alexametrics
22.8 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Tahunan Mengedarkan Sabu, Manohara Diringkus, Suaminya Berhasil Kabur

iklan-usi

RANTAU, METRODAILY.id – SA alias Manohara (39), seorang ibu rumah tangga, warga Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu, Sabtu (9/10) diamankan Sat Narkoba Polres Labuhanbatu.

Tersangka SA diamankan bersama RF alias Kiki (25), warga Jalan Pendidikan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir dengan barang bukti sabu seberat 1,38 gram.

Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi Sitepu membenarkan penangkapan kedua orang tersangka tersebut.

“Benar, semalam kami melakukan penindakan di Jalan Karya, Negeri Lama dan mengamankan 2 tersangka,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (10/10) di Rantauprapat.

Kata AKP Martualesi Sitepu, oprasi penangkapan diawali dengan penyelidikan undercoverbuy terhadap tersangka RF alias Kiki.

Kemudian dikembangkan ke tersangka SA alias Manohara yang ketika itu berada dalam rumah bersama suaminya yakni Ges, (39). Namun Ges berhasil melarikan diri saat penggerebekan di rumah mereka di Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir.

Baca Juga :  PMH Tabrak Truk Logistik di Asahan: 1 Tewas, 8 Luka-luka

Kepada petugas, SA alias Manohara menerangkan sudah 2 tahun mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu.

Ibu 4 orang anak ini mengaku meraup keuntungan berkisar Rp700.000 per minggu. Sedangkan tersangka RF alias Kiki merupakan kaki tangan SA alias Manohara dan juga seorang residivis yang baru selesai menjalani hukuman pada bulan April 2021 lalu.

Kepada petugas, Manohara mengaku memperoleh pasokan narkoba jenis sabu-sabu dari seseorang warga Sennah yang sampai sekarang masih dilakukan penyelidikan. Kedua tersangka  mengaku menjual narkoba jenis sabu-sabu untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Saat ini kedua tersangka dan barang bukti diamankan di Polres Labuhanbatu untuk proses selanjutnya. Pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (1)subs pasal 112 ayat (1) dari undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (zas)

RANTAU, METRODAILY.id – SA alias Manohara (39), seorang ibu rumah tangga, warga Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu, Sabtu (9/10) diamankan Sat Narkoba Polres Labuhanbatu.

Tersangka SA diamankan bersama RF alias Kiki (25), warga Jalan Pendidikan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir dengan barang bukti sabu seberat 1,38 gram.

Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi Sitepu membenarkan penangkapan kedua orang tersangka tersebut.

“Benar, semalam kami melakukan penindakan di Jalan Karya, Negeri Lama dan mengamankan 2 tersangka,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (10/10) di Rantauprapat.

Kata AKP Martualesi Sitepu, oprasi penangkapan diawali dengan penyelidikan undercoverbuy terhadap tersangka RF alias Kiki.

Kemudian dikembangkan ke tersangka SA alias Manohara yang ketika itu berada dalam rumah bersama suaminya yakni Ges, (39). Namun Ges berhasil melarikan diri saat penggerebekan di rumah mereka di Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir.

Baca Juga :  Tak Kunjung Sembuh, Buruh Harian Bunuh Diri

Kepada petugas, SA alias Manohara menerangkan sudah 2 tahun mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu.

Ibu 4 orang anak ini mengaku meraup keuntungan berkisar Rp700.000 per minggu. Sedangkan tersangka RF alias Kiki merupakan kaki tangan SA alias Manohara dan juga seorang residivis yang baru selesai menjalani hukuman pada bulan April 2021 lalu.

Kepada petugas, Manohara mengaku memperoleh pasokan narkoba jenis sabu-sabu dari seseorang warga Sennah yang sampai sekarang masih dilakukan penyelidikan. Kedua tersangka  mengaku menjual narkoba jenis sabu-sabu untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Saat ini kedua tersangka dan barang bukti diamankan di Polres Labuhanbatu untuk proses selanjutnya. Pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (1)subs pasal 112 ayat (1) dari undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (zas)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/