LABUHANBATU, METRODAILY – Seorang pemuda bernama Yoga (22), warga Dusun Sialang Pamoran, Desa Mandala Sena, Kecamatan Silangkitang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, ditemukan meninggal dunia di kamar kos kawasan Padang Bulan, Kabupaten Labuhanbatu.
Kematian korban menimbulkan kecurigaan dari pihak keluarga karena ditemukan sejumlah kejanggalan pada tubuh korban.
Ayah korban, Kuat, mengatakan keluarga menemukan memar pada bagian leher korban.
“Memar ada di leher kanan dan kiri. Hasil autopsi menyebutkan almarhum meninggal karena kehabisan oksigen. Penyebab kehabisan oksigen ini yang perlu diketahui lagi,” ujar Kuat, Minggu (15/3/2026).
Baca Juga: Jalinsum Sibolga–Pandan Macet Parah, Antrean Kendaraan Mengular hingga 2 Km
Menurutnya, keluarga berharap pihak kepolisian dapat mengusut secara tuntas penyebab kematian Yoga.
“Kami berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kejadian ini. Ada beberapa hal yang menurut kami janggal dan perlu dijelaskan secara terang,” katanya.
Korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi berinisial A yang disebut pernah menjadi teman satu kos korban.
Berdasarkan keterangan saksi, mereka sempat melakukan panggilan video sekitar pukul 06.00 WIB. Namun, pada pukul 10.00 WIB, korban tidak lagi menjawab panggilan telepon.
Baca Juga: MIS Al-Mukhlisin Sibolga Santuni 31 Anak Yatim dan Piatu Jelang Idul Fitri
Karena khawatir, saksi kemudian mendatangi kamar kos korban. Setelah sampai di lokasi dan tidak mendapat respons dari dalam kamar, saksi akhirnya mencongkel jendela untuk masuk.
Korban Ditemukan dengan Leher Terikat
Saat berhasil masuk ke dalam kamar, saksi menemukan korban dalam kondisi leher terikat menggunakan ikat pinggang.
Saksi sempat mencoba memberikan pertolongan kepada korban. Namun, nyawa Yoga tidak berhasil diselamatkan.
Hingga kini, pihak keluarga masih menunggu penjelasan lebih lanjut terkait penyebab pasti kematian pemuda tersebut. (net)