alexametrics
31.7 C
Medan
Thursday, August 11, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Uang Beras e-Warung di Batubara Raib Rp200 Juta

BATUBARA, METRODAILY – Irfan(30) warga Desa Masjid Lama, Kecamatan Talawi KabupatenBatubara, mengaku pasrah atas tuduhan dirinya menggelapkan hasil penjualan beras ke e- warung. Pasalnya dirinya sudah menyetorkan uang tersebut ke rekening YS, yang menurutnya adalah rekan kerja Yaumul Jumadi, distributor beras.

Ditemui pada Kamis (20/1/2022) usai diperiksa pihak Polres Batubara selama tiga jam, mengatakan dirinya tidak ada memakai uang Rp200 juta yang disebutkan raib dari rekening milik distributor beras.

“Saya bekerja sama dengan Yaumul, selaku distributor beras untuk e warung wilayah Kecamatan Sei Balai. Uang dari penjualan beras dipungut lalu disetorkan ke YS, yang merupakan rekan kerja Yaumul,” katanya.

Dijelaskan Irfan, dirinya mendapatkan instruksi secara lisan dari YS yang merupakan rekan satu kelompok Yaumul, agar setoran uang beras e warung dikirim ke rekening Bank milik YS.

Baca Juga :  KPK Tangkap Tangan Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin

“Ya uang itu sudah saya setorkan secara bertahap, hingga bulan 12 mencapai 200 juta,” tutur Irfan.

Sebelumnya Distributor Beras Yaumul Jumadi mengadukan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu ( SPKT ) Polres Batubara, Sumatera Utara Jumat (24/12/2021) dengan surat tanda terima laporan Polisi, Nomor : SSTLP/402/XII/2021/SPKT/Polres Batubara/Polda Sumatera Utara.

Korban mengalami kerugian Rp200 juta yang merupakan hasil penjualan beras yang didistrubisikan ke e-warung Kecamatan Sei Balai. Namun diduga hasil penjualan tidak disetorkan oleh orang-orang yang diberikan tanggungjawab untuk mengumpulkan uang tersebut.(agn/md)

BATUBARA, METRODAILY – Irfan(30) warga Desa Masjid Lama, Kecamatan Talawi KabupatenBatubara, mengaku pasrah atas tuduhan dirinya menggelapkan hasil penjualan beras ke e- warung. Pasalnya dirinya sudah menyetorkan uang tersebut ke rekening YS, yang menurutnya adalah rekan kerja Yaumul Jumadi, distributor beras.

Ditemui pada Kamis (20/1/2022) usai diperiksa pihak Polres Batubara selama tiga jam, mengatakan dirinya tidak ada memakai uang Rp200 juta yang disebutkan raib dari rekening milik distributor beras.

“Saya bekerja sama dengan Yaumul, selaku distributor beras untuk e warung wilayah Kecamatan Sei Balai. Uang dari penjualan beras dipungut lalu disetorkan ke YS, yang merupakan rekan kerja Yaumul,” katanya.

Dijelaskan Irfan, dirinya mendapatkan instruksi secara lisan dari YS yang merupakan rekan satu kelompok Yaumul, agar setoran uang beras e warung dikirim ke rekening Bank milik YS.

Baca Juga :  4 Anak yang Mengapung di Kolam Pancing, 2 Boru Siregar 2 Boru Harahap

“Ya uang itu sudah saya setorkan secara bertahap, hingga bulan 12 mencapai 200 juta,” tutur Irfan.

Sebelumnya Distributor Beras Yaumul Jumadi mengadukan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu ( SPKT ) Polres Batubara, Sumatera Utara Jumat (24/12/2021) dengan surat tanda terima laporan Polisi, Nomor : SSTLP/402/XII/2021/SPKT/Polres Batubara/Polda Sumatera Utara.

Korban mengalami kerugian Rp200 juta yang merupakan hasil penjualan beras yang didistrubisikan ke e-warung Kecamatan Sei Balai. Namun diduga hasil penjualan tidak disetorkan oleh orang-orang yang diberikan tanggungjawab untuk mengumpulkan uang tersebut.(agn/md)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/