua PAC Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kecamatan Panai Tengah Nuriadi, saat dihubungi awak media ini mengatakan siap turun tangan jika ada aksi kekerasan terhadap Nasaruddin.

“Pemberitaan yang dibuat oleh Nasaruddin sangat saya dukung, karena itu fakta. Resah masyarakat gara-gara maraknya narkoba, kasus pencurian pun meningkat,” ujar Nuriadi.

Ditegaskannya lagi, peredaran narkoba bukan hanya di Desa Bagan Bilah, tetapi di semua desa yang ada di Kecamatan Panai Tengah. “Kalau ada aksi kekerasan terhadap wartawan yang memberitakan soal maraknya narkoba kita siap turun tangan. Apalagi Nasaruddin juga anggota IPK, tidak akan kita biarkan jika dia diusik soal pemberitaan tentang narkoba,” tegasnya.

Terpisah, Kapolsek Panai Tengah AKP Rusdi Koto saat dihubungi wartawan, terkait peredaran narkoba di Kecamatan Panai Tengah mengatakan, belum lama ini 2 orang terduga penyalahgunaan narkoba ditangkap pihak kepolisian di daerah Bagan Bilah.

Menurutnya, jika ada warga yang mendapatkan ancaman, silahkan membuat laporan kepada pihak Kepolisian.

“Silahkan buat laporan jika merasa diancam, akan diproses secara hukum,” pungkas Kapolsek.(tim)

LABUHANBATU, METRODAILY – Nasaruddin Nasution salah seorang wartawan media online yang bertugas di Kabupaten Labuhanbatu diteror oleh orang yang tidak dikenal berupa ancaman akan dibunuh.

Informasi dihimpun, teror tersebut terjadi diduga akibat pemberitaan yang ditulisnya tentang maraknya peredaran narkoba di Dusun 1 Desa Bagan Bilah, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu.

“Si penelepon menyuruh aku menghapus berita dan mengatakan jangan maju kali kau, habis nanti kau kami buat! Kau hapus beritamu itu!” sebutnya menirukan ucapan oknum si Penelepon, Selasa (24/1/2023).

Nasaruddin yang tidak kenal dengan si penelepon, mencoba menanyakan identitasnya, namun penelepon tidak membeberkannya.

Lanjutnya, saat ia melintas di Dusun 1 bersama saudaranya, sekelompok pemuda melihat dirinya, dan berusaha memprovokasi rekannya mengajak untuk mengkeroyok Nasaruddin.

“Beritanya udah lima hari yang lalu, cuman, pas lewat Dusun 1 kemarin, ada sekelompok pemuda meneriaki aku, mau dipukuli,” katanya.

Nasaruddin mengatakan, berita itu ia tulis atas keluhan warga setempat yang meminta agar maraknya peredaran narkoba di desa tersebut diberitakan.

Ia mengaku melihat jelas salah seorang pemuda itu menunjuk ke arahnya berniat untuk melakukan pengeroyokan. Namun, salah seorang diantaranya berusaha menahan.

“Mungkin karena kami berdua, takut mereka ada saksi,” ungkap Nasaruddin.

Baca Juga :  Polres Labuhanbatu Amankan 4 Pria saat Gerebek Kampung Narkoba

Ditanya, apa ia kenal dengan orang yang memberikan instruksi untuk memukul itu, Nasaruddin mengaku kenal wajah tetapi tidak tahu namanya.

Terpisah, Ketua PAC Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kecamatan Panai Tengah Nuriadi, saat dihubungi awak media ini mengatakan siap turun tangan jika ada aksi kekerasan terhadap Nasaruddin.

“Pemberitaan yang dibuat oleh Nasaruddin sangat saya dukung, karena itu fakta. Resah masyarakat gara-gara maraknya narkoba, kasus pencurian pun meningkat,” ujar Nuriadi.

Ditegaskannya lagi, peredaran narkoba bukan hanya di Desa Bagan Bilah, tetapi di semua desa yang ada di Kecamatan Panai Tengah. “Kalau ada aksi kekerasan terhadap wartawan yang memberitakan soal maraknya narkoba kita siap turun tangan. Apalagi Nasaruddin juga anggota IPK, tidak akan kita biarkan jika dia diusik soal pemberitaan tentang narkoba,” tegasnya.

Terpisah, Kapolsek Panai Tengah AKP Rusdi Koto saat dihubungi wartawan, terkait peredaran narkoba di Kecamatan Panai Tengah mengatakan, belum lama ini 2 orang terduga penyalahgunaan narkoba ditangkap pihak kepolisian di daerah Bagan Bilah.

Menurutnya, jika ada warga yang mendapatkan ancaman, silahkan membuat laporan kepada pihak Kepolisian.

“Silahkan buat laporan jika merasa diancam, akan diproses secara hukum,” pungkas Kapolsek.(tim)

Most Read

Artikel Terbaru