alexametrics
27 C
Medan
Thursday, August 18, 2022

iklanpemko
iklanpemko

3 Warga Aceh Bawa 45 Kg Sabu

iklan-usi

RANTAU, METRODAILY.id – Personil Polsekta, Kota Pinang, Polres Labuhanbatu, Senin (28/7) lalu berhasil mengamankan sabu seberat 45 Kg dari tangan tiga orang tersangka asal Aceh.

Ketiga orang tersangka yakni RN (23) dan J (21), warga Dusun IV Desa Tambun Tunong, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara serta S (23), warga Desa Palau Gading, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, diamankan polisi di Penyekatan PPKM Kota Pinang, Labuhanbatu Selatan.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan saat konferensi pers sekaligus pemusnahan barang bukti sabu 45 Kg tersebut menjelaskan, bahwa penangkapan berawal dari informasi yang diterima Polres Labuhanbatu.

Ada kecurigaan terhadap dua unit mobil minibus jenisToyota Innova bernomor polisi BK 1454 HE dan Honda Brio dengan nomor polisi BK1261EP melintas keluar dari Aceh.

Tim pun melakukan persiapan. Sekira pukul 01.30 WIB dini hari, personil Polsek Kota Pinang yang pada saat itu sedang melaksanakan patroli malam dan penyekatan PPKM,  melihat kedua unit mobil tersebut berhenti.

Lantas, tim melakukan pemeriksaan terhadap pengemudinya dan membawa ke Polsek Kota Pinang untuk dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan.

Di dalam mobil, polisi menemukan sejumlah paket sabu yang dikemas dengan lilitan lakban berwarna kuning dengan total sebanyak 35 paket seberat 45.000 gr atau 45 Kg.

“Dari hasil penggeledahan terhadap mobil Toyota Kijang Innova, ditemukan 20 bungkus lakban kuning di bawah kursi jok belakang dan 10 bungkus di dalam ban serap dan diduga narkotika jenis sabu,” kata AKBP Deni Kurniawan, di Mapolres Labuhanbatu, Selasa (11/8).

Baca Juga :  11 Oknum Polisi Diduga Jual Barang Bukti Sabu

“Sedangkan pada mobil Honda Brio ditemukan satu buah goni plastik berisi 15 bungkus lakban kuning di bagasi belakang”, imbuhnya.

Dari keterangan salah seorang tersangka, barang haram tersebut diperoleh dari seseorang berinisial D di Nisam Antara Kabupaten Aceh Utara. Ia mengaku dijanjikan upah sebesar Rp65.000.000.

“Jadi mereka ini dijanjikan akan diberi upah sebesar Rp65 juta dengan uang muka yang sudah diterima sebesar Rp10 juta melalui salah seorang rekan mereka yang melarikan diri saat mencari montir,” terang AKBP Deni.

Dari peristiwa ini, Polres Labuhanbatu telah melaporkan dan berkoordinasi dengan Dir Narkoba Polda Sumut dan membentuk tim melakukan pengembangan hingga ke Aceh.

“Kasat Narkoba, AKP Martualsi sudah berkoordinasi dengan Polda Sumut dan melakukan pengembangan. Saat ini team sebagian masih berada di Aceh,” sebut AKBP Deni.

AKBP Deni menjelaskan, dari sabu – sabu 4.5000 gram yang sudah diamankan ini sedikitnya 450.000 jiwa terselamatkan dengan hitungan 1 gram digunakan 10 orang.

Sementara itu, para tersangka kejahatan narkotika jenis sabu ini dijerat dengan pasal 114 Sub 112 UU RI nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup. (zas)

RANTAU, METRODAILY.id – Personil Polsekta, Kota Pinang, Polres Labuhanbatu, Senin (28/7) lalu berhasil mengamankan sabu seberat 45 Kg dari tangan tiga orang tersangka asal Aceh.

Ketiga orang tersangka yakni RN (23) dan J (21), warga Dusun IV Desa Tambun Tunong, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara serta S (23), warga Desa Palau Gading, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, diamankan polisi di Penyekatan PPKM Kota Pinang, Labuhanbatu Selatan.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan saat konferensi pers sekaligus pemusnahan barang bukti sabu 45 Kg tersebut menjelaskan, bahwa penangkapan berawal dari informasi yang diterima Polres Labuhanbatu.

Ada kecurigaan terhadap dua unit mobil minibus jenisToyota Innova bernomor polisi BK 1454 HE dan Honda Brio dengan nomor polisi BK1261EP melintas keluar dari Aceh.

Tim pun melakukan persiapan. Sekira pukul 01.30 WIB dini hari, personil Polsek Kota Pinang yang pada saat itu sedang melaksanakan patroli malam dan penyekatan PPKM,  melihat kedua unit mobil tersebut berhenti.

Lantas, tim melakukan pemeriksaan terhadap pengemudinya dan membawa ke Polsek Kota Pinang untuk dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan.

Di dalam mobil, polisi menemukan sejumlah paket sabu yang dikemas dengan lilitan lakban berwarna kuning dengan total sebanyak 35 paket seberat 45.000 gr atau 45 Kg.

“Dari hasil penggeledahan terhadap mobil Toyota Kijang Innova, ditemukan 20 bungkus lakban kuning di bawah kursi jok belakang dan 10 bungkus di dalam ban serap dan diduga narkotika jenis sabu,” kata AKBP Deni Kurniawan, di Mapolres Labuhanbatu, Selasa (11/8).

Baca Juga :  Sidang Perdana Kasus 4 Anggota DPRD Labura Pesta Narkoba, Panggil Teman Wanita, Pesan Ekstasi 'Firaun' 

“Sedangkan pada mobil Honda Brio ditemukan satu buah goni plastik berisi 15 bungkus lakban kuning di bagasi belakang”, imbuhnya.

Dari keterangan salah seorang tersangka, barang haram tersebut diperoleh dari seseorang berinisial D di Nisam Antara Kabupaten Aceh Utara. Ia mengaku dijanjikan upah sebesar Rp65.000.000.

“Jadi mereka ini dijanjikan akan diberi upah sebesar Rp65 juta dengan uang muka yang sudah diterima sebesar Rp10 juta melalui salah seorang rekan mereka yang melarikan diri saat mencari montir,” terang AKBP Deni.

Dari peristiwa ini, Polres Labuhanbatu telah melaporkan dan berkoordinasi dengan Dir Narkoba Polda Sumut dan membentuk tim melakukan pengembangan hingga ke Aceh.

“Kasat Narkoba, AKP Martualsi sudah berkoordinasi dengan Polda Sumut dan melakukan pengembangan. Saat ini team sebagian masih berada di Aceh,” sebut AKBP Deni.

AKBP Deni menjelaskan, dari sabu – sabu 4.5000 gram yang sudah diamankan ini sedikitnya 450.000 jiwa terselamatkan dengan hitungan 1 gram digunakan 10 orang.

Sementara itu, para tersangka kejahatan narkotika jenis sabu ini dijerat dengan pasal 114 Sub 112 UU RI nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup. (zas)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/