alexametrics
27 C
Medan
Tuesday, August 9, 2022

iklanpemko

Dua Oknum Polisi Toba Tersandung Narkoba Karena Terlilit Hutang

TOBA, METRODAILY – Dua oknum polisi jajaran Polres Toba terpaksa diperiksa Propam Polda Sumut karena terlibat dalam tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu. Keduanya masing-masing Briptu MP dan Briptu NS. Keduanya sudah 6 tahun bertugas di Polsek Habinsaran Polres Toba.

Hal ini dibenarkan Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya melalui Kasubag Humas Iptu Bungaran Samosir. Ia menceritakan kedua personel itu terpaksa turut serta dalam peredaran narkotika jenis sabu-sabu karena terlilit utang.

Iptu Bungaran Samosir mengatakan kedua oknum tersebut diketahui terlibat setelah Polres Toba mengungkap tindak pidana narkotika dengan tersangka berinisial RRM (37) warga Desa Patane, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba.

Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya juga membenarkan penangkapan terhadap RRM dan setelah pengembangan juga diindikasi terlibat dua oknum personel jajaran Polres Toba.

“Namun status keduanya (oknum polisi) belum bisa dipastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan dari Propam Polda Sumut,” kata AKBP Akala Fikta Jaya melalui Kasubag Humas Iptu Bungaran Samosir, Selasa lalu.

Pria dengan balok dua dipundaknya ini menjelaskasn penangkapan Briptu MP dan Briptu NS merupakan pengembangan kasus dari penangkapan seorang pengedar narkotika jenis sabu-sabu berinisial RRM alias Karlo. “Karlo ditangkap pada Kamis (10/2/2022) dan saat ini Karlo sedang ditahan di tahanan Polres Toba. Sedangkan kedua oknum Polres Toba masih dalam proses hukum Propam Polda Sumut beserta barang bukti sabau yang diambil dari Karlo seberat 2,68 gram,” ujarnya.

Baca Juga :  Tinggal Sendirian, Pria asal Sidempuan Gantung Diri di Lampung

Dikatakan Iptu Bungaran Samosir, sampai saat ini keduanya masih dalam proses hukum di Polda Sumut. “Yang pasti kita akan mengusut ini tanpa ada kata maaf bagi yang terlibat dengan jaringan narkotika,” tegas Samosir.

Ditanya keterlibatan oknum polisi di Polres Toba, Samosir menegaskan sesuai arahan dari Kapolres, Kapolda dan Kapolri, siapapun yang terlibat narkoba akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

“Apabila keduanya terbukti bersalah, maka akan diberhentikan secara tidak hormat dari Kepolisian Republik Indonesia,” pungkasnya. (trc)

TOBA, METRODAILY – Dua oknum polisi jajaran Polres Toba terpaksa diperiksa Propam Polda Sumut karena terlibat dalam tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu. Keduanya masing-masing Briptu MP dan Briptu NS. Keduanya sudah 6 tahun bertugas di Polsek Habinsaran Polres Toba.

Hal ini dibenarkan Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya melalui Kasubag Humas Iptu Bungaran Samosir. Ia menceritakan kedua personel itu terpaksa turut serta dalam peredaran narkotika jenis sabu-sabu karena terlilit utang.

Iptu Bungaran Samosir mengatakan kedua oknum tersebut diketahui terlibat setelah Polres Toba mengungkap tindak pidana narkotika dengan tersangka berinisial RRM (37) warga Desa Patane, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba.

Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya juga membenarkan penangkapan terhadap RRM dan setelah pengembangan juga diindikasi terlibat dua oknum personel jajaran Polres Toba.

“Namun status keduanya (oknum polisi) belum bisa dipastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan dari Propam Polda Sumut,” kata AKBP Akala Fikta Jaya melalui Kasubag Humas Iptu Bungaran Samosir, Selasa lalu.

Pria dengan balok dua dipundaknya ini menjelaskasn penangkapan Briptu MP dan Briptu NS merupakan pengembangan kasus dari penangkapan seorang pengedar narkotika jenis sabu-sabu berinisial RRM alias Karlo. “Karlo ditangkap pada Kamis (10/2/2022) dan saat ini Karlo sedang ditahan di tahanan Polres Toba. Sedangkan kedua oknum Polres Toba masih dalam proses hukum Propam Polda Sumut beserta barang bukti sabau yang diambil dari Karlo seberat 2,68 gram,” ujarnya.

Baca Juga :  Bisnis Narkoba, Mei Ditangkap di Siantar Utara

Dikatakan Iptu Bungaran Samosir, sampai saat ini keduanya masih dalam proses hukum di Polda Sumut. “Yang pasti kita akan mengusut ini tanpa ada kata maaf bagi yang terlibat dengan jaringan narkotika,” tegas Samosir.

Ditanya keterlibatan oknum polisi di Polres Toba, Samosir menegaskan sesuai arahan dari Kapolres, Kapolda dan Kapolri, siapapun yang terlibat narkoba akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

“Apabila keduanya terbukti bersalah, maka akan diberhentikan secara tidak hormat dari Kepolisian Republik Indonesia,” pungkasnya. (trc)

iklan-usi
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/