alexametrics
30.6 C
Medan
Friday, August 19, 2022

iklanpemko
iklanpemko

Penumpang KA Turun 35 Persen, Ini Penyebabnya

iklan-usi

MEDAN, METRODAILY – Terhitung 17 hingga 24 Juli 2022, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara mengalami penurunan penumpang hingga 35 persen. Penurunan jumlah penumpang KA ini, tidak lepas imbas dari pengembalian pengetatan syarat perjalanan.

Pengetatan syarat perjalanan, sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 72 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19.

“Terdapat penurunan pelanggan sebesar 35 persen untuk KA antar kota yakni KA Sribilah dan KA Putri Deli,” ucap Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Mahendro Trang Bawono, Selasa (26/7/2022).

Mahendro menjelaskan penurunan jumlah penumpang dilihat dari aktivitas perjalanan sebelumnya, KA Sribilah 7.454 pelanggan dan KA Putri Deli 20.260 pelanggan. Sedangkan, sejak diberlakukan SE Kemenhub terbaru pada 17 – 24 Juli 2022 terdapat 4.931 pelanggan KA Sribilah dan 12.258 KA Putri Deli.

“Meskipun di Sumatera Utara terjadi penurunan jumlah pelanggan, PT KAI Divre I Sumut akan tetap konsisten mengoperasikan KA sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah,” jelas Mahendro.

Namun begitu, Mahendro mengapresiasi pelanggan KA karena tetap mematuhi protokol kesehatan. Ia mengungkapkan sesuai dengan surat edaran tersebut, KAI hanya memberangkatkan pelanggan yang telah memenuhi persyaratan sesuai regulasi pemerintah.

“Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan tidak akan diizinkan untuk melanjutkan perjalanan,” kata Mahendro.

Baca Juga :  Buruh Tuntut UMK 2022 Naik 10 Persen

Mahendro juga mengatakan pihaknya untuk membantu pelanggan melengkapi syarat perjalanan, KAI Sumut telah membuka layanan vaksinasi di tiga tempat yaitu Klinik Mediska Medan, Stasiun Tebing Tinggi dan Rantauprapat. Pada kurun waktu 17 – 24 Juli, ada sebanyak 71 pelanggan yang mendapatkan layanan vaksin ketiga atau booster.

Tidak hanya itu, KAI Sumut juga menyediakan layanan pemeriksaan antigen di beberapa stasiun. Sebanyak 1.732 pelanggan telah memanfaatkan layanan antigen yang disediakan oleh KAI Sumut sejak 17 Juli 2022.

Selain itu, layanan vaksinasi dan antigen yang disediakan KAI Sumut merupakan upaya KAI untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 pada transportasi kereta api, sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan No. 72 Tahun 2022.

“Pelanggan KA dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk melengkapi syarat perjalanan KA sesuai aturan yang berlaku. Bagi pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak untuk berangkat dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya,” tandas Mahendro.

Stasiun KA yang terdapat layanan antigen yakni Stasiun Medan (jam operasional 06.00–19.00 WIB dan 06.00–22.30 WIB saat weekend); Stasiun Tebingtinggi (jam operasional 07.30–17.00 WIB); Stasiun Kisaran (jam operasional 08.00–20.00 WIB); Stasiun Rantauprapat (jam operasional 06.00–14.45 WIB dan 06.00–22.30 WIB saat weekend); Stasiun Mambang Muda (jam operasional 08.30–16.00 WIB); Stasiun Tanjungbalai (jam operasional 07.30–19.30 WIB). (gus/tri/smg)

MEDAN, METRODAILY – Terhitung 17 hingga 24 Juli 2022, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara mengalami penurunan penumpang hingga 35 persen. Penurunan jumlah penumpang KA ini, tidak lepas imbas dari pengembalian pengetatan syarat perjalanan.

Pengetatan syarat perjalanan, sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 72 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19.

“Terdapat penurunan pelanggan sebesar 35 persen untuk KA antar kota yakni KA Sribilah dan KA Putri Deli,” ucap Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Mahendro Trang Bawono, Selasa (26/7/2022).

Mahendro menjelaskan penurunan jumlah penumpang dilihat dari aktivitas perjalanan sebelumnya, KA Sribilah 7.454 pelanggan dan KA Putri Deli 20.260 pelanggan. Sedangkan, sejak diberlakukan SE Kemenhub terbaru pada 17 – 24 Juli 2022 terdapat 4.931 pelanggan KA Sribilah dan 12.258 KA Putri Deli.

“Meskipun di Sumatera Utara terjadi penurunan jumlah pelanggan, PT KAI Divre I Sumut akan tetap konsisten mengoperasikan KA sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah,” jelas Mahendro.

Namun begitu, Mahendro mengapresiasi pelanggan KA karena tetap mematuhi protokol kesehatan. Ia mengungkapkan sesuai dengan surat edaran tersebut, KAI hanya memberangkatkan pelanggan yang telah memenuhi persyaratan sesuai regulasi pemerintah.

“Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan tidak akan diizinkan untuk melanjutkan perjalanan,” kata Mahendro.

Baca Juga :  Mendag: Indonesia Akan Gelar National Day di World Expo 2020 Dubai

Mahendro juga mengatakan pihaknya untuk membantu pelanggan melengkapi syarat perjalanan, KAI Sumut telah membuka layanan vaksinasi di tiga tempat yaitu Klinik Mediska Medan, Stasiun Tebing Tinggi dan Rantauprapat. Pada kurun waktu 17 – 24 Juli, ada sebanyak 71 pelanggan yang mendapatkan layanan vaksin ketiga atau booster.

Tidak hanya itu, KAI Sumut juga menyediakan layanan pemeriksaan antigen di beberapa stasiun. Sebanyak 1.732 pelanggan telah memanfaatkan layanan antigen yang disediakan oleh KAI Sumut sejak 17 Juli 2022.

Selain itu, layanan vaksinasi dan antigen yang disediakan KAI Sumut merupakan upaya KAI untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 pada transportasi kereta api, sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan No. 72 Tahun 2022.

“Pelanggan KA dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk melengkapi syarat perjalanan KA sesuai aturan yang berlaku. Bagi pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak untuk berangkat dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya,” tandas Mahendro.

Stasiun KA yang terdapat layanan antigen yakni Stasiun Medan (jam operasional 06.00–19.00 WIB dan 06.00–22.30 WIB saat weekend); Stasiun Tebingtinggi (jam operasional 07.30–17.00 WIB); Stasiun Kisaran (jam operasional 08.00–20.00 WIB); Stasiun Rantauprapat (jam operasional 06.00–14.45 WIB dan 06.00–22.30 WIB saat weekend); Stasiun Mambang Muda (jam operasional 08.30–16.00 WIB); Stasiun Tanjungbalai (jam operasional 07.30–19.30 WIB). (gus/tri/smg)

iklanpemko
iklanpemko
iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/