Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Diduga Salah Sasaran, Ibu Hamil di Sidimpuan Diserang 3 Pria dan Dirampas 5 Tabung Gas

Editor Satu • Selasa, 18 November 2025 | 15:20 WIB
Vivi Ramadhani Tanjung, warga Sidimpuan yang mengaku diserang tiga pria dan dirampas lima tabung gas di rumah orang tuanya.
Vivi Ramadhani Tanjung, warga Sidimpuan yang mengaku diserang tiga pria dan dirampas lima tabung gas di rumah orang tuanya.

Korban Sedang Gendong Balita, Paman yang Buta Ikut Dipukul

SIDIMPUAN, METRODAILY – Vivi Ramadhani Tanjung (35), warga Lingkungan 2, Kelurahan Sidakkal, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, mengaku menjadi korban perampasan disertai kekerasan oleh tiga pria tak dikenal yang menuduh lima tabung gas mereka berada di rumah orang tuanya, Minggu (16/11/2024) sekitar pukul 07.45 WIB.

Saat kejadian, Vivi yang sedang mengandung dan menggendong anak berusia 1,5 tahun tengah duduk bersiap sarapan. Tiga pria tiba-tiba datang sambil berteriak menuduh tabung gas mereka hilang dan berada di rumah tersebut.

“Mereka datang dan bilang, ‘di sinilah rupanya tabung gasku’. Saya bingung. Mereka langsung masuk rumah dan mengambil lima tabung gas,” ujar Vivi.

Baca Juga: Mahasiswa Menduga Kades Lubuk Bunut Gelapkan Dana Desa Rp465 Juta

Korban mengaku tidak mengenal para pelaku. Ia juga mengatakan dipukul dan didorong hingga terjatuh saat menggendong anaknya. “Saya dipukul dan didorong. Anakku jatuh, bibirnya pecah, dan menangis ketakutan,” ungkapnya.

Para pelaku juga disebut memukul paman Vivi yang mengalami kebutaan. “Paman saya dipukul tepat di matanya. Brutal kali,” katanya.

Vivi menjelaskan bahwa tabung gas yang diambil pelaku adalah milik ibunya yang berjualan. Para pelaku mengaku mendapat informasi dari seseorang di warung bahwa tabung gas itu dibawa pelanggan asal Padangmatinggi.

“Saya tidak kenal siapa pun mereka. Tidak ada urusannya sama saya,” jelas Vivi.

Baca Juga: Tukang Sate Korban Begal di Paluta, Kritis dan Dilarikan ke Medan

Usai kejadian, Vivi telah mendatangi Polres Padangsidimpuan namun diminta melengkapi identitas untuk laporan resmi. “Besok saya urus identitas di Capil. Saya sendiri yang harus melapor karena orang tua sudah tua dan saya yang dituduh,” ujarnya.

Vivi berharap kasus serupa tidak dialami warga lainnya. “Saya tak pernah mengalami hal seperti ini. Semoga tidak terjadi lagi kepada orang lain,” katanya. (net)

Editor : Editor Satu
#tabung gas