alexametrics
22.8 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Ditipu Teman Dekat, Rp642 Juta Raib

iklan-usi

TANJUNGBALAI, METRODAILY.id – Tega menipu teman sendiri, Agus Salim Lubis (55), warga Perumahan Anugerah 1 No.AA 3, Jalan Labu, Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan akhirnya diamankan tekab Sat Reskrim Polres Tanjungbalai.

Tersangka yang bekerja sebagai wiraswasta ini diamankan dari loket taxi Sarinah di Jalan Imam Bonjol, Kisaran dan langsung digelandang ke Markas Komando (Mako) Polres Tanjungbalai.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira,SIK,MH yang dihubungi melalui Kasubbag Humas, IPTU AD Panjaitan, Selasa (8/6) membenarkan penangkapan terhadap Agus Salim Lubis. Katanya, tersangka ditangkap sesuai dengan Surat Perintah Penangkapan Nomor : S.KAP/59/VI/RES1.11/2021/Reskrim, tanggal 3 Juni 2021 berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/84/III/2021/SU/RES T.BALAI tanggal 06 Maret 2021 yang dilaporkan oleh Ahmad Atan Ansari (41), seorang pegawai negeri sipil (PNS), warga Jalan Budi Utomo, Lingkungan IV, Kelurahan Siumbut-umbut, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.

“Tersangka Agus Salim Lubis ditangkap dalam kasus dugaan melakukan penipuan atau penggelapan sebagaimana tertuang dalam Pasal 378 atau Pasal 372 KUH Pidana terhadap korban yakni Ahmad Atan Ansari, teman dari tersangka. Perbuatan tersebut dilakukan tersangka sekitar di bulan Juli 2017 dengan cara, tersangka menawarkan sebidang tanah yang berlokasi di Kota Tanjungbalai, milik dari teman tersangka.

Baca Juga :  Belasan Wanita di Psp Kena Tipu, Kirim Foto Bugil Demi Bantuan Covid Rp5 Juta

Awalnya tersangka menawarkan tanah tersebut kepada pelapor dengan harga Rp642.850.000 dan disanggupi pelapor/korban. Pada saat akan terjadi jual beli atas sebidang tanah tersebut, terlapor mengatakan bahwa pemilik tanah hanya akan menjual tanah tersebut kepada kerabatnya.

Karena tersangka adalah teman dekat pelapor/korban, akhirnya jual beli tanah tersebut dilakukan atas nama tersangka dengan perjanjian, setelah selesai transaksi jual beli bidang tanah tersebut, sertifikat hak milik (SHM) akan diberikan terlapor kepada pelapor. Namun, perjanjian tersebut tidak ditepati oleh terlapor dan selalu menghindar pada saat pelapor mempertanyakannya.

Seiring berjalannya waktu hingga tahun 2018, pelapor mengetahui bahwa bidang tanah tersebut telah dijual oleh terlapor kepada orang lain, namun terlapor tidak juga memberikan uang hasil dari penjualan tanah tersebut kepada pelapor. Pelapor mengalami kerugian materil lebih kurang sebesar Rp642.850.000.

Keberatan atas perbuatan temannya itu, korbanpun akhirnya membuat laporan/pengaduan ke Polres Tanjungbalai untuk dilakukan proses selanjutnya. Dan sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP/84/III/2021/SU/RES T.BALAI, tanggal 06 Maret 2021 yang ditindak lanjuti dengan Surat Perintah Penangkapan Nomor : S.KAP/59/VI/RES1.11/2021/Reskrim, tanggal 3 Juni 2021, terlapor Agus Salim Lubis ditangkap untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar IPTU AD Panjaitan.(gia/vino)

 

 

TANJUNGBALAI, METRODAILY.id – Tega menipu teman sendiri, Agus Salim Lubis (55), warga Perumahan Anugerah 1 No.AA 3, Jalan Labu, Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan akhirnya diamankan tekab Sat Reskrim Polres Tanjungbalai.

Tersangka yang bekerja sebagai wiraswasta ini diamankan dari loket taxi Sarinah di Jalan Imam Bonjol, Kisaran dan langsung digelandang ke Markas Komando (Mako) Polres Tanjungbalai.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira,SIK,MH yang dihubungi melalui Kasubbag Humas, IPTU AD Panjaitan, Selasa (8/6) membenarkan penangkapan terhadap Agus Salim Lubis. Katanya, tersangka ditangkap sesuai dengan Surat Perintah Penangkapan Nomor : S.KAP/59/VI/RES1.11/2021/Reskrim, tanggal 3 Juni 2021 berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/84/III/2021/SU/RES T.BALAI tanggal 06 Maret 2021 yang dilaporkan oleh Ahmad Atan Ansari (41), seorang pegawai negeri sipil (PNS), warga Jalan Budi Utomo, Lingkungan IV, Kelurahan Siumbut-umbut, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.

“Tersangka Agus Salim Lubis ditangkap dalam kasus dugaan melakukan penipuan atau penggelapan sebagaimana tertuang dalam Pasal 378 atau Pasal 372 KUH Pidana terhadap korban yakni Ahmad Atan Ansari, teman dari tersangka. Perbuatan tersebut dilakukan tersangka sekitar di bulan Juli 2017 dengan cara, tersangka menawarkan sebidang tanah yang berlokasi di Kota Tanjungbalai, milik dari teman tersangka.

Baca Juga :  Cabuli Anak Tiri Hingga 6 Kali, Ayah Badau di Labusel Ditangkap

Awalnya tersangka menawarkan tanah tersebut kepada pelapor dengan harga Rp642.850.000 dan disanggupi pelapor/korban. Pada saat akan terjadi jual beli atas sebidang tanah tersebut, terlapor mengatakan bahwa pemilik tanah hanya akan menjual tanah tersebut kepada kerabatnya.

Karena tersangka adalah teman dekat pelapor/korban, akhirnya jual beli tanah tersebut dilakukan atas nama tersangka dengan perjanjian, setelah selesai transaksi jual beli bidang tanah tersebut, sertifikat hak milik (SHM) akan diberikan terlapor kepada pelapor. Namun, perjanjian tersebut tidak ditepati oleh terlapor dan selalu menghindar pada saat pelapor mempertanyakannya.

Seiring berjalannya waktu hingga tahun 2018, pelapor mengetahui bahwa bidang tanah tersebut telah dijual oleh terlapor kepada orang lain, namun terlapor tidak juga memberikan uang hasil dari penjualan tanah tersebut kepada pelapor. Pelapor mengalami kerugian materil lebih kurang sebesar Rp642.850.000.

Keberatan atas perbuatan temannya itu, korbanpun akhirnya membuat laporan/pengaduan ke Polres Tanjungbalai untuk dilakukan proses selanjutnya. Dan sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP/84/III/2021/SU/RES T.BALAI, tanggal 06 Maret 2021 yang ditindak lanjuti dengan Surat Perintah Penangkapan Nomor : S.KAP/59/VI/RES1.11/2021/Reskrim, tanggal 3 Juni 2021, terlapor Agus Salim Lubis ditangkap untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar IPTU AD Panjaitan.(gia/vino)

 

 

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/