Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Indosat Pamerkan 5G AI Pertama di Asia Tenggara

Editor Satu • Selasa, 3 Maret 2026 | 07:50 WIB

CEO Indosat Vikram Sinha bersama perwakilan Nokia dan NVIDIA saat demonstrasi 5G berbasis AI di Mobile World Congress 2026, Barcelona.
CEO Indosat Vikram Sinha bersama perwakilan Nokia dan NVIDIA saat demonstrasi 5G berbasis AI di Mobile World Congress 2026, Barcelona.

BARCELONA, METRODAILY – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) memamerkan uji coba panggilan 5G berbasis kecerdasan artifisial (AI) pertama di Asia Tenggara dalam ajang Mobile World Congress 2026 di Barcelona, Spanyol, 2 Maret 2026.

Uji coba tersebut menghadirkan teknologi AI-RAN (Artificial Intelligence Radio Access Network) yang dikembangkan bersama Nokia dan NVIDIA.

Kolaborasi ini disebut sebagai langkah strategis untuk membawa konektivitas berbasis AI lebih dekat ke masyarakat Indonesia.

Dalam demonstrasi tersebut, AI dan network intelligence bekerja secara simultan, memungkinkan instruksi suara, data, hingga video dikirim lintas negara secara real-time dengan tingkat keamanan tinggi.

Komitmen AI Inklusif untuk Indonesia

Presiden Direktur dan CEO Indosat, Vikram Sinha, menegaskan bahwa inovasi ini bukan sekadar demonstrasi teknologi, melainkan bagian dari komitmen menghadirkan digitalisasi dan AI yang inklusif.

“Pencapaian ini tidak hanya membuktikan bahwa teknologi ini berfungsi, tetapi juga memastikan setiap orang Indonesia, di mana pun mereka berada, dapat merasakan manfaat digitalisasi dan AI. Komitmen kami sederhana; tidak seorang pun boleh tertinggal,” ujarnya.

Melalui AI-RAN, kemampuan AI diintegrasikan langsung ke dalam jaringan sehingga dapat bekerja lebih cepat, cerdas, dan responsif.

Teknologi ini diklaim mampu meminimalkan latensi, meningkatkan efisiensi energi, serta mengoptimalkan pemanfaatan spektrum.

Implementasi tersebut membuka peluang pemanfaatan AI di berbagai sektor, mulai dari pertanian cerdas, layanan kesehatan berbasis diagnostik AI, hingga personalisasi pembelajaran di sektor pendidikan.

Integrasi Jaringan, Cloud, dan AI

Indosat menyebut memiliki peran unik sebagai penyedia layanan telekomunikasi, operator pusat data, sekaligus penyedia GPU-as-a-Service.

Model terintegrasi ini memungkinkan penggabungan kapabilitas jaringan, cloud, dan AI dalam satu platform.

Chief Technology and AI Officer Nokia, Pallavi Mahajan, menyatakan kolaborasi ini menjadi tolok ukur baru jaringan seluler berbasis AI.

“IOH, NVIDIA, dan Nokia tengah membentuk ulang cara jaringan beroperasi sekaligus mempercepat ambisi digital Indonesia,” ujarnya.

Senior Vice President NVIDIA, Ronnie Vasishta, menambahkan AI-RAN merupakan platform distribusi kecerdasan yang memperluas penerapan AI canggih ke masyarakat dan dunia usaha.

Bangun Empat Klaster AI-RAN di Indonesia

Sebagai tindak lanjut, Indosat berencana menggelar empat klaster AI-RAN di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini menjadi fase transisi dari uji coba menuju implementasi operasional.

Selain itu, perusahaan juga memperkuat pengembangan talenta melalui AI-RAN Research Center di Surabaya yang dikembangkan bersama Nokia dan NVIDIA.

Program pembelajaran immersive di laboratorium inovasi global disiapkan untuk meningkatkan kompetensi insinyur lokal di bidang jaringan dan AI.

Indosat menyatakan pendekatan ini bertujuan membangun ekosistem AI nasional yang inklusif, tangguh, dan berdaulat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi.

Dengan inisiatif tersebut, Indosat menegaskan komitmennya tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan dan mengembangkan AI secara berkelanjutan. (Rel)

Editor : Editor Satu
#Indosat Ooredo Hutchison #ai #5g