alexametrics
27.8 C
Medan
Sunday, August 14, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Penembak Pendeta Marah tidak Diberi ‘Uang Keamanan”

DELISERDANG, METRODAILY – Polresta Deliserdang mengamankan pelaku penembakan terhadap Pendeta Fernando Tambunan (42). Peristiwa penembakan itu terjadi di rumah korban di Desa Jaharun A, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, Senin (27/6) sekitar pukul 20.30 WIB. Pelaku, yakni ZS (47), warga Dusun I, Desa Jaharun B, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang.

Kapolresta Deliserdang Kombes Irsan Sinuhaji menyebut pelaku merupakan pemuda setempat yang sering meminta jatah uang keamanan. Namun, saat pelaku meminta uang sebesar Rp50 ribu dengan dalih uang keamanan, korban tidak memberikan uang tersebut.

“Pelaku merasa geram dan emosi sehingga mau membuat pelajaran terhadap Fernando Tambunan,” kata Irsan, kemarin.

Tak lama setelah kejadian itu, pelaku lalu mengambil senapan angin serta tiga butir peluru miliknya dan membawanya ke sebuah kandang lembu. Di sana, pelaku menyimpan senapan tersebut. Setelah menyimpannya, ZS pulang ke rumahnya untuk tidur siang.

Baca Juga :  Togel dan Narkoba Marak di Luatpahae

Malamnya, sekitar pukul 20.00 WIB, korban kembali ke kandang lembu untuk mengambil senapan angin yang sebelumnya telah disimpannya. Dia kemudian berjalan menuju sebuah perbukitan yang berada di dekat rumah korban. Dari sana, pelaku langsung menembak korban yang saat itu tengah duduk di teras rumahnya.

“Tembakan pelaku mengenai badan Fernando. Korban langsung meringis kesakitan sambil memegang lengan dan dada sebelah kanannya,” ujar mantan Wakapolrestabes Medan itu.

Setelah menembak korban, pelaku langsung berlari meninggalkan lokasi kejadian menuju ke rumahnya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 340 Jo Pasal 353 Ayat 2 Subs Pasal 351 Ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (mcr22/jpnn)

DELISERDANG, METRODAILY – Polresta Deliserdang mengamankan pelaku penembakan terhadap Pendeta Fernando Tambunan (42). Peristiwa penembakan itu terjadi di rumah korban di Desa Jaharun A, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, Senin (27/6) sekitar pukul 20.30 WIB. Pelaku, yakni ZS (47), warga Dusun I, Desa Jaharun B, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang.

Kapolresta Deliserdang Kombes Irsan Sinuhaji menyebut pelaku merupakan pemuda setempat yang sering meminta jatah uang keamanan. Namun, saat pelaku meminta uang sebesar Rp50 ribu dengan dalih uang keamanan, korban tidak memberikan uang tersebut.

“Pelaku merasa geram dan emosi sehingga mau membuat pelajaran terhadap Fernando Tambunan,” kata Irsan, kemarin.

Tak lama setelah kejadian itu, pelaku lalu mengambil senapan angin serta tiga butir peluru miliknya dan membawanya ke sebuah kandang lembu. Di sana, pelaku menyimpan senapan tersebut. Setelah menyimpannya, ZS pulang ke rumahnya untuk tidur siang.

Baca Juga :  Bupati Langkat Kadokan Mini Cooper untuk Ultah Anaknya

Malamnya, sekitar pukul 20.00 WIB, korban kembali ke kandang lembu untuk mengambil senapan angin yang sebelumnya telah disimpannya. Dia kemudian berjalan menuju sebuah perbukitan yang berada di dekat rumah korban. Dari sana, pelaku langsung menembak korban yang saat itu tengah duduk di teras rumahnya.

“Tembakan pelaku mengenai badan Fernando. Korban langsung meringis kesakitan sambil memegang lengan dan dada sebelah kanannya,” ujar mantan Wakapolrestabes Medan itu.

Setelah menembak korban, pelaku langsung berlari meninggalkan lokasi kejadian menuju ke rumahnya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 340 Jo Pasal 353 Ayat 2 Subs Pasal 351 Ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (mcr22/jpnn)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/