Tiga Truk Tabrakan Beruntun, Jalinsum Asahan–Labura Macet Dua Hari
Editor Satu• Kamis, 22 Mei 2025 | 11:35 WIB
Kondisi Jalinsum penghubung Labura–Asahan saat kemacetan akibat tabrakan tiga truk, Rabu (21/5/2025).
LABURA, METRODAILY – Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua truk tangki dan satu truk tronton menyebabkan kemacetan parah di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) yang menghubungkan Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dan Asahan.
Peristiwa terjadi Selasa (20/5/2025) sore dan membuat lalu lintas lumpuh hingga Rabu (21/5) siang.
Meski kemacetan masih terjadi, arus kendaraan perlahan mulai terurai berkat pengaturan lalu lintas oleh polisi. Kanit Lantas Polsek Kualuh Hulu, Iptu Sudibyo, mengatakan bahwa arus dari Medan menuju Rantau Prapat sudah dibuka, namun arah sebaliknya masih ditutup karena proses evakuasi kendaraan.
“Kami terus mengimbau pengendara agar tertib dan sabar menunggu. Proses evakuasi belum selesai karena barang dari truk tronton harus dipindahkan dulu sebelum kendaraan bisa ditarik,” ujarnya.
Pantauan di lokasi pada Rabu pagi menunjukkan antrean panjang kendaraan, mulai dari bus, truk, hingga mobil pribadi. Banyak pengemudi mematikan mesin dan parkir di badan jalan. Bahkan becak bermotor tak bisa melintas, sementara sepeda motor harus menyelip di sela-sela kemacetan.
“Capek lah, Bang, nunggu dari tadi gak gerak-gerak,” keluh seorang kernet truk.
Seorang pemilik warung di tepi Jalinsum Aekkanopan, Rivi, mengatakan kemacetan mulai terasa sejak malam sebelumnya. “Tadi malam saya tutup warung jam satu dini hari. Macetnya udah dari sore,” katanya.
Kemacetan makin diperparah oleh ulah sejumlah sopir yang tidak sabar dan memaksakan kendaraan masuk ke celah sempit, sehingga membuat kondisi lalu lintas semakin semrawut.
Seorang warga bernama Sungkowo mengaku harus mengantar anaknya sekolah menggunakan sepeda motor. “Mobil gak bisa lewat, total macet. Jadi saya naik motor aja tadi pagi,” ujarnya di sebuah warung kopi Aekkanopan.
Meski demikian, sejumlah pedagang di Pasar Aekkanopan mengaku aktivitas mereka tidak terlalu terganggu. “Gak terlalu pengaruh ke dagangan,” ujar seorang pedagang bermarga Pane.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan evakuasi kendaraan dan menormalkan arus lalu lintas di titik tabrakan. (net)