alexametrics
27 C
Medan
Tuesday, August 9, 2022

iklanpemko

Pembunuh Janda di Labuhanbatu Ditangkap: Pelaku Cemburu Ada Pria Lain

LABUHANBATU, METRODAILY – Pihak Polsek Silangkitang akhirnya menangkap Wendi (25), pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang janda berinisial S (47) warga Dusun Suka Jadi, Desa Ulumahuam, Kecamatan Silangkitang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). Motif kejadian karena pelaku cemburu ada pria lain yang mendekati korban.

Informasi dihimpun, tim Reserse Kriminal Polisi Sektor (Polsek) Silangkitang bekerjasama dengan unit Reskrim Polres Labuhanbatu, mengamankan pelaku di rumah warga bernama Soni, di Jalan Torpisang Mata Gg Rahayu, Keluraham Bina Raga, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Senin (28/2/2022) dini hari.

Peristiwa pembunuhan terhadap S terjadi di rumahnya sendiri pada hari Kamis 24 Februari 2022 di Kecamatan Silangkitang, Labuhanbatu Selatan. Pelaku berinisial WH alias Wendi (25) warga Aek Paing Bawah l, Kelurahan Aek Paing, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu.

Kasatreskrim Polres Labuhanbatu AKP Rusdi Marzuki melalui pesan Watshapp, Selasa (1/3/2022) membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar tim Opsnal Unit Idik 1 dipimpin Kanit Idik 1 Polres Labuhanbatu, Ipda S Manurung, telah melakukan penangkapan terhadap 1 (satu) orang pelaku tindak pidana pembunuhan/tindak pidana pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum Polres Labuhanbatu pada hari Senin tanggal 28 Februari 2022 sekira pukul 04.00 wib dinihari,” paparnya.

Senada, Kanit Reskrim Polsek Silangkitang Ipda F Sigiro mengatakan, tim telah berhasil mengamankan pelaku di sebuah rumah di Rantauprapat. Dan kini pelaku sedang dilakukan pemeriksaan.

“Untuk sementara motif pembunuhan dilatar belakangi rasa cemburu pelaku terhadap korban yang diduga memiliki hubungan dengan lelaki lain,” ujarnya.

Dijelaskannya, dari hasil pemeriksaan, awalnya pelaku berangkat menuju ke rumah korban diantar teman pelaku bernama Putra, mengendarai sepeda motor.

Setiba di rumah korban sekira pukul 20.00 WIB. Pelaku disuruh korban untuk menunggu di samping rumah, sembari menunggu anak kandung korban (JK) pergi keluar rumah untuk menjumpai pacarnya.

Setelah kepergian anak korban, sekira pukul 21.00 WIB, korban menyuruh pelaku masuk ke rumah melalui pintu belakang. Setelah di dalam rumah, korban bertemu dengan pelaku.

Dan menyuruh pelaku menunggu di dalam kamar. Kemudian korban permisi kepada pelaku untuk karaokean di rumah adek korban (Miswan), berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban.

Sekitar pukul 22.30 WIB, korban selesai karokean lalu kembali ke rumah. Tiba di rumah, korban masuk ke dalam kamar dan berbincang bincang dengan pelaku. Pada saat bersamaan handphone milik korban berdering. Kemudian korban berlari ke kamar mandi untuk menerima panggilan video dari seseorang.
Pada saat korban menerima panggilan video, pelaku merasa curiga kemudian mengintip dan melihat korban sedang video call dengan seorang laki-laki. Selesai korban menerima panggilan video, tak lama berselang, korban kembali ke dalam kamar.

Baca Juga :  Polisi Medan Divonis Mati Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan

“Video call dengan siapa tadi,” tanya pelaku kepada korban.
Tetapi, korban tidak mengakui kalau dirinya dihubungi seorang laki-laki. Karena merasa cemburu, pelaku membanting korban ke arah tempat tidur dan menaiki perut korban lalu mencekik leher korban dengan kedua tangannya.

Pada saat pelaku mencekik leher, korban berusaha melawan sambil berteriak. Namun teriakan korban tidak terdengar. Kemudian pelaku mengambil bantal untuk membekap wajah korban dengan sekuat tenaga. Dan memastikan korban sudah tidak bernyawa.

Usai melakukan aksinya, pelaku keluar dari rumah korban melalui pintu belakang dengan mengambil serta membawa barang barang milik korban. Antara lain sepeda motor, handphone dan gelang aksesoris.
Pelaku melarikan diri menuju Rantau Prapat. Di tengah perjalanan, tepatnya di Dusun Kampung Baru, Desa Lingga Tiga, Kecamatan Bilah Hulu, Labuhan Batu, tepatnya di depan Perumahan Guru Honorer Labuhanbatu, sepeda motor yang dibawa pelaku kehabisan minyak.

Pelaku meninggalkan sepedamotor di semak semak. Kemudian pelaku berjalan kaki sampai tiba di Pabrik Kelapa Sawit LTS dekat Titi Aek Kundur.

“D isana pelaku menghubungi temannya bernama Madan, dengan menggunakan handphone korban. Setelah bertemu dengan temannya, pelaku kemudian bersama sama pergi menuju ke rumah teman pelaku bernama Rival, di Jalan Urif Sumodiharjo Gg Bogor Rantauprapat. Dan disana pelaku bersembunyi mulai dari kejadian sampai dengan dilakukan penangkapan,” jelas Kanit.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor Honda Revo biru putih tanpa Nopol milik korban, 1 unit handphone Redmi 6A milik korban, 1 unit handphone Samsung Lipat putih milik pelaku. Satu celana panjang jeans hitam, celana yang digunakan pada saat melakukan tindak pidana pembunuhan, 1 kaos hitam lengan pendek bertuliskan #2019 Ganti Presiden (baju yang digunakan saat melakukan tindak pidana pembunuhan).

1 kaos kerah lengan pendek krem motif garis garis ke samping (baju yang dibeli hasil dari penjualan barang milik korban), 4 buah gelang aksesoris, 1 buah bantal tidur dengan sarung warna biru dan 1 pasang sendal swallow putih.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, saat ini pelaku tindak pidana pembunuhan beserta barang bukti mendekam di Polres Labuhanbatu untuk proses hukum lebih lanjut. (bud/md)

LABUHANBATU, METRODAILY – Pihak Polsek Silangkitang akhirnya menangkap Wendi (25), pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang janda berinisial S (47) warga Dusun Suka Jadi, Desa Ulumahuam, Kecamatan Silangkitang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). Motif kejadian karena pelaku cemburu ada pria lain yang mendekati korban.

Informasi dihimpun, tim Reserse Kriminal Polisi Sektor (Polsek) Silangkitang bekerjasama dengan unit Reskrim Polres Labuhanbatu, mengamankan pelaku di rumah warga bernama Soni, di Jalan Torpisang Mata Gg Rahayu, Keluraham Bina Raga, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Senin (28/2/2022) dini hari.

Peristiwa pembunuhan terhadap S terjadi di rumahnya sendiri pada hari Kamis 24 Februari 2022 di Kecamatan Silangkitang, Labuhanbatu Selatan. Pelaku berinisial WH alias Wendi (25) warga Aek Paing Bawah l, Kelurahan Aek Paing, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu.

Kasatreskrim Polres Labuhanbatu AKP Rusdi Marzuki melalui pesan Watshapp, Selasa (1/3/2022) membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar tim Opsnal Unit Idik 1 dipimpin Kanit Idik 1 Polres Labuhanbatu, Ipda S Manurung, telah melakukan penangkapan terhadap 1 (satu) orang pelaku tindak pidana pembunuhan/tindak pidana pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum Polres Labuhanbatu pada hari Senin tanggal 28 Februari 2022 sekira pukul 04.00 wib dinihari,” paparnya.

Senada, Kanit Reskrim Polsek Silangkitang Ipda F Sigiro mengatakan, tim telah berhasil mengamankan pelaku di sebuah rumah di Rantauprapat. Dan kini pelaku sedang dilakukan pemeriksaan.

“Untuk sementara motif pembunuhan dilatar belakangi rasa cemburu pelaku terhadap korban yang diduga memiliki hubungan dengan lelaki lain,” ujarnya.

Dijelaskannya, dari hasil pemeriksaan, awalnya pelaku berangkat menuju ke rumah korban diantar teman pelaku bernama Putra, mengendarai sepeda motor.

Setiba di rumah korban sekira pukul 20.00 WIB. Pelaku disuruh korban untuk menunggu di samping rumah, sembari menunggu anak kandung korban (JK) pergi keluar rumah untuk menjumpai pacarnya.

Setelah kepergian anak korban, sekira pukul 21.00 WIB, korban menyuruh pelaku masuk ke rumah melalui pintu belakang. Setelah di dalam rumah, korban bertemu dengan pelaku.

Dan menyuruh pelaku menunggu di dalam kamar. Kemudian korban permisi kepada pelaku untuk karaokean di rumah adek korban (Miswan), berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban.

Sekitar pukul 22.30 WIB, korban selesai karokean lalu kembali ke rumah. Tiba di rumah, korban masuk ke dalam kamar dan berbincang bincang dengan pelaku. Pada saat bersamaan handphone milik korban berdering. Kemudian korban berlari ke kamar mandi untuk menerima panggilan video dari seseorang.
Pada saat korban menerima panggilan video, pelaku merasa curiga kemudian mengintip dan melihat korban sedang video call dengan seorang laki-laki. Selesai korban menerima panggilan video, tak lama berselang, korban kembali ke dalam kamar.

Baca Juga :  Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu Ringkus Pengedar Sabu

“Video call dengan siapa tadi,” tanya pelaku kepada korban.
Tetapi, korban tidak mengakui kalau dirinya dihubungi seorang laki-laki. Karena merasa cemburu, pelaku membanting korban ke arah tempat tidur dan menaiki perut korban lalu mencekik leher korban dengan kedua tangannya.

Pada saat pelaku mencekik leher, korban berusaha melawan sambil berteriak. Namun teriakan korban tidak terdengar. Kemudian pelaku mengambil bantal untuk membekap wajah korban dengan sekuat tenaga. Dan memastikan korban sudah tidak bernyawa.

Usai melakukan aksinya, pelaku keluar dari rumah korban melalui pintu belakang dengan mengambil serta membawa barang barang milik korban. Antara lain sepeda motor, handphone dan gelang aksesoris.
Pelaku melarikan diri menuju Rantau Prapat. Di tengah perjalanan, tepatnya di Dusun Kampung Baru, Desa Lingga Tiga, Kecamatan Bilah Hulu, Labuhan Batu, tepatnya di depan Perumahan Guru Honorer Labuhanbatu, sepeda motor yang dibawa pelaku kehabisan minyak.

Pelaku meninggalkan sepedamotor di semak semak. Kemudian pelaku berjalan kaki sampai tiba di Pabrik Kelapa Sawit LTS dekat Titi Aek Kundur.

“D isana pelaku menghubungi temannya bernama Madan, dengan menggunakan handphone korban. Setelah bertemu dengan temannya, pelaku kemudian bersama sama pergi menuju ke rumah teman pelaku bernama Rival, di Jalan Urif Sumodiharjo Gg Bogor Rantauprapat. Dan disana pelaku bersembunyi mulai dari kejadian sampai dengan dilakukan penangkapan,” jelas Kanit.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor Honda Revo biru putih tanpa Nopol milik korban, 1 unit handphone Redmi 6A milik korban, 1 unit handphone Samsung Lipat putih milik pelaku. Satu celana panjang jeans hitam, celana yang digunakan pada saat melakukan tindak pidana pembunuhan, 1 kaos hitam lengan pendek bertuliskan #2019 Ganti Presiden (baju yang digunakan saat melakukan tindak pidana pembunuhan).

1 kaos kerah lengan pendek krem motif garis garis ke samping (baju yang dibeli hasil dari penjualan barang milik korban), 4 buah gelang aksesoris, 1 buah bantal tidur dengan sarung warna biru dan 1 pasang sendal swallow putih.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, saat ini pelaku tindak pidana pembunuhan beserta barang bukti mendekam di Polres Labuhanbatu untuk proses hukum lebih lanjut. (bud/md)

iklan-usi
iklanpemko
iklan-usi

Most Read

Artikel Terbaru

/