alexametrics
22.8 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Pembunuh Penjaga Gudang Ditangkap di Humbahas

iklan-usi

HUMBAHAS, METRODAILY – Polisi menangkap Arjuna (36) diduga pelaku pembunuh Kisen (38) seorang penjaga gudang mebel. Kisen yang warga Kecamatan Medan Deli itu tewas usai kepalanya dipukul martil diduga oleh Arjuna hingga dua kali.

“Jadi pada Rabu (25/5) sekitar pukul 03.00 WIB Arjuna ditangkap di Humbang Hasundutan (Humbahas). Arjuna saat itu bersembunyi di rumah saudaranya di Desa Silaban,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Agus Purnomo ketika dikonfirmasi, Rabu (1/6/2022).

Agus pun menjelaskan peristiwa pemukulan itu terjadi pada Senin (23/5) sekitar pukul 20.00 WIB di Desa Helvetia. Saat itu keduanya minum minuman keras bersama rekan lainnya.

“Jadi mereka berdua itu sempat mabuk sama,” ucapnya.

Kemudian, Arjun dan Kisen terlibat cekcok karena urusan jaga malam. Menurut dia, Arjun sakit hati karena tidak diajak Kisen untuk jaga malam di gudang mebel.

“Keduanya pun langsung saling memaki soal lahan jaga malam. Tak lama, si Arjun pulang ke rumahnya. Ternyata si Kisen ini mengikuti dari belakang,” sebutnya.

“Lalu Kisen mengejek Arjun karena selalu mengalah ketika dipukul. Mendengar itu, Arjun emosi dan mengambil palu di rumahnya. Arjun langsung menyerang dengan mengantuk kan palu dua kali ke kepala Kisen sampai tak sadarkan diri. Setelah itu Arjun melarikan diri,” sambungnya.

Baca Juga :  Paket Lama, Kurir COD Dipukul dan Diancam Dibacok

Agus menjelaskan Arjun saat ini telah ditahan. Pasal yang dikenakan 338 Subs pasal 351 ayat 3 KUHPidana. Ada pun satu buah martil hijau hitam turut diamankan sebagai barang bukti.
Sebelumnya diberitakan, Abang Kisen bernama Sures mengatakan adiknya tewas karena dipikul oleh tetangga pakai martil dua kali.

“Nah, Kisen kan sedang jaga malam di gudang itu. Jadi saat si Arjun ini seperti tidak terima (diduga iri hati) karena Kisen jadi penjaga malam di gudang tersebut. Tiba – tiba, kepala adik saya dihantam pakai martil dua kali di dekat bagian otak,” katanya saat dijumpai di RS Bhayangkara, Selasa (24/5).

Usai mendapatkan pukulan dengan martil di kepala, Sures mengatakan Kisen sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit. Akan tetapi, kondisi Kisen terus memburuk sehingga tidak bisa diselamatkan lagi. (net)

HUMBAHAS, METRODAILY – Polisi menangkap Arjuna (36) diduga pelaku pembunuh Kisen (38) seorang penjaga gudang mebel. Kisen yang warga Kecamatan Medan Deli itu tewas usai kepalanya dipukul martil diduga oleh Arjuna hingga dua kali.

“Jadi pada Rabu (25/5) sekitar pukul 03.00 WIB Arjuna ditangkap di Humbang Hasundutan (Humbahas). Arjuna saat itu bersembunyi di rumah saudaranya di Desa Silaban,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Agus Purnomo ketika dikonfirmasi, Rabu (1/6/2022).

Agus pun menjelaskan peristiwa pemukulan itu terjadi pada Senin (23/5) sekitar pukul 20.00 WIB di Desa Helvetia. Saat itu keduanya minum minuman keras bersama rekan lainnya.

“Jadi mereka berdua itu sempat mabuk sama,” ucapnya.

Kemudian, Arjun dan Kisen terlibat cekcok karena urusan jaga malam. Menurut dia, Arjun sakit hati karena tidak diajak Kisen untuk jaga malam di gudang mebel.

“Keduanya pun langsung saling memaki soal lahan jaga malam. Tak lama, si Arjun pulang ke rumahnya. Ternyata si Kisen ini mengikuti dari belakang,” sebutnya.

“Lalu Kisen mengejek Arjun karena selalu mengalah ketika dipukul. Mendengar itu, Arjun emosi dan mengambil palu di rumahnya. Arjun langsung menyerang dengan mengantuk kan palu dua kali ke kepala Kisen sampai tak sadarkan diri. Setelah itu Arjun melarikan diri,” sambungnya.

Baca Juga :  Curi Ponsel di Rumah Warga: Melawan, Residivis Ditembak

Agus menjelaskan Arjun saat ini telah ditahan. Pasal yang dikenakan 338 Subs pasal 351 ayat 3 KUHPidana. Ada pun satu buah martil hijau hitam turut diamankan sebagai barang bukti.
Sebelumnya diberitakan, Abang Kisen bernama Sures mengatakan adiknya tewas karena dipikul oleh tetangga pakai martil dua kali.

“Nah, Kisen kan sedang jaga malam di gudang itu. Jadi saat si Arjun ini seperti tidak terima (diduga iri hati) karena Kisen jadi penjaga malam di gudang tersebut. Tiba – tiba, kepala adik saya dihantam pakai martil dua kali di dekat bagian otak,” katanya saat dijumpai di RS Bhayangkara, Selasa (24/5).

Usai mendapatkan pukulan dengan martil di kepala, Sures mengatakan Kisen sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit. Akan tetapi, kondisi Kisen terus memburuk sehingga tidak bisa diselamatkan lagi. (net)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/