alexametrics
26 C
Medan
Monday, June 27, 2022

iklanpemko

Sorikmas Mining Diultimatum Beroperasi Agustus

MADINA, METRODAILY – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina), Erwin Efendi Lubis mengultimatum perusahaan tambang emas PT Sorikmas Mining agar menjalankan kegiatan riilnya paling lambat sampai bulan Agustus 2022.

Tenggang waktu menunggu pencabutan izin ini disampaikan Erwin di dalam menyikapi ketidakjelasan aktifitas perusahaan itu di Madina.

“Saya berikan ultimatum sampai bulan Agustus kepada PT Sorikmas Mining, untuk menjalankan kegiatan riil mereka di Madina paling lambat bulan Agustus. Bila hal kegiatan/laporan riil tersebut sampai bulan itu belum juga belum juga dilaksanakan, maka DPRD Madina bersama Pemerintah Daerah akan mengeluarkan rekomendasi pencabutan izin PT Sorikmas Mining,” jelas Erwin, Rabu (22/6/2022).

Di sisi lain, Erwin menyebut mendapat informasi PT Sorikmas Mining bermain di bursa saham yang nota benenya ini menguntungkan perusahaan.

Sementara kata dia, Sorikmas Mining banyak meninggalkan konflik dikalangan masyarakat sekitar Wilayah Kerja Perusahaan (WKP) misalnya ganti rugi lahan masyarakat yang sampai hari ini belum juga tuntas.

Baca Juga :  Order Live Streaming Ibadah & Nikah Naik Daun

“Saya menilai ini pembodohan publik. Pembebasan lahan yang ditargetkan sudah selesai enam bulan, namun sudah hampir dua tahun belum juga selesai” ujarnya.

Selain itu, perusahaan juga beberapa kali memindahkan akses jalan menuju lokasi pertambangan di Tor Sihayo yang mana awalnya mereka pilih dari Desa Bange, kemudian berpindah ke Pasar Malintang dan akhirnya menggunakan akses jalan dari Desa Malintang.

“Ini juga bukti ketidakmampuan Sorikmas Mining menyelesaikan persoalan mereka, maka karena itu sangat pantaslah kita memberikan waktu sampai bulan Agustus mereka menjalankan kegiatan nyata. Bila tidak saya bersama Pemerintah Daerah akan membuat rekomendasi pencabutan izin kepada Pemerintah Pusat,” tegasnya.

Di samping itu dia juga menyatakan, bahwa masyarakat Madina sangat mengharapkan investasi masuk ke daerah itu, tetapi investasi yang membawa manfaat bagi masyarakat.

“Kita sangat juga sangat membutuhkan investasi termasuk PT Sorikmas Mining. Tapi mereka harus konsekwen dan intinya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. (ant)

MADINA, METRODAILY – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina), Erwin Efendi Lubis mengultimatum perusahaan tambang emas PT Sorikmas Mining agar menjalankan kegiatan riilnya paling lambat sampai bulan Agustus 2022.

Tenggang waktu menunggu pencabutan izin ini disampaikan Erwin di dalam menyikapi ketidakjelasan aktifitas perusahaan itu di Madina.

“Saya berikan ultimatum sampai bulan Agustus kepada PT Sorikmas Mining, untuk menjalankan kegiatan riil mereka di Madina paling lambat bulan Agustus. Bila hal kegiatan/laporan riil tersebut sampai bulan itu belum juga belum juga dilaksanakan, maka DPRD Madina bersama Pemerintah Daerah akan mengeluarkan rekomendasi pencabutan izin PT Sorikmas Mining,” jelas Erwin, Rabu (22/6/2022).

Di sisi lain, Erwin menyebut mendapat informasi PT Sorikmas Mining bermain di bursa saham yang nota benenya ini menguntungkan perusahaan.

Sementara kata dia, Sorikmas Mining banyak meninggalkan konflik dikalangan masyarakat sekitar Wilayah Kerja Perusahaan (WKP) misalnya ganti rugi lahan masyarakat yang sampai hari ini belum juga tuntas.

Baca Juga :  Tol Binjai-Stabat Masih Gratis

“Saya menilai ini pembodohan publik. Pembebasan lahan yang ditargetkan sudah selesai enam bulan, namun sudah hampir dua tahun belum juga selesai” ujarnya.

Selain itu, perusahaan juga beberapa kali memindahkan akses jalan menuju lokasi pertambangan di Tor Sihayo yang mana awalnya mereka pilih dari Desa Bange, kemudian berpindah ke Pasar Malintang dan akhirnya menggunakan akses jalan dari Desa Malintang.

“Ini juga bukti ketidakmampuan Sorikmas Mining menyelesaikan persoalan mereka, maka karena itu sangat pantaslah kita memberikan waktu sampai bulan Agustus mereka menjalankan kegiatan nyata. Bila tidak saya bersama Pemerintah Daerah akan membuat rekomendasi pencabutan izin kepada Pemerintah Pusat,” tegasnya.

Di samping itu dia juga menyatakan, bahwa masyarakat Madina sangat mengharapkan investasi masuk ke daerah itu, tetapi investasi yang membawa manfaat bagi masyarakat.

“Kita sangat juga sangat membutuhkan investasi termasuk PT Sorikmas Mining. Tapi mereka harus konsekwen dan intinya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. (ant)

iklanpemko

Most Read

Artikel Terbaru

/