alexametrics
23.9 C
Medan
Saturday, August 13, 2022

iklanpemko
iklanpemko

4 Anak Mengambang di Kolam Pancing, Diduga Tak Pandai Berenang

SIDEMPUAN, METRODAILY – Penyebab kematian 4 anak perempuan di kolam pancing milik Damsa Siregar di Desa Tinjoman Lama Dusun III, Kecamatan Padang Sidempuan Hutaimbaru, diduga karena tenggelam. Besar anak warga Desa Lembah Lubuk Raya Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ini tidak pandai berenang. Sementara kolam cukup dalam untuk ukuran anak-anak.

Kapolres Padangsidempuan melalui Kasat Reskrim AKP Bambang Priyatno mengatakan, hasil cek dan olah TKP dari tim identifikasi menilai penemuan 4 orang anak perempuan yang meninggal dunia tidak ada tanda – tanda kekerasan menurut keterangan dokter.

Adapun nama ke empat anak tersebut yakni: Nurlaila Harahap (12), Nova Sakinah Siregar (9), Lamsiah Siregar (7) dan Hafizah Harahap (6). Keseluruhannya warga Desa Lembah Lubuk Raya Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Sebelumnya, informasi yang didapat Wartawan dari pihak Kepolisian Polres Padang Sidempuan menerangkan, Minggu, 3 April 2022 sekira Pukul 10.30 Wib, saksi pemilik kolam pancing Bonur Hutasuhut menghubungi Darman Tanjung memberitahu bahwa melihat ke 4 korban ada terapung di kolam pancing miliknya.

Selanjutnya Darman Tanjung memberitahukan kejadian tersebut kepada Kepala DesaSafril Efendi Tanjung yang seterusnya ia melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Hutaimbaru. Sementara, saat itu juga Darman Tanjung pun memberitahukan warga, dan warga menghubungi keluarga korban yang beralamat di Desa Lembah Lubuk Raya, yang merupakan desa di sebelah desa lokasi kejadian.

Baca Juga :  Tergelincir di Sungai Silau, Bocah Pria Hanyut dan Tenggelam

Menurut informasi, sekira 10 menit kemudian keluarga korban datang, lalu warga atas nama Veri Harahap dan Batubara masuk ke dalam kolam untuk mengangkat seorang korban yang berumur 6 tahun. Kemudian di pinggir kolam diberikan pertolongan dengan mengangkat kaki korban ke atas oleh warga bermaksud mengeluarkan air dari hidung dan mulut, lalu perut korban ditekan, dan keluar buih dari mulut dan hidung.

Pada waktu yang bersamaan, Personil Polsek Hutaimbaru tiba di TKP, lalu ke 3 korban diambil lagi dari dalam kolam, dan warga melakukan hal yang sama namun ke 4 korban sudah tidak bernyawa karna tidak ada napas dari hidung dan tidak ada detak nadi di pergelangan tangan.

Kemudian keluarga korban meminta agar para korban di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Sampai di IGD RSU TNI AD, hasil pemeriksaan dokter menyatakan bahwa ke 4 korban sudah meninggal dunia sekira 30 menit sebelum sampai ke RSU TNI AD dan tidak ada ditemui tanda – tanda kekkerasan pada tubuh para korban. (irs/MD)

SIDEMPUAN, METRODAILY – Penyebab kematian 4 anak perempuan di kolam pancing milik Damsa Siregar di Desa Tinjoman Lama Dusun III, Kecamatan Padang Sidempuan Hutaimbaru, diduga karena tenggelam. Besar anak warga Desa Lembah Lubuk Raya Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ini tidak pandai berenang. Sementara kolam cukup dalam untuk ukuran anak-anak.

Kapolres Padangsidempuan melalui Kasat Reskrim AKP Bambang Priyatno mengatakan, hasil cek dan olah TKP dari tim identifikasi menilai penemuan 4 orang anak perempuan yang meninggal dunia tidak ada tanda – tanda kekerasan menurut keterangan dokter.

Adapun nama ke empat anak tersebut yakni: Nurlaila Harahap (12), Nova Sakinah Siregar (9), Lamsiah Siregar (7) dan Hafizah Harahap (6). Keseluruhannya warga Desa Lembah Lubuk Raya Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Sebelumnya, informasi yang didapat Wartawan dari pihak Kepolisian Polres Padang Sidempuan menerangkan, Minggu, 3 April 2022 sekira Pukul 10.30 Wib, saksi pemilik kolam pancing Bonur Hutasuhut menghubungi Darman Tanjung memberitahu bahwa melihat ke 4 korban ada terapung di kolam pancing miliknya.

Selanjutnya Darman Tanjung memberitahukan kejadian tersebut kepada Kepala DesaSafril Efendi Tanjung yang seterusnya ia melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Hutaimbaru. Sementara, saat itu juga Darman Tanjung pun memberitahukan warga, dan warga menghubungi keluarga korban yang beralamat di Desa Lembah Lubuk Raya, yang merupakan desa di sebelah desa lokasi kejadian.

Baca Juga :  Pemilik Sabu Diringkus di Balige

Menurut informasi, sekira 10 menit kemudian keluarga korban datang, lalu warga atas nama Veri Harahap dan Batubara masuk ke dalam kolam untuk mengangkat seorang korban yang berumur 6 tahun. Kemudian di pinggir kolam diberikan pertolongan dengan mengangkat kaki korban ke atas oleh warga bermaksud mengeluarkan air dari hidung dan mulut, lalu perut korban ditekan, dan keluar buih dari mulut dan hidung.

Pada waktu yang bersamaan, Personil Polsek Hutaimbaru tiba di TKP, lalu ke 3 korban diambil lagi dari dalam kolam, dan warga melakukan hal yang sama namun ke 4 korban sudah tidak bernyawa karna tidak ada napas dari hidung dan tidak ada detak nadi di pergelangan tangan.

Kemudian keluarga korban meminta agar para korban di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Sampai di IGD RSU TNI AD, hasil pemeriksaan dokter menyatakan bahwa ke 4 korban sudah meninggal dunia sekira 30 menit sebelum sampai ke RSU TNI AD dan tidak ada ditemui tanda – tanda kekkerasan pada tubuh para korban. (irs/MD)

iklan-usi
iklanpemko
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/