alexametrics
25.7 C
Medan
Saturday, August 20, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Warga Ledong Simpan Sabu di Jok Sepedamotor

iklan-usi

RANTAU, METRODAILY.id – BS alias Beni (33), warga Jalan Puskesmas Lingkungan Pekan III, Kelurahan Tanjung Leidong, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, diamankan personel Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, Senin (7/6/2021).

Beni ketangkap membawa sabu ketika Tim 1 Unit II Satres Narkoba Polres Labuhanbatu melakukan penyelidikan terkait adanya peredaran narkoba di wilayah Kualuh Leidong.

Saat dilakukan penangkapan, Beni dan rekannya S (37), warga Jalan Stadion, Kabupaten Labuhanbatu Utara mencoba kabur menggunakan sepedamotor dari petugas.

Namun pelarian Beni dapat diantisipasi oleh petugas dan langsung dilakukan penggeladahan. Petugas menemukan sabu di dalam jok sepedamotornya.

“Saat itu TSK (tersangka) Beni dan S hendak melarikan diri, namun berhasil diamankan tim. Turut diamankan 1 bungkus plastik tembus pandang berisikan diduga sabu di dalam bagasi sepedamotor milik Beni,” kata Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, didampingi Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualsi Sitepu, Rabu (9/6/2021) di Rantauprapat.

Kemudian, lanjut AKBP Deni, petugas melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah Beni. Dalam penggeledahan tersebut, petugas juga menemukan satu bungkus sabu di kamarnya.

Baca Juga :  Guru SMP Lecehkan Siswi di Balige, Pesan WA jadi Bukti

Dari pengakuan tersangka, barang haram tersebut diperolehnya dari seseorang berinisial A, warga Kota Tanjungbalai. Kemudian petugas melakukan pengembangan dengan cara memesan kembali via HP milik Beni ke A. Namun target kedua diduga sudah mengetahuinya, sehingga pemesanan dibatalkan.

“Pelaku mengakui sabu tersebut diperolehnya dari A, warga Tanjungbalai dan kini tengah penyelidikan anggota di lapangan,” sebut AKBP Deni.

Dari tangan Beni, polisi mengamankan 1 bungkus plastik tembus pandang berisikan narkotika diduga sabu seberat netto 9,54 gram, 1 bungkus plastik klip berisikan diduga sabu seberat netto 0,08 gram, 1 buah alat hisap sabu, 1 unit Honda Supra X 125 warna hitam tanpa plat dan 1 unit handphone merk Nokia warna hitam.

Terhadap BS dipersangkakan melanggar Pasal 114 SUB 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika diancam hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara.

Sementara itu, dari hasil penyidikan dan gelar perkara terhadap rekan pelaku yakni berinsial S tidak didapatkan cukup bukti, sehingga S dijadikan sebagai saksi dalam perkara ini. (zas)

RANTAU, METRODAILY.id – BS alias Beni (33), warga Jalan Puskesmas Lingkungan Pekan III, Kelurahan Tanjung Leidong, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, diamankan personel Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, Senin (7/6/2021).

Beni ketangkap membawa sabu ketika Tim 1 Unit II Satres Narkoba Polres Labuhanbatu melakukan penyelidikan terkait adanya peredaran narkoba di wilayah Kualuh Leidong.

Saat dilakukan penangkapan, Beni dan rekannya S (37), warga Jalan Stadion, Kabupaten Labuhanbatu Utara mencoba kabur menggunakan sepedamotor dari petugas.

Namun pelarian Beni dapat diantisipasi oleh petugas dan langsung dilakukan penggeladahan. Petugas menemukan sabu di dalam jok sepedamotornya.

“Saat itu TSK (tersangka) Beni dan S hendak melarikan diri, namun berhasil diamankan tim. Turut diamankan 1 bungkus plastik tembus pandang berisikan diduga sabu di dalam bagasi sepedamotor milik Beni,” kata Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, didampingi Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualsi Sitepu, Rabu (9/6/2021) di Rantauprapat.

Kemudian, lanjut AKBP Deni, petugas melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah Beni. Dalam penggeledahan tersebut, petugas juga menemukan satu bungkus sabu di kamarnya.

Baca Juga :  Polsek Kolang Mediasi Kasus Penganiayaan

Dari pengakuan tersangka, barang haram tersebut diperolehnya dari seseorang berinisial A, warga Kota Tanjungbalai. Kemudian petugas melakukan pengembangan dengan cara memesan kembali via HP milik Beni ke A. Namun target kedua diduga sudah mengetahuinya, sehingga pemesanan dibatalkan.

“Pelaku mengakui sabu tersebut diperolehnya dari A, warga Tanjungbalai dan kini tengah penyelidikan anggota di lapangan,” sebut AKBP Deni.

Dari tangan Beni, polisi mengamankan 1 bungkus plastik tembus pandang berisikan narkotika diduga sabu seberat netto 9,54 gram, 1 bungkus plastik klip berisikan diduga sabu seberat netto 0,08 gram, 1 buah alat hisap sabu, 1 unit Honda Supra X 125 warna hitam tanpa plat dan 1 unit handphone merk Nokia warna hitam.

Terhadap BS dipersangkakan melanggar Pasal 114 SUB 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika diancam hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara.

Sementara itu, dari hasil penyidikan dan gelar perkara terhadap rekan pelaku yakni berinsial S tidak didapatkan cukup bukti, sehingga S dijadikan sebagai saksi dalam perkara ini. (zas)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/