Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Warga Sei Lunang Asahan Demo di PN Tanjungbalai, Minta Kades dan Anaknya Dihukum Berat

Edi Saragih • Kamis, 6 Maret 2025 | 18:22 WIB

Demo masyarakat Desa Sei Lunang Kecamatan Sei Kepayang Timur di Kantor PN Tanjungbalai.
Demo masyarakat Desa Sei Lunang Kecamatan Sei Kepayang Timur di Kantor PN Tanjungbalai.

TANJUNGBALAI, METRODAILY - Warga Sei Lunang Dusun II Kecamatan Sei Kepayang Timur Kabupaten Asahan melaksanakan unjuk rasa tepatnya di depan kantor Pengadilan Negeri Tanjungbalai, Kamis (7/3/2025).

Unjuk rasa tersebut terkait Kepala Desa Sei Lunang Sahlan bersama anaknya Asri terkait pemukulan dan melanggar kaki terhadap warganya yang bernama Abad sehingga mengakibatkan patah tulang dan hingga sampai saat ini belum kunjung sembuh.

Fahmi dan Akbar Kusuma saat menyampaikan aspirasi di depan kantor Pengadilan Negeri Tanjungbalai menilai kades tak punya moral dan tidak beretika.

Fahmi menyampaikan bahwa Kades Sei Lunang seharusnya mengayomi masyarakat bukan sebaliknya menjolimi masyarakatnya.

Sementara itu Humas Pengadilan Negeri Tanjung Balai Manasar Siagian kepada pengunjuk rasa mengatakan, saat ini masih dalam proses pemanggilan saksi-saksi.

“Sekarang sidang keenam pemeriksaan saksi karena sidang sebelumnya ada esepsi dari PH terdakwa bahwa PN Tanjung balai tidak berwenang mengadilinya. Menurut mereka PN Kisaranlah yang berwenang sehingga harus ada putusan mengenai kewenangan untuk mengadili,”katanya.

Sementara itu Abat selaku korban penganiayaan yang dilakukan Kades Sei Lunang mengatakan, sangat berharap kepala desa beserta anaknya dapat di hukum seberat-beratnya.

Sebelumnya, Sahlan dan Asri sempat terlibat cekcok dengan Abad. Dalam insiden tersebut, Sahlan diduga dengan sengaja melukai kaki Abad hingga menyebabkan patah tulang. Perbuatan tersebut kini berujung pada proses hukum yang sedang berjalan. (Vin)

Editor : Metro-Esa
#kades #PN Tanjungbalai #asahan