alexametrics
27.5 C
Medan
Thursday, August 18, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Rampas Sepedamotor di Jalanan, 2 Petugas Leasing Nyaris Dimassa

iklan-usi

SIMALUNGUN, METRODAILY.id – Mencoba merampas sepedamotor di jalanan, dua dari empat pria yang mengaku dari salah satu perusahaan leasing (pembiayaan) di Pematangsiantar nyaris dihakimi warga.

Beruntungnya, polisi dari Polsek Bangun yang saat itu sedang melaksanakan patroli melintas di lokasi kejadian. Oleh polisi, kedua orang tersebut langsung diamankan.

Informasi dihimpun, keduanya, Acong Situmorang (38) warga Jalan Rakutta Sembiring Gang Suasa Kelurahan Naga Pita Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar dan Eko Fransiskus Purba (27) warga Jalan Jati Kelurahan Kahean Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar, dibawa ke Mapolsek Bangun dan menjalani pemeriksaan.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Asahan Km VIII Nagori Dolok Hataran Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, Sabtu (12/6) sekira pukul 10.00 WIB. Diduga berawal saat korban, Ajdi Juanda (17) dan Ari Andrian (16) warga Huta III Pasar Baru Nagori Sahkuda Bayu Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun baru pulang dari Yayasan UISU menuju rumahnya. Keduanya berboncengan sepedamotor.

Saat sedang berkendara, tetiba dari arah belakang, 2 unit sepedamotor Honda Mega Pro hitam dan merah masing-masing berboncengan. Setibanya di lokasi, posisi para pelaku sejajar dengan korban. Lalu, salah seorang pelaku menendang bagian kanan sepedamotor korban.

“Pinggir! Pinggir kalian!” katanya.

Akibatnya korban terjatuh ke beram jalan. Selanjutnya pelaku mendekati korban dan mengaku dari pihak Leasing serta langsung berusaha mengambil kunci kontak sepedamotor korban.

Tak berhenti di situ, para pelaku memeriksa nomor rangka dan nomor mesin kendaraan korban. Saat itu salah seorang pelaku memaksa sambil menendang kaki kanan korban.

Baca Juga :  24.464 Pelajar Kota Psp Segera Dapat Vaksin

Selanjutnya, dua pelaku lainnya merampas kunci kontak dari tangan korban dan melarikan sepedamotor. Sedangkan 2 orang lagi masih memaksa korban untuk ikut ke Polsek Siantar Utara sambil mengatakan, “Kalau tidak ada surat-surat keretamu, kau ditahan di Polsek”.

Namun korban tidak mau mengikuti perintah para pelaku.
Selanjutnya, kedua pelaku akan meninggalkan korban dan hendak berlalu menggunakan sepedamotor Honda Mega Pro merah.

Namun korban menarik tangan pelaku sehingga terjatuh di tengah jalan. Kemudian korban mengambil kunci sepedamotor milik pelaku sambil melarikan diri ke rumah warga. Oleh warga, kedua pelaku diamankan.

Tak lama, datang petugas dari Polsek Bangun yang sedang Patroli Premanisme dan Pungli. Petugas langsung mengamankan dua pelaku dan barang bukti sepedamotor milik pelaku dan milik korban yang tadinya sempat dilarikan namun dalam perjalanan mogok, sehingga ditinggalkan di sebuah tempat tidak jauh dari lokasi.

Sedangkan 2 orang yang sempat malarikan barang bukti, sudah melarikan diri.

“Kami sudah mengamankan dua pelaku saat ini dan sedang kami lakukan pemeriksaan di Mapolsek Bangun. Awal kejadian, para pelaku mencoba mengambil sepedamotor korban dengan alasan tunggakan kredit. Kepada para pelaku, kami persangkakan sebagai pelaku pencurian dengan kekerasan sebagaimana yang diatur di dalam Pasal 365 KUHPidana,” terang Kapolsek Bangun AKP LS Gultom.

Ditambahkannya, pihaknya sudah mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya, 1 unit sepedamotor Honda biru, 1 unit sepedamotor Honda Mega Pro merah BK 5151 TAN, handy talky BAOFENG, dan 2 tas sandang. (adi)

Dua pelaku perampasan sepedamotor yang mengaku petugas leasing diamankan polisi.

SIMALUNGUN, METRODAILY.id – Mencoba merampas sepedamotor di jalanan, dua dari empat pria yang mengaku dari salah satu perusahaan leasing (pembiayaan) di Pematangsiantar nyaris dihakimi warga.

Beruntungnya, polisi dari Polsek Bangun yang saat itu sedang melaksanakan patroli melintas di lokasi kejadian. Oleh polisi, kedua orang tersebut langsung diamankan.

Informasi dihimpun, keduanya, Acong Situmorang (38) warga Jalan Rakutta Sembiring Gang Suasa Kelurahan Naga Pita Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar dan Eko Fransiskus Purba (27) warga Jalan Jati Kelurahan Kahean Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar, dibawa ke Mapolsek Bangun dan menjalani pemeriksaan.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Asahan Km VIII Nagori Dolok Hataran Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, Sabtu (12/6) sekira pukul 10.00 WIB. Diduga berawal saat korban, Ajdi Juanda (17) dan Ari Andrian (16) warga Huta III Pasar Baru Nagori Sahkuda Bayu Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun baru pulang dari Yayasan UISU menuju rumahnya. Keduanya berboncengan sepedamotor.

Saat sedang berkendara, tetiba dari arah belakang, 2 unit sepedamotor Honda Mega Pro hitam dan merah masing-masing berboncengan. Setibanya di lokasi, posisi para pelaku sejajar dengan korban. Lalu, salah seorang pelaku menendang bagian kanan sepedamotor korban.

“Pinggir! Pinggir kalian!” katanya.

Akibatnya korban terjatuh ke beram jalan. Selanjutnya pelaku mendekati korban dan mengaku dari pihak Leasing serta langsung berusaha mengambil kunci kontak sepedamotor korban.

Tak berhenti di situ, para pelaku memeriksa nomor rangka dan nomor mesin kendaraan korban. Saat itu salah seorang pelaku memaksa sambil menendang kaki kanan korban.

Baca Juga :  LSN Survei di Kabupaten Dairi, 8 Anggota DPRD Dinilai Berkinerja Baik

Selanjutnya, dua pelaku lainnya merampas kunci kontak dari tangan korban dan melarikan sepedamotor. Sedangkan 2 orang lagi masih memaksa korban untuk ikut ke Polsek Siantar Utara sambil mengatakan, “Kalau tidak ada surat-surat keretamu, kau ditahan di Polsek”.

Namun korban tidak mau mengikuti perintah para pelaku.
Selanjutnya, kedua pelaku akan meninggalkan korban dan hendak berlalu menggunakan sepedamotor Honda Mega Pro merah.

Namun korban menarik tangan pelaku sehingga terjatuh di tengah jalan. Kemudian korban mengambil kunci sepedamotor milik pelaku sambil melarikan diri ke rumah warga. Oleh warga, kedua pelaku diamankan.

Tak lama, datang petugas dari Polsek Bangun yang sedang Patroli Premanisme dan Pungli. Petugas langsung mengamankan dua pelaku dan barang bukti sepedamotor milik pelaku dan milik korban yang tadinya sempat dilarikan namun dalam perjalanan mogok, sehingga ditinggalkan di sebuah tempat tidak jauh dari lokasi.

Sedangkan 2 orang yang sempat malarikan barang bukti, sudah melarikan diri.

“Kami sudah mengamankan dua pelaku saat ini dan sedang kami lakukan pemeriksaan di Mapolsek Bangun. Awal kejadian, para pelaku mencoba mengambil sepedamotor korban dengan alasan tunggakan kredit. Kepada para pelaku, kami persangkakan sebagai pelaku pencurian dengan kekerasan sebagaimana yang diatur di dalam Pasal 365 KUHPidana,” terang Kapolsek Bangun AKP LS Gultom.

Ditambahkannya, pihaknya sudah mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya, 1 unit sepedamotor Honda biru, 1 unit sepedamotor Honda Mega Pro merah BK 5151 TAN, handy talky BAOFENG, dan 2 tas sandang. (adi)

Dua pelaku perampasan sepedamotor yang mengaku petugas leasing diamankan polisi.

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/