Advertisement

Bupati Labuhanbatu Dilaporkan ke KPK

E
Penulis: Edi Saragih❯
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. KPK kembali memeriksa sejumlah saksi dalam pengembangan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara.
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi.
 

Advertisement

JAKARTA,METRODAILY- Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (DPP GARANSI) bersama Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum (AMPPUH) melaporkan Bupati Kabupaten Labuhanbatu, dr Hj Maya Hasmita, ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan gratifikasi dalam pengaturan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu.

Laporan tersebut disampaikan padaKamis (5/11/2026) bersamaan dengan aksi unjuk rasa jilid II di depan Gedung KPK.

Ketua Umum DPP GARANSI, Sukri Soleh Sitorus, mengatakan pihaknya telah menyerahkan laporan resmi kepada KPK agar dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam pengaturan jabatan di lingkungan Pemkab Labuhanbatu dapat ditindaklanjuti.

Advertisement

“Sudah kita sampaikan laporan dengan resmi ke KPK terkait dugaan KKN pada pengaturan jabatan di Pemkab Labuhanbatu,” ujar Sukri usai keluar dari Gedung KPK.

Menurut Sukri, dugaan persoalan tersebut perlu ditelusuri secara menyeluruh karena dinilai berpotensi mencederai rasa keadilan serta prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang bersih. Ia meminta KPK memeriksa berbagai informasi dan bukti yang disampaikan dalam laporan tersebut.

Advertisement

Tak hanya Bupati, DPP GARANSI dan AMPPUH juga melaporkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Labuhanbatu, Syahbela Rusli Siregar. Pelaporan itu berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan serta dugaan praktik jual beli perizinan limbah pada sejumlah perusahaan di wilayah Labuhanbatu.

“KPK harus memanggil dan memeriksa Bupati dan Kepala DLH Kabupaten Labuhanbatu, demi untuk berjalannya pemerintahan yang bersih dari KKN,” tegas Sukri.

Ia menambahkan, organisasinya berkomitmen mengawal perkembangan laporan tersebut hingga proses penanganannya memperoleh kejelasan. Bahkan, pihaknya menyatakan siap memberikan data tambahan maupun informasi apabila dibutuhkan penyidik KPK.

Sebelumnya, pada 22 Oktober 2026, DPP GARANSI dan AMPPUH juga menggelar aksi unjuk rasa di KPK dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Aksi tersebut menyoroti dugaan pelanggaran disiplin PNS yang dikaitkan dengan Kepala DLH Labuhanbatu serta dugaan praktik KKN dalam penempatan jabatan di lingkungan pemerintah daerah.(top)

 

Advertisement
Editor : Edi Saragih

Artikel Terkait

2 Mantan Bupati di Tabagsel Dipanggil KPK

2 Mantan Bupati di Tabagsel Dipanggil KPK

Mantan Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly Putra Parlindungan Pasaribu dan mantan Bupati Mandailing Natal Muhammad Jafar Sukhairi Nasutio

KPK Panggil Ajudan Wali Kota Psp dan Kadis PUPR Tapsel, Saksi Kasus Proyek Jalan

KPK Panggil Ajudan Wali Kota Psp dan Kadis PUPR Tapsel, Saksi Kasus Proyek Jalan

KPK memeriksa ajudan Wali Kota Padangsidimpuan dan Kadis PUPR Tapsel sebagai saksi pengembangan kasus proyek jalan senilai Rp231,8 miliar.

 Cegah Korupsi, Bupati Tapsel dan KPK  Perkuat Tata Kelola Pemerintahan 

Cegah Korupsi, Bupati Tapsel dan KPK  Perkuat Tata Kelola Pemerintahan 

Gus Irawan berharap penguatan pencegahan dan penanganan korupsi tidak dilakukan secara parsial, melainkan secara komprehensif dengan melibat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer