alexametrics
26 C
Medan
Monday, June 27, 2022

iklanpemko

Bus PMH Kontra PMS di Labusel, 2 Sopir dan 4 Penumpang Tewas

LABUHANBATU, METRODAILY – Sebanyak 6 orang meninggal dunia, dua diantaranya sopir, akibat kecelakaan yang terjadi antara Bus PMH kontra Bus PMS di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Senin (20/6/2022) dini hari.

Informasi dihimpun, salahseorang saksi mata, Maria Sihombing kepada wartawan menceritakan kronologis tabrakan maut itu diduga terjadi karena kelalaian sopir.

“Bus PMS motong di tikungan, nggak dilihat bus PMH dari arah depan. Tabrakan maut itu terjadi pada Senin dini hari tadi, sekitar pukul 03.00 WIB. Bus PMS yang terlibat dalam kecelakaan ini, datang dari arah Medan dengan tujuan Kerinci, Jambi. Sedangkan Bus PMH datang dari arah Riau menuju ke arah Medan,” ujarnya.

Maria mengatakan, sesaat sebelum tabrakan, Bus PMS menyalip kendaraan lain di depannya. Padahal, kondisi saat itu sedang di tikungan. Sopir memaksakan diri memacu bus tersebut, sementara dari arah berlawanan, Bus PMH juga melaju kencang. Tabrakan tak terelakkan. Bagian depan dua bus itu ringsek dan rusak parah.

“Tabrakan dalam kecepatan tinggi itu menyebabkan sopir dan kernet Bus PHM tewas di tempat. Bahkan, kernet itu sempat terpental ke luar lewat kaca depan bus,” ungkap Maria.

Baca Juga :  Polsek Kota Kisaran Amankan Pencuri Tutup Selokan

Kasat Lantas Polres Labuhanbatu AKP Rusbenny membenarkan kecelakaan tersebut.

“Tewas di tempat tiga, yang lain itu luka berat. Terus informasi terbaru ada tiga lagi korban yang tewas di rumah sakit,” kata Kasat Lantas Polres Labuhanbatu AKP Rusbeny, Senin (20/6/2022).

Dengan demikian hingga siang ini, korban yang tewas bertambah menjadi enam orang. Dua diantaranya merupakan supir yang mengemudi saat peristiwa ini terjadi.

“Supir PMH, Siregar warga Pinang Baris Medan. Sedangkan supir PMS, warga Siantar, namanya Sidauruk,” imbuh Rusbeny.

Sedangkan untuk identitas korban tewas lainnya, Rusbeny mengatakan masih didata oleh pihaknya. Demikian juga dengan korban luka-luka juga sedang dilakukan pendataan.

Sementara, kedua bus yang terlibat kecelakaan sudah berhasil dievakuasi polisi dari lokasi kejadian. Demikian juga dengan arus lalu lintas yang sempat mengalami perlambatan, kembali normal setelah dua jalur bisa digunakan. (Bud/md)

LABUHANBATU, METRODAILY – Sebanyak 6 orang meninggal dunia, dua diantaranya sopir, akibat kecelakaan yang terjadi antara Bus PMH kontra Bus PMS di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Senin (20/6/2022) dini hari.

Informasi dihimpun, salahseorang saksi mata, Maria Sihombing kepada wartawan menceritakan kronologis tabrakan maut itu diduga terjadi karena kelalaian sopir.

“Bus PMS motong di tikungan, nggak dilihat bus PMH dari arah depan. Tabrakan maut itu terjadi pada Senin dini hari tadi, sekitar pukul 03.00 WIB. Bus PMS yang terlibat dalam kecelakaan ini, datang dari arah Medan dengan tujuan Kerinci, Jambi. Sedangkan Bus PMH datang dari arah Riau menuju ke arah Medan,” ujarnya.

Maria mengatakan, sesaat sebelum tabrakan, Bus PMS menyalip kendaraan lain di depannya. Padahal, kondisi saat itu sedang di tikungan. Sopir memaksakan diri memacu bus tersebut, sementara dari arah berlawanan, Bus PMH juga melaju kencang. Tabrakan tak terelakkan. Bagian depan dua bus itu ringsek dan rusak parah.

“Tabrakan dalam kecepatan tinggi itu menyebabkan sopir dan kernet Bus PHM tewas di tempat. Bahkan, kernet itu sempat terpental ke luar lewat kaca depan bus,” ungkap Maria.

Baca Juga :  Pengendara Motor Tewas Tabrak Cold Diesel di Balige

Kasat Lantas Polres Labuhanbatu AKP Rusbenny membenarkan kecelakaan tersebut.

“Tewas di tempat tiga, yang lain itu luka berat. Terus informasi terbaru ada tiga lagi korban yang tewas di rumah sakit,” kata Kasat Lantas Polres Labuhanbatu AKP Rusbeny, Senin (20/6/2022).

Dengan demikian hingga siang ini, korban yang tewas bertambah menjadi enam orang. Dua diantaranya merupakan supir yang mengemudi saat peristiwa ini terjadi.

“Supir PMH, Siregar warga Pinang Baris Medan. Sedangkan supir PMS, warga Siantar, namanya Sidauruk,” imbuh Rusbeny.

Sedangkan untuk identitas korban tewas lainnya, Rusbeny mengatakan masih didata oleh pihaknya. Demikian juga dengan korban luka-luka juga sedang dilakukan pendataan.

Sementara, kedua bus yang terlibat kecelakaan sudah berhasil dievakuasi polisi dari lokasi kejadian. Demikian juga dengan arus lalu lintas yang sempat mengalami perlambatan, kembali normal setelah dua jalur bisa digunakan. (Bud/md)

iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/