alexametrics
31.7 C
Medan
Monday, August 15, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Pemkab Simalungun Tak Hadir, Mediasi dengan Kontraktror Proyek MCK Ditunda

iklan-usi

SIMALUNGUN, METRODAILY – Mediasi antara Pemkab Simalungun dan kontraktor pelaksana proyek MCK di Simalungun yang belum dibayarkan, tertunda karena pihak Pemkab Simalungun tidak hadir ke Pengadian Negeri Simalungun, Rabu (6/7/2022).

Pihak kontraktor melalui Kantor Advokat Dr Sarles Gultom SH MH & Partners sudah melayangkan gugatan beberapa waktu lalu di Pengadilan Negeri Simalungun. Pada sidang sebelumnya, hakim menyarankan kedua belah pihak untuk melakukan mediasi terlebih dahulu. Saat itu, pihak Pemkab Simalungun dan pihak kontraktor setuju untuk melakukan mediasi.

Ketua Gapeksindo Siantar- Simalungun, Bonatunas Lumban Gaol,  salah satu rekanan pelaksana pembangunan MCK didampingi beberapa rekanan yang hadir di Kantor Pengadilan Negeri Simalungun mengaku kecewa, karena pihak Pemkab Simalungun tidak hadir dalam mediasi tersebut.

Baca Juga :  Narkoba dan Judi Merajalela di Madina, Ibu-Ibu Demo

“Kami sudah capek sebenarnya, nampaknya pihak Pemkab Simalungun tidak beritikad baik. Tidak ada kabar, jika mereka berhalangan. Kami disini memperjuangkan hak dan keadilan kami,” kata Bonatunas.

Dijelaskan Bonatunas, langkah hukum ini sebenarnya jalan terakhir yang mereka pilih setelah pihak Pemkab Simalungun melalui BPBD Simalungun tidak beritikad baik dalam hal pembayaran kewajiban atas pekerjaan yang sudah dilaksanakan para rekanan.

Setelah melakukan koordinasi dengan pihak Pengadilan Negeri Simalungun melalui kuasa hukum para rekanan, diperoleh informasi pihak pengadilan akan melayangkan surat undangan kedua dengan jadwal mediasi pada Rabu mendatang.(ros/esa)

SIMALUNGUN, METRODAILY – Mediasi antara Pemkab Simalungun dan kontraktor pelaksana proyek MCK di Simalungun yang belum dibayarkan, tertunda karena pihak Pemkab Simalungun tidak hadir ke Pengadian Negeri Simalungun, Rabu (6/7/2022).

Pihak kontraktor melalui Kantor Advokat Dr Sarles Gultom SH MH & Partners sudah melayangkan gugatan beberapa waktu lalu di Pengadilan Negeri Simalungun. Pada sidang sebelumnya, hakim menyarankan kedua belah pihak untuk melakukan mediasi terlebih dahulu. Saat itu, pihak Pemkab Simalungun dan pihak kontraktor setuju untuk melakukan mediasi.

Ketua Gapeksindo Siantar- Simalungun, Bonatunas Lumban Gaol,  salah satu rekanan pelaksana pembangunan MCK didampingi beberapa rekanan yang hadir di Kantor Pengadilan Negeri Simalungun mengaku kecewa, karena pihak Pemkab Simalungun tidak hadir dalam mediasi tersebut.

Baca Juga :  Balita Dipukul Bambu hingga Bagian Sensitif Terluka

“Kami sudah capek sebenarnya, nampaknya pihak Pemkab Simalungun tidak beritikad baik. Tidak ada kabar, jika mereka berhalangan. Kami disini memperjuangkan hak dan keadilan kami,” kata Bonatunas.

Dijelaskan Bonatunas, langkah hukum ini sebenarnya jalan terakhir yang mereka pilih setelah pihak Pemkab Simalungun melalui BPBD Simalungun tidak beritikad baik dalam hal pembayaran kewajiban atas pekerjaan yang sudah dilaksanakan para rekanan.

Setelah melakukan koordinasi dengan pihak Pengadilan Negeri Simalungun melalui kuasa hukum para rekanan, diperoleh informasi pihak pengadilan akan melayangkan surat undangan kedua dengan jadwal mediasi pada Rabu mendatang.(ros/esa)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

Arsenal Bantai Leicester

Inter Menang Tipis Atas Lecce

Awal Manis Milan

PSG Pesta Gol

/