JAKARTA, METRODAILY – Salah satu fenomena langit paling spektakuler tahun ini, hujan meteor Perseid 2025, akan mencapai puncaknya pada Selasa malam hingga Rabu dini hari (12–13 Agustus 2025).
Penggemar astronomi dapat menyaksikannya gratis melalui siaran langsung yang digelar Virtual Telescope Project mulai pukul 17.00 EDT (21.00 GMT).
Acara akan menampilkan pemandangan puluhan hingga ratusan “bintang jatuh” per jam, direkam dari langit gelap Italia tengah dengan teleskop robotik.
Astrofisikawan Gianluca Masi akan memandu siaran yang bisa ditonton melalui WebTV resmi, YouTube, dan Space.com.
Perseid terkenal menghasilkan meteor terang dan bola api spektakuler saat Bumi melewati jejak debu Komet Swift-Tuttle. Tahun ini, intensitasnya diperkirakan mencapai 50–100 meteor per jam pada puncaknya.
Meski bulan cembung yang memudar dapat mengaburkan meteor redup, momen terbaik tetap pada pukul 03.00–04.00 waktu setempat, ketika rasi Perseus berada tinggi di langit timur laut.
Fenomena ini aktif dari pertengahan Juli hingga akhir Agustus, namun malam ini adalah waktu terbaik untuk menyaksikannya.
Tidak diperlukan teleskop atau teropong, cukup cari lokasi dengan minim polusi cahaya, biarkan mata beradaptasi, dan nikmati pertunjukan kosmik ini. (Space)
Editor : Editor Satu