alexametrics
27.8 C
Medan
Sunday, August 14, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Lanal Tanjungbalai Amankan 6 Pria Bersenjata Tajam

TANJUNGBALAI, METRODAILY.id – Tim Lanal Tanjungbalai Asahan (TBA) mengamankan enam pria bersenjatan tajam yang diduga menguasai kebun sawit milik warga di Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Rabu (16/6/2021).

Keenam pria tersebut berinisial Dar (41), warga Dusun 2, Desa Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu Asahan, EA (43) warga Desa Perbangunan Pasar 11, Kecamatan Sei Kepayang Asahan, Rid (37) warga Jalan Polonia Starban, Gang Sawah No 16, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.

Kemudian ES (53), warga Dusun 10 Pasar 12, Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang, Asahan. SS alias PS (49), warga Jalan Kamboja No 43, Kecamatan Kisaran Timur, Asahan dan JH (48), warga Dusun 13, Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang Asahan.

Danlanal TBA Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory didampingi Dandenpomal Lettu Laut (PM) Zaelani dan Kasat Kominfo Lettu Yakup menjelaskan, pihaknya telah melaksanakan perlindungan dan pengamanan di Desa Perbangunan Kecamatan Sei Kepayang, Asahan terhadap kegiatan organisasi masyarakat (Ormas) mengatasnamakan Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Asahan dan Koperasi Bangun Tani Sejahtera serta Koperasi Jasa Sumber Tani Rakyat yang akan melakukan panen sawit.

Baca Juga :  Sebulan, Banjir di Desa Sono Martani-Labura Tak Kunjung Surut

Laporan yang diterima, ujar Danlanal, para petani sering mendapatkan aksi premanisme dan penjarahan hasil buah sawit dari sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan Koperasi Tani Mandiri.

“Dari keterangan salahseorang petani bernama Budiman Nainggolan, selama ini ratusan hektar lahan sawit milik sejumlah masyarakat dikuasai dan dipanen oleh para preman. Padahal mereka mengantongi surat tanah dari pemerintah setempat. Menurut Nainggolan, merekalah yang menanam sawit tersebut dan tidak ada hak para preman itu untuk menguasai dan memanennya,” ujar Danlanal.

Barang bukti yang diamankan dari para pria tersebut yakni berbagai jenis senjata tajam.

Barang bukti yang diamankan dari para pria tersebut yakni berbagai jenis senjata tajam, alat dodos (panen sawit), 18 unit sepedamotor, belahan drum plastik yang digunakan untuk mengangkut sawit di atas air, bekas bong hisap sabu serta korek api, berbagai dokumen HTR, timbangan, buah sawit, HP dan angkong.

Untuk proses lebih lanjut, keenam pria itu diamankan dan dalam pengawasan di rutan kantor Denpom Lanal TBA. Selanjutnya keenam pria itu bersama barang bukti diserahkan ke Satreskrim Polres Asahan. (ck-04)

TANJUNGBALAI, METRODAILY.id – Tim Lanal Tanjungbalai Asahan (TBA) mengamankan enam pria bersenjatan tajam yang diduga menguasai kebun sawit milik warga di Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Rabu (16/6/2021).

Keenam pria tersebut berinisial Dar (41), warga Dusun 2, Desa Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu Asahan, EA (43) warga Desa Perbangunan Pasar 11, Kecamatan Sei Kepayang Asahan, Rid (37) warga Jalan Polonia Starban, Gang Sawah No 16, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.

Kemudian ES (53), warga Dusun 10 Pasar 12, Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang, Asahan. SS alias PS (49), warga Jalan Kamboja No 43, Kecamatan Kisaran Timur, Asahan dan JH (48), warga Dusun 13, Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang Asahan.

Danlanal TBA Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory didampingi Dandenpomal Lettu Laut (PM) Zaelani dan Kasat Kominfo Lettu Yakup menjelaskan, pihaknya telah melaksanakan perlindungan dan pengamanan di Desa Perbangunan Kecamatan Sei Kepayang, Asahan terhadap kegiatan organisasi masyarakat (Ormas) mengatasnamakan Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Asahan dan Koperasi Bangun Tani Sejahtera serta Koperasi Jasa Sumber Tani Rakyat yang akan melakukan panen sawit.

Baca Juga :  Tapteng Terima 170 CPNS & 186 PPPK, Minat? Segera Daftar

Laporan yang diterima, ujar Danlanal, para petani sering mendapatkan aksi premanisme dan penjarahan hasil buah sawit dari sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan Koperasi Tani Mandiri.

“Dari keterangan salahseorang petani bernama Budiman Nainggolan, selama ini ratusan hektar lahan sawit milik sejumlah masyarakat dikuasai dan dipanen oleh para preman. Padahal mereka mengantongi surat tanah dari pemerintah setempat. Menurut Nainggolan, merekalah yang menanam sawit tersebut dan tidak ada hak para preman itu untuk menguasai dan memanennya,” ujar Danlanal.

Barang bukti yang diamankan dari para pria tersebut yakni berbagai jenis senjata tajam.

Barang bukti yang diamankan dari para pria tersebut yakni berbagai jenis senjata tajam, alat dodos (panen sawit), 18 unit sepedamotor, belahan drum plastik yang digunakan untuk mengangkut sawit di atas air, bekas bong hisap sabu serta korek api, berbagai dokumen HTR, timbangan, buah sawit, HP dan angkong.

Untuk proses lebih lanjut, keenam pria itu diamankan dan dalam pengawasan di rutan kantor Denpom Lanal TBA. Selanjutnya keenam pria itu bersama barang bukti diserahkan ke Satreskrim Polres Asahan. (ck-04)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/