alexametrics
31.7 C
Medan
Thursday, August 11, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Polda Sumut Kantongi Identitas Pengeroyok Wartawan di Madina

MADINA, METRODAILY – Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak melalui Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menegaskan, Polda Sumut mengutuk keras aksi penganiayaan dan main hakim sendiri terhadap wartawan yang dilakukan oknum-oknum tidak bertanggung jawab, pada Sabtu (5/3/2022).

Diketahui, Jeffry Barata Lubis yang berprofesi sebagai wartawan di Madina diduga dianiaya sekelompok orang. Aksi penyaniayaan itu disinyalir suruhan dari penambang emas ilegal yang tak terima pemberitaan yang menyoroti status tersangka yang ditangani Polda Sumut.

Untuk identitas para pelaku sudah dikantongi polisi. “Percayakan kasusnya kepada kami, secepatnya akan ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Hadi.

Kejadiannya sekira pukul 20.30 WIB di Lopo Mandailing Coffe SPBU Aek Galoga, Madina. Akibat penganiayaan itu Jeffry mengalami luka memar di bagian wajah sebelah kanan. Sementara peristiwa ini pun tengah ditangani Polres Madina.

Kekerasan yang menimpa Jeffry ini diduga terkait dengan pemberitaan yang membuat salah satu oknum Ketua OKP di Kabupaten Madina gerah, karena merupakan tersangka dalam kasus itu.

Baca Juga :  Pemilik Sabu Diringkus di Balige

“Pagi tadi dengan menggunakan nomor telpon rekan saya, Ketua OKP tersebut meminta saya agar berbincang-bincang dengan orang suruhannya,” jelasnya.

Kata Jeffry, Ketua OKP itu meminta waktunya untuk bertemu dengan orang suruhannya. Ia sendiri tidak mengerti maksud dan tujuan dari pertemuan itu.

Namun setiba di lokasi yang dimaksud, seseorang yang diduga merupakan orang suruhan Ketua OKP itu langsung melakukan penyerangan dan melakukan pengeroyokan bersama rekannya hingga Ia mengalami luka memar di bagian wajah.

Kabid Humas Polda Sumut menambahkan agar para pelaku menyerahkan diri. “Identitasnya sudah kita ketahui, menyerahkan diri saja untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tegasnya.

Kombes Pol Hadi Wahyudi kepada wartawan mengatakan, kasus penganiayaan terhadap Jeffry Barata Lubis, Polres Madina dan Jatanras Polda Sumut sudah meminta keterangan beberapa saksi dan korban sendiri.(irs/rel)

MADINA, METRODAILY – Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak melalui Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menegaskan, Polda Sumut mengutuk keras aksi penganiayaan dan main hakim sendiri terhadap wartawan yang dilakukan oknum-oknum tidak bertanggung jawab, pada Sabtu (5/3/2022).

Diketahui, Jeffry Barata Lubis yang berprofesi sebagai wartawan di Madina diduga dianiaya sekelompok orang. Aksi penyaniayaan itu disinyalir suruhan dari penambang emas ilegal yang tak terima pemberitaan yang menyoroti status tersangka yang ditangani Polda Sumut.

Untuk identitas para pelaku sudah dikantongi polisi. “Percayakan kasusnya kepada kami, secepatnya akan ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Hadi.

Kejadiannya sekira pukul 20.30 WIB di Lopo Mandailing Coffe SPBU Aek Galoga, Madina. Akibat penganiayaan itu Jeffry mengalami luka memar di bagian wajah sebelah kanan. Sementara peristiwa ini pun tengah ditangani Polres Madina.

Kekerasan yang menimpa Jeffry ini diduga terkait dengan pemberitaan yang membuat salah satu oknum Ketua OKP di Kabupaten Madina gerah, karena merupakan tersangka dalam kasus itu.

Baca Juga :  Viral! Aksi Pengendara Honda Beat Maki dan Dorong-dorong Polisi di Siantar

“Pagi tadi dengan menggunakan nomor telpon rekan saya, Ketua OKP tersebut meminta saya agar berbincang-bincang dengan orang suruhannya,” jelasnya.

Kata Jeffry, Ketua OKP itu meminta waktunya untuk bertemu dengan orang suruhannya. Ia sendiri tidak mengerti maksud dan tujuan dari pertemuan itu.

Namun setiba di lokasi yang dimaksud, seseorang yang diduga merupakan orang suruhan Ketua OKP itu langsung melakukan penyerangan dan melakukan pengeroyokan bersama rekannya hingga Ia mengalami luka memar di bagian wajah.

Kabid Humas Polda Sumut menambahkan agar para pelaku menyerahkan diri. “Identitasnya sudah kita ketahui, menyerahkan diri saja untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tegasnya.

Kombes Pol Hadi Wahyudi kepada wartawan mengatakan, kasus penganiayaan terhadap Jeffry Barata Lubis, Polres Madina dan Jatanras Polda Sumut sudah meminta keterangan beberapa saksi dan korban sendiri.(irs/rel)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/