alexametrics
25.7 C
Medan
Saturday, August 20, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Salomo Balik Adukan Manager PT CPA

iklan-usi

TAPTENG, METRODAILY – Selain meminta perlindungan hukum kepada Kapolri, Salomo Tinambunan, warga Lingkungan IV Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), juga melaporkan balik manager PT CPA (Cahaya Pelita Andika), Ampi Negara Harahap, ke pihak penegak hukum.

Salomo melalui Law Office RHa Hasibuan SH & Patners, menilai
Ampi Negara Harahap telah melakukan pembohongan publik, sehingga menjadikan Salomo Tinambunan sebagai tersangka tindak pidana secara tidak sah mengerjakan, menggunakan, menduduki dan menguasai lahan perkebunan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014.

“Selaku kuasa hukum Salomo Tinambunan, pada tanggal 7 Februari 2022 kami telah mengadukan balik saudara Ampi Negara Harahap ke pihak Polres Tapteng,” kata Yasser Habibie SH, Sabtu (12/2/2022).

Menurut Yasser, pengaduan Ampi Negara Harahap terhadap kliennya merupakan pengaduan palsu dan sangat keliru. Pasalnya, lahan yang diusahai dan kuasai adalah milik kliennya, dibuktikan dengan surat kepemilikan yang sah secara hukum. Konon lagi, lahan yang dipersoalkan telah dikuasai Salomo Tinambunan sejak tahun 2000 dan saat ini telah menghasilkan.

Baca Juga :  Kampung Narkoba Digerebek, Nelayan Sarudik Diamankan 

“Pada tahun 2018 telah ada kesepakatan dengan pimpinan perusahaan tentang tapal batas. Kenapa sekarang dipersoalkan lagi. Ini aneh dan bisa dikatakan fitnah,” ujar Yasser.

Sebagai kuasa hukum Salomo, Yasser akan terus melakukan perlawan hukum demi sebuah kepastian hukum kepada masyarakat pencari keadilan. Yasser meyakini, pihak penegak hukum akan bersikap profesional dalam menangani perkara yang membelit kliennya.

“Bagaimana mungkin klien kami menjadi tersangka secara tidak syah menguasai lahan yang memang miliknya sendiri. Kita berharap polisi dapat bersikap adil dan profesional,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, PT Cahaya Pelita Andika melalui General Manager Ampi Negara Harahap, melaporkan Salomo Tinambunan ke Polres Tapteng. Laporan Polisi Nomor LP/85/III/2021/SU/Res.Tapteng tertanggal 24 Maret 2021, melaporkan dugaan tindak pidana penyerobotan lahan perkebunan oleh Salomo Tinambunan

Pelaporan tersebut mengakibatkan Salomo Tinambunan dijadikan tersangka sesuai surat Nomor : S.Pgl/22/I/RES.1.24/2022/Reskrim tertanggal 14 Januari 2022. Merasa dikriminalisasi, Salomo meminta perlindungan hukum kepada Kapolri. Surat permohonan yang ditembuskan kepada Presiden Joko Widodo ini dikirimkan pada tanggal 31 Januari 2022. (ztm) 

TAPTENG, METRODAILY – Selain meminta perlindungan hukum kepada Kapolri, Salomo Tinambunan, warga Lingkungan IV Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), juga melaporkan balik manager PT CPA (Cahaya Pelita Andika), Ampi Negara Harahap, ke pihak penegak hukum.

Salomo melalui Law Office RHa Hasibuan SH & Patners, menilai
Ampi Negara Harahap telah melakukan pembohongan publik, sehingga menjadikan Salomo Tinambunan sebagai tersangka tindak pidana secara tidak sah mengerjakan, menggunakan, menduduki dan menguasai lahan perkebunan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014.

“Selaku kuasa hukum Salomo Tinambunan, pada tanggal 7 Februari 2022 kami telah mengadukan balik saudara Ampi Negara Harahap ke pihak Polres Tapteng,” kata Yasser Habibie SH, Sabtu (12/2/2022).

Menurut Yasser, pengaduan Ampi Negara Harahap terhadap kliennya merupakan pengaduan palsu dan sangat keliru. Pasalnya, lahan yang diusahai dan kuasai adalah milik kliennya, dibuktikan dengan surat kepemilikan yang sah secara hukum. Konon lagi, lahan yang dipersoalkan telah dikuasai Salomo Tinambunan sejak tahun 2000 dan saat ini telah menghasilkan.

Baca Juga :  Rocky Ritonga Serahkan Uang ke H Wildan

“Pada tahun 2018 telah ada kesepakatan dengan pimpinan perusahaan tentang tapal batas. Kenapa sekarang dipersoalkan lagi. Ini aneh dan bisa dikatakan fitnah,” ujar Yasser.

Sebagai kuasa hukum Salomo, Yasser akan terus melakukan perlawan hukum demi sebuah kepastian hukum kepada masyarakat pencari keadilan. Yasser meyakini, pihak penegak hukum akan bersikap profesional dalam menangani perkara yang membelit kliennya.

“Bagaimana mungkin klien kami menjadi tersangka secara tidak syah menguasai lahan yang memang miliknya sendiri. Kita berharap polisi dapat bersikap adil dan profesional,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, PT Cahaya Pelita Andika melalui General Manager Ampi Negara Harahap, melaporkan Salomo Tinambunan ke Polres Tapteng. Laporan Polisi Nomor LP/85/III/2021/SU/Res.Tapteng tertanggal 24 Maret 2021, melaporkan dugaan tindak pidana penyerobotan lahan perkebunan oleh Salomo Tinambunan

Pelaporan tersebut mengakibatkan Salomo Tinambunan dijadikan tersangka sesuai surat Nomor : S.Pgl/22/I/RES.1.24/2022/Reskrim tertanggal 14 Januari 2022. Merasa dikriminalisasi, Salomo meminta perlindungan hukum kepada Kapolri. Surat permohonan yang ditembuskan kepada Presiden Joko Widodo ini dikirimkan pada tanggal 31 Januari 2022. (ztm) 

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/