alexametrics
27.5 C
Medan
Thursday, August 18, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Harga Sawit di Tapteng Kembali Anjlok

iklan-usi

TAPTENG, METRODAILY – Alih-alih kembali ke harga normal, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di pabrik minyak kelapa sawit di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), kembali anjlok. Walau sempat mencapai Rp1.950 per kg, harga TBS kembali menukik ke angka Rp950 per kg.

Penurunan harga yang mencapai hingga 52 persen ini terbilang sangat mengkhawatirkan. Hingga Selasa, 28 Juni 2022, beberapa pabrik kelapa sawit memasang harga papan Rp 930 hingga Rp 950 per kilogram. Harga terkoneksi saat ini, sejatinya tidak sesuai jika berdasarkan harga CPO Internasional (US$1.450/ton),

Beberapa petani sawit mengatakan, anjloknya harga sawit membuat perekonomian mereka menjadi terganggu. Penurunan harga sawit yang sangat spektakuler ini membuat petani meradang.

Baca Juga :  Kontainer Langka, Ekspor Karet Sumut Turun Tajam

“Ngak tau lagi Bang. Kita memilih untuk tidak panen. Kalau dipanen tidak mencukupi biaya panen,” ujar P Mendrofa (40), salah seorang petani sawit di Kecamatan Sibabangun, Tapteng, Selasa (28/6).

Mendrofa menilai, penurunan harga TBS akibat dari pabrik kelapa sawit yang menetapkan harga beli secara sepihak. Hal ini dimungkinkan tidak adanya pengawasan melekat yang dilakukan pihak Dinas Perkebunan Provsu terhadap pabrik kelapa sawit
yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Merujuk hasil dari tim penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit Provinsi Sumatera Utara, untuk periode 22-28 Juni 2022, seharusnya harga sawit Rp 2.309 per kilogram. Kita berharap Pemerintah secepatnya menangani kondisi yang terjadi,” pungkasnya. (ztm)

TAPTENG, METRODAILY – Alih-alih kembali ke harga normal, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di pabrik minyak kelapa sawit di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), kembali anjlok. Walau sempat mencapai Rp1.950 per kg, harga TBS kembali menukik ke angka Rp950 per kg.

Penurunan harga yang mencapai hingga 52 persen ini terbilang sangat mengkhawatirkan. Hingga Selasa, 28 Juni 2022, beberapa pabrik kelapa sawit memasang harga papan Rp 930 hingga Rp 950 per kilogram. Harga terkoneksi saat ini, sejatinya tidak sesuai jika berdasarkan harga CPO Internasional (US$1.450/ton),

Beberapa petani sawit mengatakan, anjloknya harga sawit membuat perekonomian mereka menjadi terganggu. Penurunan harga sawit yang sangat spektakuler ini membuat petani meradang.

Baca Juga :  Belum Usai, Harga Bitcoin Kembali Merosot

“Ngak tau lagi Bang. Kita memilih untuk tidak panen. Kalau dipanen tidak mencukupi biaya panen,” ujar P Mendrofa (40), salah seorang petani sawit di Kecamatan Sibabangun, Tapteng, Selasa (28/6).

Mendrofa menilai, penurunan harga TBS akibat dari pabrik kelapa sawit yang menetapkan harga beli secara sepihak. Hal ini dimungkinkan tidak adanya pengawasan melekat yang dilakukan pihak Dinas Perkebunan Provsu terhadap pabrik kelapa sawit
yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Merujuk hasil dari tim penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit Provinsi Sumatera Utara, untuk periode 22-28 Juni 2022, seharusnya harga sawit Rp 2.309 per kilogram. Kita berharap Pemerintah secepatnya menangani kondisi yang terjadi,” pungkasnya. (ztm)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/