alexametrics
31.7 C
Medan
Monday, August 15, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Rusia Bom RS Bersalin

iklan-usi

UKRAINA, METRODAILY – Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menuding Rusia melakukan genosida setelah pasukan Negeri Beruang Merah membombardir satu rumah sakit bersalin di Kota Mariupol pada Rabu (9/3/2022).

“Serangan ke rumah sakit bersalin merupakan bukti final, bukti bahwa genosida terhadap warga Ukraina sedang berlangsung,” ujar Zelensky, seperti dilansir CNN.

Zelensky kemudian menegaskan bahwa meski selama ini Rusia terus menuding Ukraina melakukan pelanggaran HAM di Luhansk dan Donetsk, tidak akan pernah ada laporan mengenai “kejahatan” semacam ini.

“Kami tidak pernah melakukan, dan tak akan pernah melakukan sesuatu seperti kejahatan perang ini ke seluruh kota di wilayah Donetsk dan Luhansk, atau wilayah lain, karena kami manusia. Tetapi apakah kamu (manusia)?,” tutur Zelensky.

Zelensky kemudian bertanya, “Negara seperti apa Rusia, yang takut akan rumah sakit dan bangsal bersalin kemudian menghancurkan mereka?”

Baca Juga :  410 Jasad Korban Rusia Berserak

Selain itu, Zelensky mengonfirmasi 17 orang terluka akibat serangan Rusia di rumah sakit di Kota Mariupol itu. Ia menambahkan, orang yang berada di rumah sakit itu berhasil berlindung saat sirene serangan udara dinyalakan.
PlayUnmute
Dalam sejumlah video yang diunggah pejabat Ukraina, terlihat kaca rumah sakit pecah, tembok hancur, dan beberapa kendaraan di luar rumah sakit terbakar.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun mengecam serangan Rusia ke rumah sakit ini. Mereka menegaskan, fasilitas kesehatan tak boleh menjadi sasaran konflik senjata.

Rusia tak membantah serangan ini. Namun, juru bicara Kemlu Rusia, Maria Zakharova, mengklaim “batalion nasional” Ukraina menggunakan rumah sakit itu sebagai pos penyerangan setelah mengevakuasi staf dan pasien.(net)

UKRAINA, METRODAILY – Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menuding Rusia melakukan genosida setelah pasukan Negeri Beruang Merah membombardir satu rumah sakit bersalin di Kota Mariupol pada Rabu (9/3/2022).

“Serangan ke rumah sakit bersalin merupakan bukti final, bukti bahwa genosida terhadap warga Ukraina sedang berlangsung,” ujar Zelensky, seperti dilansir CNN.

Zelensky kemudian menegaskan bahwa meski selama ini Rusia terus menuding Ukraina melakukan pelanggaran HAM di Luhansk dan Donetsk, tidak akan pernah ada laporan mengenai “kejahatan” semacam ini.

“Kami tidak pernah melakukan, dan tak akan pernah melakukan sesuatu seperti kejahatan perang ini ke seluruh kota di wilayah Donetsk dan Luhansk, atau wilayah lain, karena kami manusia. Tetapi apakah kamu (manusia)?,” tutur Zelensky.

Zelensky kemudian bertanya, “Negara seperti apa Rusia, yang takut akan rumah sakit dan bangsal bersalin kemudian menghancurkan mereka?”

Baca Juga :  Bea Cuka Segel 1 Kontainer Senjata Api Tak Berizin dalam Container Tentara AS

Selain itu, Zelensky mengonfirmasi 17 orang terluka akibat serangan Rusia di rumah sakit di Kota Mariupol itu. Ia menambahkan, orang yang berada di rumah sakit itu berhasil berlindung saat sirene serangan udara dinyalakan.
PlayUnmute
Dalam sejumlah video yang diunggah pejabat Ukraina, terlihat kaca rumah sakit pecah, tembok hancur, dan beberapa kendaraan di luar rumah sakit terbakar.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun mengecam serangan Rusia ke rumah sakit ini. Mereka menegaskan, fasilitas kesehatan tak boleh menjadi sasaran konflik senjata.

Rusia tak membantah serangan ini. Namun, juru bicara Kemlu Rusia, Maria Zakharova, mengklaim “batalion nasional” Ukraina menggunakan rumah sakit itu sebagai pos penyerangan setelah mengevakuasi staf dan pasien.(net)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

Arsenal Bantai Leicester

Inter Menang Tipis Atas Lecce

Awal Manis Milan

PSG Pesta Gol

City Benamkan Bournemouth

/