alexametrics
25 C
Medan
Thursday, October 6, 2022

Remaja di Panyabungan Ditemukan Tewas Tergantung di Rumah Neneknya

MADINA, METRODAILY – Seorang remaja ditemukan tewas tergantung oleh sang ibu Selasa (16/8/2022) pagi, di rumah peninggalan neneknya di Desa Rumbio, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal.

Mulanya, Bj, ibu Am (17) melihat anaknya belum juga pulang ke rumah mereka. Biasanya memang Am, tidur sendiri di rumah peninggalan sang nenek. Tapi setiap pagi pulang ke rumah karena harus lagi bersekolah.

Namun berbeda di Selasa pagi ini. Am tak pulang, padahal ia yang duduk di bangku kelas III SLTA itu, harus masuk sekolah. Bj mendatangi rumah peninggalan ibunya. Dibukanya pintu, lantas menemukan anak sulungnya itu dalam posisi tergantung dengan tali.

Warga pun kemudian geger. Polisi, TNI dan tim medis kemudian datang ke lokasi. Melakukan pemeriksaan, mengamankan barang bukti dan melakukan visum.

“Dari keterangan saksi-saksi yang kita periksa memang menyebut ini bunuh diri,” kata Kasat Reskrim Polres Madina AKP Edi Sukamto.

Baca Juga :  Viral…Pencuri Nyamar jadi Pocong

AKP Edi menyebut, keluarga yang diperiksa menerima ikhlas atas peristiwa ini. Dan tidak lagi melakukan pemeriksaan lanjutan atau autopsi.

Dari warga dan keluarga yang ditemui Metro Tabagsel. Am selama ini dikenal sebagai pribadi yang bergaul dan punya jejaring luas. Karena di usianya masih pelajar ini, Am juga berdagang sepedamotor bekas.

“Secara keadaan ekonomi, saya kira cukup. Dan orangnya bergaul, sampai dia bisa jual kereta (sepeda motor, Red)  sampai ke Sipirok dan Natal,” terang Hamdi, paman Am.

Am anak pertama dan satu-satunya laki-laki dari 7 bersaudara. Anak pasangan IH dan Bj. Saat berita ini ditulis, jenazah masih disemayamkan dan rencananya akan dimakamkan pada hari ini juga selapas salat Ashar. (San)

MADINA, METRODAILY – Seorang remaja ditemukan tewas tergantung oleh sang ibu Selasa (16/8/2022) pagi, di rumah peninggalan neneknya di Desa Rumbio, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal.

Mulanya, Bj, ibu Am (17) melihat anaknya belum juga pulang ke rumah mereka. Biasanya memang Am, tidur sendiri di rumah peninggalan sang nenek. Tapi setiap pagi pulang ke rumah karena harus lagi bersekolah.

Namun berbeda di Selasa pagi ini. Am tak pulang, padahal ia yang duduk di bangku kelas III SLTA itu, harus masuk sekolah. Bj mendatangi rumah peninggalan ibunya. Dibukanya pintu, lantas menemukan anak sulungnya itu dalam posisi tergantung dengan tali.

Warga pun kemudian geger. Polisi, TNI dan tim medis kemudian datang ke lokasi. Melakukan pemeriksaan, mengamankan barang bukti dan melakukan visum.

“Dari keterangan saksi-saksi yang kita periksa memang menyebut ini bunuh diri,” kata Kasat Reskrim Polres Madina AKP Edi Sukamto.

Baca Juga :  Setubuhi Gadis ABG di Hotel, Pemuda Bah Gunung Dipolisikan

AKP Edi menyebut, keluarga yang diperiksa menerima ikhlas atas peristiwa ini. Dan tidak lagi melakukan pemeriksaan lanjutan atau autopsi.

Dari warga dan keluarga yang ditemui Metro Tabagsel. Am selama ini dikenal sebagai pribadi yang bergaul dan punya jejaring luas. Karena di usianya masih pelajar ini, Am juga berdagang sepedamotor bekas.

“Secara keadaan ekonomi, saya kira cukup. Dan orangnya bergaul, sampai dia bisa jual kereta (sepeda motor, Red)  sampai ke Sipirok dan Natal,” terang Hamdi, paman Am.

Am anak pertama dan satu-satunya laki-laki dari 7 bersaudara. Anak pasangan IH dan Bj. Saat berita ini ditulis, jenazah masih disemayamkan dan rencananya akan dimakamkan pada hari ini juga selapas salat Ashar. (San)

iklan simalungun
iklan simalungun

Most Read

Artikel Terbaru

/