alexametrics
25.7 C
Medan
Saturday, August 20, 2022

iklanpemko
iklanpemko

5 Anggota DPRD Labura Pesta Narkoba Bersama 7 Wanita

iklan-usi

ASAHAN, METRODAILY.id – Lima anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) ditangkap Polres Asahaan, diduga saat pesta narkoba jenis ekstasi bersama 7 wanita di salah satu lokasi karaoke pada sebuah hotel di Kisaran Kabupaten Asahan, Sabtu dini hari (7/8) sekira pukul 01.00 Wib.

Kelima bapak rakyat Labura ini masing-masing berinisial  JS, AB, KAP, GK, dan PG terjaring razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Setelah dilakukan tes urine, kelimanya positif.

“Iya, seluruhnya (anggota DPRD Labura) positif,” kata Kasat Narkoba Polres Asahan AKP Nasri Ginting, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (8/8).

Ia melanjutkan, dari 17 orang yang diamankan tersebut ada 14 orang dinyatakan positif termasuk 5 orang anggota DPRD Labura. Mereka yang diamankan terdiri dari 10 orang laki-laki dan 7 orang perempuan.

Hingga Minggu, mereka masih ditahan di Mapolres Asahan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pada penangkapan tersebut, Polisi juga menemukan barang bukti narkoba berupa pecahan butiran pil ekstasi.

“Sekarang masih dilakukan penahanan, masih di Mapolres,” kata Nasri.

Dari pantauan wartawan, sebelumnya pada Sabtu (7/8) dini hari, tim gabungan Polres Asahan  melakukan razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di salah satu ruangan karaoke pada sebuah hotel di Kisaran, Kabupaten Asahan. Tim gabungan mengamankan 17 orang yang terdiri 10 laki-laki (termasuk ke 5 anggota dewan) dan 7 wanita. Karena ada temuan terindikasi penyalahgunaan narkoba, tim pun menyerahkan ke 17 orang tersebut ke Satuan Narkoba Polres Asahan.

Baca Juga :  Bandar Sabu Diringkus di Badiri

“Benar, diserahkan oleh tim razia PPKM. Masih penyidikan,” kata Kasat Narkoba Polres Asahan AKP Nasri Ginting kepada wartawan, Sabtu (7/8) dini hari.

Hingga Sabtu (7/8) dini hari, mereka yang diamankan tersebut masih berada di Mapolres Asahan. Terlihat beberapa wanita dan pria digiring dari ruang penyidikan menyuju sel tahanan sementara di satuan Narkoba Polres Asahan.

Ditangkapnya lima orang oknum anggota DPRD Labura ini diperkuat dengan hadirnya Indra Surya Bakti bersama beberapa orang lainnya.

Kepada wartawan, Indra yang baru saja keluar dari ruang Satuan Narkoba, membenarkan diamankannya lima orang rekannya sesama anggota DPRD.

“Kami prihatin dan kami juga memberikan semangat kepada anggota DPRD Labuhanbatu Utara yang diduga seperti yang diberitakan oleh media. Jadi kami menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik. Jadi kita tunggu saja,” kata Indra.

Indra menyatakan ada lima orang anggota DPRD Labura yang diamankan.

“Sesuai dengan pemberitaan media hari ini. Kami menunggu putusan dari penyidik. Kami menghormati putusan apapun yang diberikan penyidik,” ujarnya.

Ditanya adakah Indra bertemu dengan rekannya tersebut usai keluar dari Satuan Narkoba, ia turut membenarkan.

“Ada (bertemu). Pokoknya kita prihatin dan mereka mengaku bersalah,” ucapnya.(Per)

ASAHAN, METRODAILY.id – Lima anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) ditangkap Polres Asahaan, diduga saat pesta narkoba jenis ekstasi bersama 7 wanita di salah satu lokasi karaoke pada sebuah hotel di Kisaran Kabupaten Asahan, Sabtu dini hari (7/8) sekira pukul 01.00 Wib.

Kelima bapak rakyat Labura ini masing-masing berinisial  JS, AB, KAP, GK, dan PG terjaring razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Setelah dilakukan tes urine, kelimanya positif.

“Iya, seluruhnya (anggota DPRD Labura) positif,” kata Kasat Narkoba Polres Asahan AKP Nasri Ginting, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (8/8).

Ia melanjutkan, dari 17 orang yang diamankan tersebut ada 14 orang dinyatakan positif termasuk 5 orang anggota DPRD Labura. Mereka yang diamankan terdiri dari 10 orang laki-laki dan 7 orang perempuan.

Hingga Minggu, mereka masih ditahan di Mapolres Asahan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pada penangkapan tersebut, Polisi juga menemukan barang bukti narkoba berupa pecahan butiran pil ekstasi.

“Sekarang masih dilakukan penahanan, masih di Mapolres,” kata Nasri.

Dari pantauan wartawan, sebelumnya pada Sabtu (7/8) dini hari, tim gabungan Polres Asahan  melakukan razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di salah satu ruangan karaoke pada sebuah hotel di Kisaran, Kabupaten Asahan. Tim gabungan mengamankan 17 orang yang terdiri 10 laki-laki (termasuk ke 5 anggota dewan) dan 7 wanita. Karena ada temuan terindikasi penyalahgunaan narkoba, tim pun menyerahkan ke 17 orang tersebut ke Satuan Narkoba Polres Asahan.

Baca Juga :  Viral…Pencuri Nyamar jadi Pocong

“Benar, diserahkan oleh tim razia PPKM. Masih penyidikan,” kata Kasat Narkoba Polres Asahan AKP Nasri Ginting kepada wartawan, Sabtu (7/8) dini hari.

Hingga Sabtu (7/8) dini hari, mereka yang diamankan tersebut masih berada di Mapolres Asahan. Terlihat beberapa wanita dan pria digiring dari ruang penyidikan menyuju sel tahanan sementara di satuan Narkoba Polres Asahan.

Ditangkapnya lima orang oknum anggota DPRD Labura ini diperkuat dengan hadirnya Indra Surya Bakti bersama beberapa orang lainnya.

Kepada wartawan, Indra yang baru saja keluar dari ruang Satuan Narkoba, membenarkan diamankannya lima orang rekannya sesama anggota DPRD.

“Kami prihatin dan kami juga memberikan semangat kepada anggota DPRD Labuhanbatu Utara yang diduga seperti yang diberitakan oleh media. Jadi kami menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik. Jadi kita tunggu saja,” kata Indra.

Indra menyatakan ada lima orang anggota DPRD Labura yang diamankan.

“Sesuai dengan pemberitaan media hari ini. Kami menunggu putusan dari penyidik. Kami menghormati putusan apapun yang diberikan penyidik,” ujarnya.

Ditanya adakah Indra bertemu dengan rekannya tersebut usai keluar dari Satuan Narkoba, ia turut membenarkan.

“Ada (bertemu). Pokoknya kita prihatin dan mereka mengaku bersalah,” ucapnya.(Per)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/